STIESNU Bengkulu Peringati HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Ketua Tegaskan Kemerdekaan adalah Amanah dan Masa Depan Indonesia Tanggung Jawab Bersama

STIESNU Bengkulu Peringati HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Ketua Tegaskan Kemerdekaan adalah Amanah dan Masa Depan Indonesia Tanggung Jawab Bersama

Bengkulu, 17 Agustus 2026 — Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi dan Bisnis Nahdlatul Ulama (STIESNU) Bengkulu melaksanakan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada Senin, 17 Agustus 2026, di Lapangan Merdeka STIESNU Bengkulu.

Upacara berlangsung khidmat dan penuh semangat kebangsaan. Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh keluarga besar STIESNU Bengkulu, mulai dari unsur pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, Badan Otonom Nahdlatul Ulama, hingga mahasiswa dan mahasiswi.

Turut hadir Pendiri STIESNU Bengkulu Prof. Dr. Sirajuddin, M.Ag., para Wakil Ketua I, II, dan III, Ketua dan Sekretaris Senat, para Dekan, Ketua Program Studi, para dosen, tenaga kependidikan, Badan Otonom Nahdlatul Ulama, seluruh civitas akademika, serta mahasiswa-mahasiswi STIESNU Bengkulu.

Dalam amanatnya selaku Inspektur Upacara, Ketua STIESNU Bengkulu mengajak seluruh civitas akademika untuk tidak memaknai kemerdekaan sekadar sebagai momentum seremonial, tetapi sebagai sebuah amanah yang harus diisi, dijaga, dan dilanjutkan oleh setiap generasi.

“Kemerdekaan adalah amanah. Dan setiap generasi memiliki tugas untuk mengisi, menjaga, serta melanjutkan kemerdekaan tersebut sesuai dengan zamannya. Jika dahulu para pahlawan berjuang dengan senjata, maka hari ini kita berjuang dengan ilmu pengetahuan, integritas, kompetensi, kreativitas, dan pengabdian kepada masyarakat,” tegasnya dalam amanat upacara.

Menurutnya, 81 tahun kemerdekaan Indonesia merupakan perjalanan panjang yang dibangun melalui pengorbanan, keberanian, persatuan, dan doa para pendahulu bangsa. Karena itu, generasi saat ini memiliki tanggung jawab untuk meneruskan perjuangan tersebut melalui bidang dan peran masing-masing.

Kampus Harus Menjadi Tempat Lahirnya Gagasan dan Solusi

Ketua STIESNU Bengkulu menegaskan bahwa sebagai lembaga pendidikan tinggi, STIESNU Bengkulu memiliki tanggung jawab besar dalam mengisi kemerdekaan.

Ia menekankan bahwa kampus tidak boleh hanya menjadi tempat untuk memperoleh gelar akademik, tetapi harus menjadi ruang lahirnya gagasan, karakter, kepemimpinan, dan solusi bagi berbagai persoalan bangsa.

“Karena itu, saya mengajak seluruh civitas akademika STIESNU Bengkulu untuk menjadikan momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai momentum memperkuat komitmen kita dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, berintegritas, religius, dan memiliki kepedulian terhadap masyarakat,” ujarnya.

Kepada para dosen dan tenaga kependidikan, Ketua STIESNU Bengkulu mengingatkan bahwa perjuangan mencerdaskan kehidupan bangsa tidak cukup hanya dengan menyampaikan ilmu pengetahuan.

Menurutnya, pendidikan juga harus menghadirkan keteladanan, etika, tanggung jawab, dan semangat pengabdian.

Sementara kepada mahasiswa, ia menegaskan bahwa generasi muda merupakan bagian penting dalam menentukan wajah Indonesia di masa depan.

“Kalian adalah generasi yang akan menentukan wajah Indonesia di masa depan. Jangan jadikan kemerdekaan sebagai alasan untuk bermalas-malasan. Jadikan kemerdekaan sebagai kesempatan untuk belajar lebih keras, berkarya lebih luas, dan memberikan manfaat yang lebih besar,” pesannya.

