oleh Nurul Hidayah | Jul 11, 2026 | Berita
Bengkulu, 11 Juli 2026 – Komitmen dalam mencetak lulusan yang unggul dan berdaya saing internasional kembali ditegaskan oleh Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syariah Nahdlatul Ulama (STIESNU) Bengkulu. Melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Bahasa, STIESNU Bengkulu menyelenggarakan Seminar Internasional bertema “From Bengkulu to the World: Kunci Sukses Meraih Beasiswa dan Studi ke Luar Negeri” yang dirangkaikan dengan Launching Program Pelatihan TOEFL dan TOAFL UPT Bahasa STIESNU Bengkulu, pada Sabtu (11/7/2026), bertempat di Aula STIESNU Bengkulu.
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperluas wawasan akademik sekaligus membangun budaya internasional (international exposure) di lingkungan kampus. Seminar dihadiri oleh segenap sivitas akademika STIESNU Bengkulu, Dewan Pengurus Harian (DPH) STIESNU Bengkulu, serta perwakilan UPT Bahasa UIN Fatmawati Sukarno (UINFAS) Bengkulu.
Seminar menghadirkan narasumber internasional, Anugrah Ilahi, Ph.D, alumni ETH Zurich, Switzerland, yang saat ini berkarier sebagai Postdoctoral Fellow at Khalifa University, United Arab Emirates. Dalam pemaparannya, ia membagikan pengalaman menempuh pendidikan di salah satu universitas terbaik dunia serta strategi mempersiapkan diri untuk memperoleh beasiswa internasional.
Menurutnya, keberhasilan meraih beasiswa luar negeri tidak hanya ditentukan oleh prestasi akademik, tetapi juga oleh kemampuan bahasa asing, pengalaman organisasi, kemampuan riset, serta keberanian untuk bermimpi besar.
“Jangan pernah merasa bahwa berasal dari daerah adalah sebuah keterbatasan. Justru dari daerah kita dapat menunjukkan kualitas kepada dunia. Persiapkan kemampuan bahasa, bangun rekam jejak akademik, dan jangan takut mencoba berbagai peluang beasiswa internasional,” ungkap Anugrah Ilahi, Ph.D.
Dalam sambutannya, Ketua STIESNU Bengkulu, Dr. Subhan, S.Ag., M.H., menegaskan bahwa penguasaan bahasa asing merupakan salah satu kunci utama untuk membuka akses menuju pendidikan global. Oleh karena itu, STIESNU Bengkulu terus berupaya menghadirkan berbagai program yang mampu meningkatkan kompetensi mahasiswa agar siap bersaing di tingkat internasional.
Dr. Subhan menyampaikan bahwa tema “From Bengkulu to the World” bukan sekadar slogan, melainkan sebuah visi yang ingin diwujudkan oleh STIESNU Bengkulu melalui penguatan kualitas akademik, peningkatan kemampuan bahasa, serta perluasan jejaring internasional.
“Kami ingin membangun optimisme bahwa mahasiswa STIESNU Bengkulu memiliki peluang yang sama untuk belajar di berbagai perguruan tinggi terbaik dunia. Tidak ada batas bagi anak-anak Bengkulu untuk menggapai pendidikan internasional selama mereka memiliki semangat belajar, kompetensi, dan kesiapan menghadapi tantangan global. Karena itu, penguatan kemampuan bahasa menjadi salah satu prioritas yang harus terus kita dorong,” ujar Dr. Subhan.
Ia juga mengapresiasi UPT Bahasa STIESNU Bengkulu yang terus berinovasi dalam menghadirkan program-program pengembangan kompetensi bahasa sebagai bagian dari transformasi kampus menuju perguruan tinggi yang unggul, adaptif, dan berdaya saing global.
Pada kesempatan yang sama, STIESNU Bengkulu secara resmi meluncurkan Program Pelatihan TOEFL dan TOAFL UPT Bahasa STIESNU Bengkulu. Program ini dirancang untuk membantu mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, serta masyarakat umum meningkatkan kemampuan bahasa Inggris dan bahasa Arab secara sistematis dan terukur.