Ia kemudian mengajak mahasiswa untuk mengubah cara pandang terhadap kemerdekaan. Bukan hanya mempertanyakan apa yang dapat diperoleh dari Indonesia, tetapi juga apa yang dapat diberikan kepada bangsa.

“Jangan hanya bertanya: Apa yang akan saya dapatkan dari Indonesia? Tetapi tanyakan kepada diri kita: Apa yang dapat saya berikan untuk Indonesia?” tegasnya.

Menghadapi Tantangan Zaman dengan Ilmu dan Nilai

Dalam amanatnya, Ketua STIESNU Bengkulu juga menyoroti berbagai tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia di tengah perubahan zaman yang begitu cepat.

Kemajuan teknologi, perkembangan kecerdasan buatan, perubahan ekonomi global, persoalan lingkungan, kesenjangan sosial, hingga tantangan moral dan karakter generasi muda membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya memiliki kecerdasan intelektual, tetapi juga memiliki kekuatan moral dan spiritual.

“Kita membutuhkan generasi yang mampu bersaing secara global tanpa kehilangan jati diri sebagai bangsa Indonesia. Generasi yang maju tanpa melupakan akar budaya. Generasi yang menguasai teknologi tanpa kehilangan kemanusiaan,” katanya.

Ia juga mengingatkan pentingnya melahirkan generasi yang memiliki cita-cita besar sekaligus tetap rendah hati untuk mengabdi kepada masyarakat.

“Inilah bentuk perjuangan kita hari ini.”

STIESNU Bengkulu Dorong Ilmu Turun ke Masyarakat

Lebih lanjut, Ketua STIESNU Bengkulu mengajak seluruh civitas akademika untuk menjadikan kampus sebagai bagian dari ekosistem pembangunan daerah.

Menurutnya, ilmu pengetahuan yang dikembangkan di lingkungan perguruan tinggi harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Ilmu yang kita miliki harus turun dari ruang kelas menuju masyarakat. Riset harus menjawab kebutuhan daerah. Pengabdian harus menghadirkan manfaat. Dan setiap lulusan STIESNU Bengkulu harus memiliki semangat: Belajar untuk tumbuh, berkarya untuk bangsa, dan mengabdi untuk masyarakat,” ungkapnya.

Pesan tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di lingkungan STIESNU Bengkulu diarahkan tidak berhenti pada seremoni, tetapi diterjemahkan menjadi semangat untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, pengabdian, serta kontribusi nyata bagi Bengkulu dan Indonesia.

Merawat Persatuan dalam Keberagaman

Dalam amanatnya, Ketua STIESNU Bengkulu juga mengajak seluruh keluarga besar kampus untuk terus merawat persatuan di tengah keberagaman.

Ia menegaskan bahwa Indonesia tidak dibangun oleh satu kelompok, satu daerah, maupun satu golongan, melainkan oleh keberagaman yang dipersatukan oleh cita-cita bersama.

“Jangan biarkan perbedaan menjadi alasan untuk saling menjauh. Jadikan perbedaan sebagai kekuatan untuk saling melengkapi. Sebagaimana semboyan bangsa kita, Bhinneka Tunggal Ika. Berbeda-beda, tetapi tetap satu Indonesia.”

Di penghujung amanatnya, Ketua STIESNU Bengkulu mengajak seluruh civitas akademika untuk memaknai kemerdekaan melalui kerja nyata.

“Indonesia tidak membutuhkan generasi yang hanya pandai berbicara tentang masa depan. Indonesia membutuhkan generasi yang mau bekerja untuk mewujudkan masa depan,” tegasnya.

Ia berharap STIESNU Bengkulu dapat terus tumbuh sebagai perguruan tinggi yang berprestasi, berintegritas, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Bengkulu maupun Indonesia.

Semangat tersebut kemudian dirangkum dalam pesan yang menjadi penegasan arah kontribusi STIESNU Bengkulu:

“Dari Bengkulu, kita belajar.
Dari kampus, kita berkarya.
Dari ilmu, kita mengabdi.
Untuk Indonesia, kita berkontribusi.”

Menutup amanatnya, Ketua STIESNU Bengkulu kembali mengingatkan seluruh civitas akademika bahwa kemerdekaan merupakan warisan sekaligus amanah yang harus dipertanggungjawabkan oleh setiap generasi.

“Kemerdekaan adalah warisan. Kemerdekaan adalah amanah. Dan masa depan Indonesia adalah tanggung jawab kita bersama.”

Upacara kemudian ditutup dengan seruan semangat kebangsaan, “Dari Bengkulu untuk Indonesia. Terus Melaju, Indonesia! Indonesia Maju! Merdeka! Merdeka! Merdeka!”

Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di STIESNU Bengkulu menjadi momentum untuk meneguhkan kembali komitmen seluruh civitas akademika dalam melanjutkan perjuangan para pahlawan melalui pendidikan, ilmu pengetahuan, integritas, persatuan, karya, dpengabdian kepada masyarakat.

STIESNU Bengkulu dan ISIF Cirebon Tandatangani Memorandum of Understanding, Perkuat Sinergi Pendidikan Tinggi

STIESNU Bengkulu dan ISIF Cirebon Tandatangani Memorandum of Understanding, Perkuat Sinergi Pendidikan Tinggi

Bengkulu, 14 Agustus 2026 — Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi dan Bisnis Nahdlatul Ulama (STIESNU) Bengkulu melaksanakan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Institut Studi Islam Fahmina (ISIF) Cirebon. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula STIESNU Bengkulu pada Jumat, 14 Agustus 2026.

Penandatanganan kerja sama ini dihadiri langsung oleh Rektor ISIF Cirebon, K.H. Marzuki Wahid, sebagai bagian dari upaya memperkuat hubungan kelembagaan dan membangun sinergi dalam pengembangan pendidikan tinggi.

Dari pihak STIESNU Bengkulu, kegiatan dihadiri oleh Ketua STIESNU Bengkulu, Dr. Subhan, S.Ag., M.H.I., Wakil Ketua I Dr. Elman Johari, M.H., Wakil Ketua II Suharyono, M.E., Wakil Ketua III Yudha S. Kurniawan, M.Pd., serta Ketua Senat STIESNU Bengkulu Dr. Dodi Isran, M.Pd., MAT. Turut hadir pula seluruh dosen dan tenaga kependidikan STIESNU Bengkulu.

Dalam suasana yang penuh kekeluargaan dan semangat kolaborasi, penandatanganan MoU menjadi momentum penting bagi kedua institusi untuk membuka ruang kerja sama yang lebih luas. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mendukung penguatan kualitas pendidikan, pengembangan sumber daya manusia, kegiatan akademik, penelitian, serta berbagai program kelembagaan lainnya.

Kehadiran Rektor ISIF Cirebon, K.H. untukMarzuki Wahid, sekaligus memberikan nilai strategis dalam kegiatan tersebut. Sinergi antara STIESNU Bengkulu dan ISIF Cirebon diharapkan tidak berhenti pada penandatanganan dokumen kerja sama, tetapi dapat diwujudkan melalui program-program konkret yang memberikan manfaat bagi civitas akademika kedua perguruan tinggi.

Ketua STIESNU Bengkulu, Dr. Subhan, S.Ag., M.H.I., menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah positif dalam memperluas jejaring kelembagaan sekaligus meningkatkan kualitas dan kapasitas STIESNU Bengkulu melalui kolaborasi dengan berbagai perguruan tinggi dan lembaga pendidikan.

Dengan ditandatanganinya MoU tersebut, STIESNU Bengkulu dan ISIF Cirebon berkomitmen untuk terus membangun kerja sama yang produktif, berkelanjutan, dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan tinggi.