Pelatihan tersebut diharapkan menjadi wadah pembinaan yang mampu mempersiapkan peserta menghadapi berbagai kebutuhan akademik, seperti persyaratan beasiswa, studi lanjut, pertukaran mahasiswa, hingga persiapan memasuki dunia kerja yang semakin kompetitif.
Kepala UPT Bahasa STIESNU Bengkulu menjelaskan bahwa peluncuran program ini merupakan langkah strategis dalam mendukung visi kampus untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul dalam bidang keilmuan, tetapi juga memiliki kemampuan komunikasi internasional yang memadai.
Melalui seminar internasional dan peluncuran program pelatihan TOEFL–TOAFL ini, STIESNU Bengkulu berharap dapat menumbuhkan semangat baru di kalangan mahasiswa untuk berani bermimpi besar, meningkatkan kapasitas diri, serta memanfaatkan berbagai peluang pendidikan di tingkat global.
Semangat “From Bengkulu to the World” menjadi pengingat bahwa asal daerah bukanlah penghalang untuk menembus dunia. Dengan ilmu pengetahuan, penguasaan bahasa, kerja keras, dan doa, mahasiswa Bengkulu mampu menjadi bagian dari generasi Indonesia yang mengharumkan nama bangsa di panggung internasional.
oleh Nurul Hidayah | Jul 6, 2026 | Berita
Bengkulu, 6 Juli 2026 – Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syariah Nahdlatul Ulama (STIESNU) Bengkulu menyelenggarakan kegiatan Review Kurikulum Program Studi pada Senin, 6 Juli 2026, sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu akademik dan penyempurnaan kurikulum yang selaras dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, serta kebutuhan dunia pendidikan.
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Kampus STIESNU Bengkulu ini dihadiri oleh unsur pimpinan dan pengelola akademik, yaitu Wakil Ketua I Bidang Akademik, Kepala Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), Dekan Fakultas Tarbiyah, Ketua Program Studi PGMI, Sekretaris Program Studi PGMI, serta dosen dan tim pengembang kurikulum Program Studi PGMI STIESNU Bengkulu.
Review kurikulum menghadirkan Pak Khasi’in, M.Pd., dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UINFAS Bengkulu, sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, beliau menekankan pentingnya pengembangan kurikulum yang adaptif, berbasis capaian pembelajaran lulusan (CPL), serta mampu menjawab tantangan pendidikan abad ke-21. Selain itu, beliau juga memberikan berbagai masukan strategis mengenai penyusunan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan stakeholder, dunia kerja, serta kebijakan pendidikan tinggi.
Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui diskusi dan penelaahan terhadap struktur kurikulum, profil lulusan, capaian pembelajaran lulusan (CPL), bahan kajian, distribusi mata kuliah, hingga strategi implementasi pembelajaran. Berbagai saran dan rekomendasi dari narasumber maupun peserta menjadi bahan evaluasi untuk penyempurnaan kurikulum Program Studi PGMI.
Ketua Program Studi PGMI STIESNU Bengkulu menyampaikan bahwa kegiatan review kurikulum merupakan agenda strategis yang dilaksanakan secara berkala sebagai bentuk komitmen program studi dalam menjaga dan meningkatkan kualitas pendidikan.
“Melalui review kurikulum ini, kami berharap Program Studi PGMI mampu menghasilkan kurikulum yang lebih inovatif, adaptif, dan relevan dengan perkembangan zaman, sehingga dapat mencetak lulusan yang unggul, profesional, berkarakter, serta mampu menjawab kebutuhan dunia pendidikan, khususnya di jenjang Madrasah Ibtidaiyah,” ungkapnya.
Sementara itu, narasumber, Pak Khasi’in, M.Pd., mengajak seluruh civitas akademika untuk terus membangun budaya evaluasi dan perbaikan berkelanjutan dalam penyusunan kurikulum.
“Kurikulum bukan sekadar dokumen administratif, tetapi menjadi arah dan pedoman utama dalam menghasilkan lulusan yang kompeten. Oleh karena itu, penyusunannya harus melibatkan berbagai pihak dan disesuaikan dengan perkembangan kebutuhan masyarakat serta dunia pendidikan,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, Program Studi PGMI STIESNU Bengkulu menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan mutu penyelenggaraan pendidikan tinggi melalui pengembangan kurikulum yang berkualitas, responsif terhadap perubahan, dan berorientasi pada peningkatan kompetensi lulusan. Diharapkan hasil review kurikulum ini dapat menjadi pijakan dalam mewujudkan lulusan PGMI yang unggul, berdaya saing, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan dasar Islam di Indonesia.
oleh Nurul Hidayah | Jun 24, 2026 | Berita
Bengkulu, 24 Juni 2026 – Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syariah Nahdlatul Ulama (STIESNU) Bengkulu kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas jejaring kemitraan strategis guna mendukung peningkatan kualitas pendidikan, literasi, dan kesejahteraan masyarakat. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara STIESNU Bengkulu dengan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Bengkulu dan PT Penerbit Erlangga, yang dirangkaikan dengan Sosialisasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) oleh BPJS Kesehatan.
Kegiatan yang berlangsung di Aula STIESNU Bengkulu pada Rabu, 24 Juni 2026 tersebut dihadiri langsung oleh sejumlah tokoh dan mitra strategis, di antaranya Pimpinan KPID Provinsi Bengkulu, Bapak Tedy, Direktur PT Penerbit Erlangga, Bapak Rahmad Hidayat, Ketua DPD POSNU (Poros Sahabat Nusantara) Provinsi Bengkulu, Yunita Puspitasari, M.Pd., Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kota Bengkulu yang diwakili oleh Bapak Ahmad Soibul Wafa, serta segenap jajaran Civitas Akademika STIESNU Bengkulu yang terdiri dari Wakil Ketua I, Wakil Ketua II, Wakil Ketua III, dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa.
Dalam sambutannya, Ketua STIESNU Bengkulu menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh mitra yang telah menjalin kerja sama dengan STIESNU Bengkulu. Menurutnya, penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat peran perguruan tinggi sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, literasi, dan pemberdayaan masyarakat.
Beliau menegaskan bahwa kerja sama dengan KPID Provinsi Bengkulu akan membuka ruang yang lebih luas bagi mahasiswa untuk memahami dunia penyiaran, literasi media, serta etika komunikasi di era digital. Sementara itu, kemitraan dengan PT Penerbit Erlangga diharapkan mampu memperkuat budaya literasi akademik dan meningkatkan akses terhadap sumber belajar yang berkualitas bagi seluruh sivitas akademika.
Lebih lanjut, Ketua STIESNU Bengkulu menyampaikan bahwa perguruan tinggi tidak dapat berjalan sendiri dalam menghadapi berbagai tantangan pendidikan di era modern. Oleh karena itu, kolaborasi dengan berbagai lembaga pemerintah, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, dan stakeholder lainnya menjadi kebutuhan yang sangat penting untuk mewujudkan pendidikan yang adaptif, inovatif, dan relevan dengan kebutuhan zaman.
Terkait Sosialisasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), beliau juga mengapresiasi BPJS Kesehatan Cabang Kota Bengkulu yang telah memberikan edukasi kepada sivitas akademika STIESNU Bengkulu. Menurutnya, kesehatan merupakan fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul. Dengan meningkatnya pemahaman mengenai Program JKN, diharapkan seluruh civitas akademika semakin sadar akan pentingnya perlindungan kesehatan bagi diri sendiri maupun keluarga.