Perjuangan Dr. Elman Johari Meraih Gelar Doktor, Bawa Kajian Kemandirian Ekonomi PTKIS

Perjuangan Dr. Elman Johari Meraih Gelar Doktor, Bawa Kajian Kemandirian Ekonomi PTKIS

BENGKULU — Perjalanan panjang akademik Dr. Elman Johari, M.H.I., Wakil Ketua I Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syari’ah Nahdlatul Ulama (STIESNU) Bengkulu, akhirnya sampai pada salah satu momentum penting dalam perjalanan intelektualnya, yakni Sidang Promosi Doktor.

Perjalanan tersebut bukanlah proses yang singkat. Di tengah amanahnya dalam menjalankan tugas sebagai pimpinan perguruan tinggi, Elman Johari terus meluangkan waktu untuk menyelesaikan pendidikan doktoral, melakukan penelitian, menyusun disertasi, serta melewati berbagai tahapan akademik yang membutuhkan ketekunan dan konsistensi.

Disertasi yang Relevan dengan Masa Depan PTKIS

Pilihan tema disertasi Elman Johari juga menarik karena menghubungkan tiga persoalan penting: kebijakan institusi, literasi keuangan syariah, dan kemandirian ekonomi PTKIS.

Disertasi yang menjadi buah dari perjalanan akademiknya berjudul:

“Pengaruh Kebijakan Institusi dan Literasi Keuangan Syari’ah Terhadap Kemandirian Ekonomi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS): Pendekatan Resource-Based View (RBV) dan Maqashid Syari’ah di Provinsi Bengkulu.”

Pendekatan Resource-Based View (RBV) memberikan perspektif bahwa kekuatan dan sumber daya internal organisasi dapat menjadi dasar dalam membangun keunggulan dan keberlanjutan institusi. Sementara pendekatan Maqashid Syariah memberikan landasan nilai agar pembangunan ekonomi perguruan tinggi tidak hanya berorientasi pada aspek material, tetapi juga memperhatikan tujuan dan kemaslahatan yang lebih luas.

Tema tersebut menunjukkan perhatian Elman Johari terhadap persoalan strategis yang dihadapi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS), khususnya bagaimana perguruan tinggi dapat membangun kemandirian ekonomi dengan mengoptimalkan kekuatan dan sumber daya yang dimiliki.

Pendekatan Resource-Based View (RBV) dalam penelitian tersebut memberikan perspektif mengenai pentingnya pengelolaan sumber daya internal institusi sebagai kekuatan strategis. Sementara perspektif Maqashid Syari’ah memberikan dimensi nilai agar pengembangan kemandirian ekonomi tetap berada dalam koridor prinsip-prinsip syariah dan kemaslahatan.

Dengan demikian, penelitian ini berpotensi memberikan kontribusi pemikiran bagi pengembangan model pengelolaan PTKIS yang lebih mandiri, berkelanjutan, dan tetap berorientasi pada nilai-nilai Islam.

Perjalanan yang Tidak Mudah

Meraih gelar doktor bukanlah perjalanan singkat. Di balik capaian tersebut terdapat proses panjang yang harus dilalui seorang mahasiswa doktoral, mulai dari perumusan gagasan penelitian, kajian literatur, penyusunan proposal, penelitian lapangan, pengolahan dan analisis data, penulisan disertasi, hingga menghadapi berbagai tahapan ujian akademik.

Perjalanan tersebut menjadi semakin menantang karena Elman Johari juga menjalankan amanah sebagai Wakil Ketua I STIESNU Bengkulu.

Dengan dua tanggung jawab tersebut, perjalanan akademiknya menjadi bukti bahwa tugas kelembagaan dan pengembangan kapasitas akademik dapat berjalan secara beriringan.

Dihadapkan pada Tim Penguji dan Promotor

Dalam proses akademiknya, Elman Johari mendapatkan bimbingan dan masukan dari sejumlah akademisi yang memiliki kepakaran di bidangnya.