Penandatanganan MoU bersama KPID Provinsi Bengkulu menjadi langkah strategis dalam meningkatkan literasi media, penyiaran yang sehat, serta penguatan peran perguruan tinggi dalam menciptakan sumber daya manusia yang kritis dan berintegritas di era digital. Melalui kerja sama ini, kedua belah pihak berkomitmen untuk mengembangkan berbagai program edukasi, pelatihan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat di bidang penyiaran dan literasi media.
Sementara itu, kerja sama dengan PT Penerbit Erlangga diharapkan dapat memperkuat akses terhadap sumber belajar yang berkualitas, meningkatkan budaya literasi akademik, serta mendukung pengembangan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui berbagai program pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia.
Dalam kesempatan tersebut, Direktur PT Penerbit Erlangga, Bapak Rahmad Hidayat, menyampaikan apresiasinya atas terjalinnya kolaborasi dengan STIESNU Bengkulu. Menurutnya, kemitraan antara dunia pendidikan dan penerbitan merupakan langkah penting dalam menciptakan generasi yang unggul, adaptif, dan memiliki daya saing tinggi di tengah perkembangan zaman yang semakin dinamis.
Pada sesi berikutnya, BPJS Kesehatan Cabang Kota Bengkulu melalui Bapak Ahmad Soibul Wafa memberikan sosialisasi mengenai Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman sivitas akademika mengenai hak, manfaat, serta mekanisme layanan kesehatan yang tersedia melalui program JKN, sehingga masyarakat semakin sadar akan pentingnya perlindungan kesehatan yang berkelanjutan.
Ketua DPD POSNU Provinsi Bengkulu, Yunita Puspitasari, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa sinergi antara perguruan tinggi, lembaga negara, dunia usaha, dan organisasi kemasyarakatan merupakan modal penting dalam membangun kualitas sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing.
Di akhir kegiatan, Ketua STIESNU Bengkulu Dr. Subhan, S.Ag,.M.H.I mengajak seluruh pihak untuk menjadikan kerja sama yang telah disepakati tidak hanya berhenti pada penandatanganan dokumen, tetapi diwujudkan dalam berbagai program nyata yang memberikan manfaat bagi mahasiswa, institusi, dan masyarakat luas.
“Hari ini bukan sekadar penandatanganan kerja sama, tetapi merupakan komitmen bersama untuk membangun ekosistem pendidikan yang lebih kuat, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta menghadirkan kontribusi nyata bagi kemajuan Bengkulu dan Indonesia. Semoga sinergi yang terjalin ini dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang berkelanjutan,” ungkapnya.
Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi STIESNU Bengkulu dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor. Dengan terjalinnya kerja sama bersama KPID Provinsi Bengkulu, PT Penerbit Erlangga, serta dukungan dari BPJS Kesehatan dan berbagai stakeholder lainnya, STIESNU Bengkulu optimistis dapat terus berkontribusi dalam mencetak generasi yang cerdas, sehat, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Semangat kolaborasi yang terbangun dalam kegiatan ini menegaskan bahwa STIESNU Bengkulu terus berupaya menghadirkan pendidikan yang berkualitas, memperluas wawasan mahasiswa, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui sinergi yang kuat antara dunia pendidikan, lembaga negara, dunia usaha, dan organisasi masyarakat, STIESNU Bengkulu semakin mantap melangkah menuju institusi pendidikan tinggi yang unggul, inovatif, dan berkontribusi bagi pembangunan daerah maupun nasional.
oleh Nurul Hidayah | Jun 20, 2026 | Berita
Bengkulu, 20 Juni 2026 — Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Nahdlatul Ulama (STIESNU) Bengkulu secara resmi membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Workshop DPRD Kota Bengkulu Tahun 2026 yang berlangsung pada tanggal 20–21 Juni 2026 bertempat di Hotel Mercure Bengkulu.
Kegiatan ini diikuti oleh sebanyak 33 Anggota DPRD Kota Bengkulu dan menjadi bagian dari upaya strategis dalam meningkatkan kapasitas, kompetensi, serta profesionalisme anggota legislatif daerah dalam menjalankan fungsi pemerintahan, khususnya pada aspek pengelolaan keuangan daerah, penganggaran, pengawasan, serta penyusunan Rencana Kerja (RENJA) DPRD yang transparan dan akuntabel.
Acara pembukaan (Green Opening) berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah tamu undangan dan pejabat penting, di antaranya:
1. Ketua DPRD Kota Bengkulu : H. Herimanto, S. Sos
2. Kepala BPSDM Provinsi Bengkulu : Aswandi, S. Pd,. M. Pd
3. Ketua STIESNU Bengkulu : Dr. Subhan, S. Ag,.M.H.I beserta Dewan Pengurus Harian (DPH) STIESNU Bengkulu
4. Seluruh Anggota DPRD Kota Bengkulu
5. Narasumber dan peserta workshop
Mengusung tema:
“Penguatan Kapasitas DPRD dalam Pengelolaan Keuangan Daerah, Penganggaran, Pengawasan dan Penyusunan RENJA DPRD yang Transparan dan Akuntabel”
kegiatan ini diharapkan menjadi wadah peningkatan wawasan dan pemahaman bagi para anggota DPRD dalam mendukung tata kelola pemerintahan daerah yang efektif, efisien, bersih, serta berorientasi pada pelayanan publik.
Dalam sambutannya, Ketua STIESNU Bengkulu menyampaikan bahwa kegiatan Bimbingan Teknis dan Workshop ini merupakan bentuk kontribusi nyata perguruan tinggi dalam mendukung penguatan kapasitas kelembagaan DPRD sebagai mitra strategis pemerintah daerah. “Melalui kegiatan ini, kami berharap para anggota DPRD Kota Bengkulu semakin memahami pentingnya tata kelola keuangan daerah yang profesional, penyusunan program kerja yang terukur, serta fungsi pengawasan yang berpihak pada kepentingan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Kota Bengkulu dalam arahannya menegaskan bahwa peningkatan kapasitas anggota dewan merupakan kebutuhan penting dalam menghadapi dinamika pembangunan daerah dan tuntutan tata kelola pemerintahan modern yang semakin transparan dan akuntabel.

Kegiatan workshop dan bimbingan teknis ini menghadirkan sejumlah narasumber yang kompeten di bidang pemerintahan daerah, pengelolaan keuangan, pengawasan kebijakan publik, serta perencanaan pembangunan daerah. Materi yang disampaikan meliputi:
* Penguatan fungsi pengawasan DPRD
* Strategi pengelolaan keuangan daerah yang akuntabel
* Teknik penyusunan RENJA DPRD
* Optimalisasi fungsi penganggaran DPRD
* Transparansi dan akuntabilitas dalam tata kelola pemerintahan daerah
Selain sesi pemaparan materi, kegiatan ini juga diisi dengan diskusi interaktif, studi kasus, dan sesi tanya jawab guna memperkuat pemahaman peserta terhadap implementasi kebijakan dan regulasi pemerintahan daerah.
Pelaksanaan kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara lembaga pendidikan tinggi dan lembaga legislatif daerah demi terciptanya sumber daya manusia yang unggul serta tata kelola pemerintahan yang berkualitas di Kota Bengkulu.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, STIESNU Bengkulu berharap para anggota DPRD Kota Bengkulu mampu meningkatkan kualitas kinerja kelembagaan dalam mewujudkan pemerintahan daerah yang transparan, profesional, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
oleh Nurul Hidayah | Jun 12, 2026 | Berita

Bengkulu – 12 Juni 2026, Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) STIESNU Bengkulu resmi bergabung dan menjadi anggota Perkumpulan Dosen Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Indonesia (PD-PGMI Indonesia). Keanggotaan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kualitas pendidikan, meningkatkan mutu akademik, serta memperluas jejaring kerja sama dalam pengembangan pendidikan guru madrasah ibtidaiyah di Indonesia.