Tim akademik yang tercantum dalam dokumen terkait terdiri atas:

  1. Prof. Dr. H. Khairudin, M.Ag — Ketua Penguji / Promotor
  2. Dr. Fatrica Syafri, M.Pd —  Sekretaris Penguji
  3. Prof. Dr. Asnaini, M.A. — Co-Promotor I
  4. Dr. Miti Yarmunida, M.Ag. — Co-Promotor II
  5. Prof. Dr. Nurul Hak, M.A. — Penguji I
  6. Dr. Hj. Fatimah, M.A. — Penguji II
  7. Romi Aditio Setiawan, M.A., Ph.D. — Penguji III
  8. Dr. Dodi Isran, M.Pd.Mat. — Penguji Eksternal

Kehadiran para akademisi tersebut menjadi bagian penting dalam proses penguatan kualitas akademik disertasi yang dihasilkan.

Dari Ruang Kuliah Menuju Ruang Promosi Doktor

Bagi seorang akademisi, memperoleh gelar doktor bukan sekadar tambahan gelar di belakang nama. Di baliknya terdapat proses panjang: membaca literatur, merumuskan masalah penelitian, melakukan pengumpulan dan analisis data, menyusun disertasi, menghadapi berbagai masukan akademik, melakukan revisi, hingga mempertanggungjawabkan hasil penelitian di hadapan tim penguji.

Perjalanan tersebut menjadi semakin bermakna ketika pendidikan doktoral tidak berhenti pada pencapaian pribadi, tetapi diarahkan untuk memberikan manfaat bagi institusi dan masyarakat.

Bagi STIESNU Bengkulu, pencapaian akademik Elman Johari juga menjadi bagian dari penguatan sumber daya manusia perguruan tinggi. Kehadiran doktor baru di lingkungan pimpinan kampus diharapkan semakin memperkuat budaya akademik, penelitian, publikasi, serta pengembangan kelembagaan.

Sidang Promosi Doktor Menjadi Puncak Perjuangan

Puncak dari perjalanan tersebut adalah Sidang Promosi Doktor yang dilaksanakan pada Jumat, 7 Agustus 2026, bertempat di Ruang Promosi Doktor Lantai 3 Gedung Pascasarjana UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.

Momentum tersebut bukan hanya menjadi agenda akademik bagi Elman Johari, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi keluarga besar STIESNU Bengkulu.

Perjuangan meraih gelar doktor menjadi bukti bahwa pengembangan diri, pengabdian kepada institusi, dan perjuangan akademik dapat berjalan secara bersamaan.

Bukan Sekadar Gelar

Gelar doktor nantinya diharapkan tidak hanya menjadi pencapaian personal bagi Elman Johari, tetapi juga menjadi modal intelektual baru bagi STIESNU Bengkulu.

Penelitian yang diangkat memiliki relevansi dengan kebutuhan PTKIS saat ini, terutama dalam menghadapi tantangan kemandirian kelembagaan, pengelolaan sumber daya, literasi keuangan syariah, serta pembangunan ekonomi perguruan tinggi yang berkelanjutan.

Dengan demikian, perjuangan tersebut diharapkan dapat bermuara pada kontribusi yang lebih besar bagi pengembangan pendidikan tinggi Islam, ekonomi syariah, dan kemajuan PTKIS di Provinsi Bengkulu.

Dari ruang akademik lahir sebuah perjuangan. Dari perjuangan lahir sebuah karya. Dan dari karya diharapkan lahir manfaat bagi institusi dan masyarakat.

Dari perjuangan panjang, lahir sebuah pencapaian. Dari ilmu, lahir pengabdian.

Selamat dan sukses Dr. Elman Johari, M.H.I. Semoga langkah menuju gelar doktor menjadi awal dari pengabdian dan kontribusi yang semakin luas bagi dunia pendidikan tinggi.