Bergabungnya Program Studi PGMI STIESNU Bengkulu ke dalam PD-PGMI Indonesia merupakan bentuk komitmen institusi untuk terus melakukan penguatan tata kelola program studi, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, serta pengembangan kurikulum yang adaptif terhadap kebutuhan zaman dan kebijakan pendidikan nasional.
Ketua Program Studi PGMI STIESNU Bengkulu, Ungki Supianto, M.Pd., menjelaskan bahwa keanggotaan dalam PD-PGMI Indonesia memberikan banyak manfaat strategis bagi pengembangan program studi, dosen, maupun mahasiswa.
“Menjadi bagian dari PD-PGMI Indonesia merupakan langkah penting dalam upaya meningkatkan kualitas Program Studi PGMI STIESNU Bengkulu. Melalui asosiasi ini, kami memiliki kesempatan yang lebih luas untuk berkolaborasi, berbagi pengalaman, serta mengikuti berbagai program pengembangan akademik yang dapat menunjang kemajuan program studi,” ujarnya.
Lebih lanjut, Ungki menjelaskan bahwa terdapat sejumlah manfaat yang akan diperoleh setelah menjadi anggota PD-PGMI Indonesia, di antaranya:
1. Penguatan dan Standardisasi Kurikulum
2. Mendukung Akreditasi dan Penjaminan Mutu
3. Memperluas Jejaring Kerja Sama
4. Akses Informasi dan Kebijakan Terkini
5. Pengembangan Kompetensi Dosen
6. Meningkatkan Pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi
7. Sarana Advokasi dan Penyampaian Aspirasi
8. Meningkatkan Reputasi dan Daya Saing Program Studi
Menurut Ungki, keanggotaan ini tidak hanya menjadi bentuk pengakuan terhadap keberadaan Program Studi PGMI STIESNU Bengkulu di tingkat nasional, tetapi juga menjadi momentum untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan dan menghasilkan lulusan yang profesional, kompeten, berakhlakul karimah, serta mampu menjawab tantangan pendidikan di era global.
Sejalan dengan semangat transformasi kelembagaan menuju Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) Bengkulu, Program Studi PGMI berkomitmen untuk terus melakukan inovasi dan pengembangan akademik guna mewujudkan pendidikan tinggi yang unggul, adaptif, dan berdaya saing.
Dengan resmi menjadi anggota PD-PGMI Indonesia, Program Studi PGMI STIESNU Bengkulu optimistis dapat memperkuat kontribusinya dalam mencetak calon guru madrasah ibtidaiyah yang berkualitas serta turut berperan aktif dalam memajukan pendidikan Islam di Indonesia.
oleh Nurul Hidayah | Jun 11, 2026 | Berita
Bengkulu, 11 Juni 2026 – Dalam upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia serta tata kelola kelembagaan menuju transformasi menjadi Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) Bengkulu, STIESNU Bengkulu melakukan kunjungan silaturahmi dan audiensi strategis ke Kantor BPK RI Perwakilan Provinsi Bengkulu, Kamis (11/06/2026).
Rombongan STIESNU Bengkulu dipimpin langsung oleh Ketua STIESNU Bengkulu, Dr. Subhan, S.Ag., M.H.I, didampingi Wakil Ketua III Yudha S. Kurniawan, M.Pd, serta Sarjan Efendi, S.E. Kehadiran rombongan diterima langsung oleh Kepala BPK RI Perwakilan Provinsi Bengkulu, Arif Agus, bersama Kepala Humas BPK RI Perwakilan Provinsi Bengkulu, Medy.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua STIESNU Bengkulu, Dr. Subhan, menyampaikan bahwa transformasi STIESNU Bengkulu menuju IAINU Bengkulu tidak hanya memerlukan pemenuhan aspek administratif dan akademik, tetapi juga membutuhkan penguatan budaya mutu, integritas, serta tata kelola yang baik.
“Kami meyakini bahwa perguruan tinggi yang maju tidak hanya dibangun oleh infrastruktur dan kurikulum yang baik, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang memiliki integritas, kompetensi, dan semangat melayani. Oleh karena itu, kami terus membangun jejaring dan belajar dari berbagai lembaga negara yang telah memiliki sistem tata kelola yang kuat, termasuk BPK RI,” ujar Dr. Subhan.
Dalam audiensi tersebut, Ketua STIESNU Bengkulu menyampaikan beberapa langkah strategis yang dapat menjadi agenda kolaboratif dalam mendukung peningkatan kualitas SDM dan tata kelola kelembagaan, di antaranya:
Penguatan budaya integritas dan akuntabilitas bagi dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa sebagai bagian dari pembangunan karakter kelembagaan. Peningkatan kapasitas SDM melalui pelatihan dan workshop tata kelola organisasi, manajemen risiko, serta pengelolaan administrasi yang profesional dan transparan.
Pengembangan literasi keuangan dan tata kelola publik bagi sivitas akademika untuk meningkatkan pemahaman terhadap prinsip-prinsip akuntabilitas dalam pengelolaan institusi.
Mendorong sinergi antara dunia akademik dan lembaga negara dalam bentuk kuliah umum, seminar, dan kegiatan edukatif guna memperluas wawasan mahasiswa mengenai tata kelola pemerintahan dan pengawasan keuangan negara. Membangun budaya mutu berkelanjutan sebagai bagian dari persiapan STIESNU Bengkulu menuju Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama Bengkulu yang unggul dan terpercaya.
Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan STIESNU Bengkulu, Yudha S. Kurniawan, M.Pd, menyampaikan bahwa kerja sama dan sinergi dengan BPK RI Perwakilan Provinsi Bengkulu diharapkan dapat membuka peluang bagi mahasiswa STIESNU Bengkulu untuk memperoleh pengalaman belajar yang lebih luas melalui program magang dan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL).
“Kami berharap ke depan mahasiswa STIESNU Bengkulu dapat memperoleh kesempatan untuk belajar langsung di lingkungan BPK RI Perwakilan Provinsi Bengkulu. Pengalaman tersebut tentu akan menjadi bekal berharga dalam membangun kompetensi, profesionalisme, serta pemahaman mahasiswa mengenai tata kelola pemerintahan, akuntabilitas, dan integritas dalam dunia kerja,” ungkap Yudha.
Menanggapi hal tersebut, Kepala BPK RI Perwakilan Provinsi Bengkulu, Arif Agus, menyambut baik berbagai gagasan yang disampaikan oleh STIESNU Bengkulu. Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter integritas yang kuat.
“Kualitas sumber daya manusia merupakan investasi jangka panjang yang sangat menentukan masa depan bangsa. Kami mengapresiasi komitmen STIESNU Bengkulu dalam membangun budaya mutu dan tata kelola yang baik. Nilai-nilai integritas, profesionalisme, dan akuntabilitas harus ditanamkan sejak dini kepada generasi muda agar menjadi bekal dalam kehidupan bermasyarakat maupun dunia kerja,” ungkap Arif Agus.
Ia juga menegaskan bahwa BPK RI senantiasa terbuka untuk mendukung kegiatan edukasi yang bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat dan kalangan akademisi mengenai pentingnya pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel.

Sementara itu, Kepala Humas BPK RI Perwakilan Provinsi Bengkulu, Medy, menambahkan bahwa sinergi antara lembaga negara dan perguruan tinggi merupakan langkah positif dalam membangun ekosistem pendidikan yang mendorong lahirnya sumber daya manusia yang berkualitas dan berintegritas.
Melalui pertemuan ini, STIESNU Bengkulu semakin optimistis dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia dan tata kelola kelembagaan sebagai bagian dari ikhtiar besar mewujudkan Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama Bengkulu yang unggul, adaptif, dan berdaya saing.