Dekatkan Akses Pendidikan Tinggi, STIESNU Bengkulu Gelar Sosialisasi PMB di Kelurahan Sukarami

Dekatkan Akses Pendidikan Tinggi, STIESNU Bengkulu Gelar Sosialisasi PMB di Kelurahan Sukarami

BENGKULU – Dalam upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syariah Nahdlatul Ulama (STIESNU) Bengkulu menggelar Sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun Akademik 2026/2027 di Kelurahan Sukarami, Kecamatan Selebar, Kota Bengkulu, pada Rabu, 5 Agustus 2026.

Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat dan dihadiri oleh Lurah Kelurahan Sukarami beserta para Ketua RT se-Kelurahan Sukarami, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta warga setempat. Turut hadir pula unsur keamanan wilayah, yakni Babinsa dan Bhabinkamtibmas, sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan edukatif yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan tinggi.

Dalam sosialisasi tersebut, tim STIESNU Bengkulu memperkenalkan berbagai program studi unggulan, sistem perkuliahan, peluang beasiswa, hingga prospek karier bagi lulusan. Masyarakat juga diberikan kesempatan untuk berdialog secara langsung mengenai mekanisme pendaftaran serta berbagai fasilitas akademik yang dimiliki STIESNU Bengkulu.

Ketua STIESNU Bengkulu Dr. Subhan, S.Ag,.M.H.I menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari komitmen kampus untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat serta membuka kesempatan seluas-luasnya bagi generasi muda yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.

“Kami ingin memastikan bahwa informasi mengenai pendidikan tinggi dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat. Melalui kegiatan ini, STIESNU Bengkulu berharap semakin banyak putra-putri daerah yang memiliki kesempatan untuk meraih pendidikan berkualitas tanpa harus meninggalkan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan,” ujarnya.

Lurah Kelurahan Sukarami mengapresiasi langkah STIESNU Bengkulu yang hadir langsung di tengah masyarakat. Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat bermanfaat karena memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi sebagai investasi masa depan.

Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya pertanyaan yang disampaikan terkait jalur pendaftaran, pilihan program studi, hingga informasi beasiswa yang ditawarkan. Hal ini menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap pendidikan tinggi yang berkualitas dan terjangkau.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, STIESNU Bengkulu berharap dapat menjadi mitra masyarakat dalam mencetak generasi yang unggul, berintegritas, serta mampu berkontribusi bagi pembangunan daerah dan bangsa. Kampus terus berkomitmen untuk menghadirkan pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan relevan dengan kebutuhan zaman, sehingga mampu melahirkan lulusan yang siap bersaing di tingkat lokal maupun nasional.

Sekretaris DPH STIESNU Bengkulu Tekankan Pentingnya Menjaga Niat, Persatuan, dan Pelayanan Prima pada Apel Pagi

Sekretaris DPH STIESNU Bengkulu Tekankan Pentingnya Menjaga Niat, Persatuan, dan Pelayanan Prima pada Apel Pagi

Bengkulu, 3 Agustus 2026 – Sekretaris Dewan Pengurus Harian (DPH) STIESNU Bengkulu, Dr. Wira Hadi Kusuma, M.S.I., memimpin Apel Pagi yang dilaksanakan pada Senin (3/8/2026) di lingkungan Kampus STIESNU Bengkulu. Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh sivitas akademika dalam meningkatkan kualitas pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat.

Dalam amanatnya, Dr. Wira Hadi Kusuma menyampaikan sejumlah pesan penting kepada seluruh peserta apel. Ia mengajak seluruh sivitas akademika untuk senantiasa menjaga niat dalam setiap tugas dan pengabdian, memperkuat persatuan dan solidaritas, serta meningkatkan spiritualitas sebagai fondasi dalam menjalankan amanah di dunia pendidikan.

Selain itu, ia menekankan pentingnya membangun budaya pelayanan prima kepada mahasiswa, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan. Menurutnya, pelayanan yang profesional, responsif, dan penuh tanggung jawab merupakan salah satu kunci dalam mewujudkan STIESNU Bengkulu sebagai perguruan tinggi yang unggul, berintegritas, dan berdaya saing.

Apel pagi tersebut dihadiri oleh Ketua STIESNU Bengkulu, Dr. Subhan, M.H.I., Wakil Ketua I Elman Johari, M.H.I., Wakil Ketua II Suharyono, M.E., Wakil Ketua III Yudha Septian, M.Pd., serta Kepala Bagian Tata Usaha STIESNU Bengkulu Yana Pratiwi, S.Sos. Turut hadir seluruh jajaran dosen dan tenaga kependidikan (tendik) STIESNU Bengkulu yang mengikuti kegiatan dengan penuh khidmat dan semangat kebersamaan.

Melalui apel pagi ini, diharapkan seluruh keluarga besar STIESNU Bengkulu semakin memperkuat komitmen untuk menjaga nilai-nilai kebersamaan, meningkatkan profesionalisme, serta memberikan pelayanan terbaik dalam mendukung kemajuan institusi. Semangat persatuan, integritas, dan spiritualitas yang terus dipupuk diharapkan menjadi modal utama dalam mewujudkan visi STIESNU Bengkulu sebagai perguruan tinggi yang berkualitas dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

STIESNU Bengkulu Gelar Apel Awal Bulan, Perkuat Semangat Bergerak Bersama Membangun Kampus

STIESNU Bengkulu Gelar Apel Awal Bulan, Perkuat Semangat Bergerak Bersama Membangun Kampus

Bengkulu, 3 Agustus 2026 – Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syariah Nahdlatul Ulama (STIESNU) Bengkulu menggelar Apel Awal Bulan pada Senin (3/8/2026) di halaman kampus STIESNU Bengkulu. Kegiatan ini diikuti oleh DPH STIESNU ( Dr. Wirahadi Khusuma, M.SI, Ketua Stiesnu Bengkulu Dr. Subhan,S.Ag,.M.Pd, Dan Jajran pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, serta seluruh Civitas akademika Stiesnu Bengkulu, sebagai momentum memperkuat komitmen, kedisiplinan, dan semangat kebersamaan dalam membangun kampus yang unggul dan berdaya saing.

Mengusung tema “Bergerak Bersama Membangun STIESNU Bengkulu”, apel menjadi pengingat bahwa kemajuan institusi hanya dapat diwujudkan melalui sinergi, kolaborasi, dan rasa tanggung jawab seluruh elemen kampus.

Dalam amanat pembina apel, disampaikan bahwa setiap Civitas akademika memiliki peran strategis dalam mendukung pengembangan STIESNU Bengkulu. Seluruh dosen dan tenaga kependidikan diharapkan terus meningkatkan profesionalisme, menjaga integritas, memperkuat budaya kerja yang disiplin, serta memberikan pelayanan akademik yang berkualitas kepada mahasiswa.

Selain menjadi agenda rutin, Apel Awal Bulan juga menjadi ruang evaluasi terhadap capaian kinerja sekaligus penyamaan persepsi dalam menghadapi berbagai program dan tantangan yang akan dilaksanakan pada bulan Agustus. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh unit kerja mampu memperkuat koordinasi dan meningkatkan efektivitas pelaksanaan program kerja demi tercapainya visi dan misi institusi.

Semangat “Bergerak Bersama Membangun STIESNU Bengkulu” menjadi tekad bersama untuk terus menghadirkan inovasi, memperkuat tata kelola perguruan tinggi, meningkatkan mutu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, serta memperluas jejaring kemitraan di tingkat regional, nasional, maupun internasional.

Melalui kebersamaan dan komitmen yang kuat, STIESNU Bengkulu optimistis dapat terus berkembang menjadi perguruan tinggi yang unggul, adaptif terhadap perubahan, serta mampu melahirkan lulusan yang kompeten, berakhlak, dan siap memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa dan masyarakat.