Penandatanganan PKS STIESNU Bengkulu – PCNU Bengkulu Utara: Fokus Perluasan Akses Pendidikan di Arga Makmur

Penandatanganan PKS STIESNU Bengkulu – PCNU Bengkulu Utara: Fokus Perluasan Akses Pendidikan di Arga Makmur

ARGA MAKMUR – Dalam momentum khidmat memperingati 1 Abad Nahdlatul Ulama, pimpinan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syariah Nahdlatul Ulama (STIESNU) Bengkulu menghadiri kegiatan Mujahadah Nihadlul Mustaghfirin yang diselenggarakan oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bengkulu Utara.

Kehadiran rombongan dipimpin langsung oleh Ketua STIESNU Bengkulu, Dr. Subhan, S.Ag., M.H.I., didampingi oleh Wakil Ketua II Suharyono, M.E., dan Wakil Ketua III Yuda S. Kurniawan, M.Pd.. Kehadiran jajaran pimpinan ini menegaskan komitmen institusi dalam mempererat hubungan emosional dan organisatoris dengan struktur NU di daerah.

Penandatanganan PKS: Pengembangan Kampus dan Rekrutmen Mahasiswa

Agenda utama dalam kunjungan ini adalah penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syariah Nahdlatul Ulama Bengkulu dengan PCNU Bengkulu Utara. Kerja sama ini secara spesifik mengatur dua poin krusial bagi masa depan institusi:

  1. Pengembangan Kampus: Sinergi dalam perluasan jangkauan layanan pendidikan STIESNU Bengkulu di wilayah Kabupaten Bengkulu Utara.
  2. Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB): Optimalisasi rekrutmen mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027 melalui koordinasi intensif dengan Kelompok Kerja (Pokja) Argamakmur.

Sinergi Menuju Transformasi

Dalam sambutannya, Dr. Subhan, S.Ag., M.H.I. menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah taktis untuk memastikan akses pendidikan tinggi ekonomi syariah yang berkualitas dapat menjangkau seluruh kader NU di pelosok daerah.

“Penandatanganan PKS dengan PCNU Bengkulu Utara dan aktivasi Pokja Argamakmur adalah bagian dari peta jalan kami menuju transformasi IAINU Bengkulu. Kami ingin memastikan bahwa pengembangan kampus berjalan beriringan dengan penguatan basis massa Nahdliyin di daerah,” ujar Dr. Subhan.

Wakil Ketua III, Yuda S. Kurniawan, M.Pd., menambahkan bahwa melalui Pokja Argamakmur, calon mahasiswa di Bengkulu Utara akan mendapatkan kemudahan akses informasi dan pendaftaran untuk tahun akademik mendatang. Sementara itu, Wakil Ketua II Suharyono, M.E., menekankan pentingnya dukungan PCNU dalam aspek manajerial pengembangan sarana pendidikan di wilayah tersebut.

Kegiatan ini ditutup dengan doa bersama dalam rangkaian Mujahadah, mengharap keberkahan bagi kemajuan pendidikan tinggi di bawah naungan Nahdlatul Ulama.

LPM STIESNU Bengkulu Perkuat Sistem Penjaminan Mutu Melalui Sharing Session di UIN FAS Bengkulu

LPM STIESNU Bengkulu Perkuat Sistem Penjaminan Mutu Melalui Sharing Session di UIN FAS Bengkulu

BENGKULU – Dalam upaya memperkuat Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) STIESNU Bengkulu melaksanakan audiensi dan sharing session ke kantor LPM UIN Fatmawati Sukarno (FAS) Bengkulu pada Rabu (04/02/2026). Pertemuan ini menjadi momentum strategis bagi kedua lembaga untuk saling bertukar strategi dalam mengawal kualitas pendidikan tinggi di Provinsi Bengkulu.

Rombongan LPM STIESNU Bengkulu dipimpin langsung oleh Kepala LPM, Hairiyanto, M.Pd., didampingi Sekretaris LPM, Ismi Azis, M.Ak. Kehadiran mereka disambut hangat oleh Kepala LPM UIN FAS Bengkulu, Prof. Dr. Asnaini, M.A., bersama jajarannya, yakni:

  • Idwal B, M.A. (Kepala Pusat Pengembangan Mutu Akademik)

  • Drs. H. Hendri Kusmidi, M.H.I. (Kepala Pusat Pengawasan dan Pengendalian Mutu Akademik)

  • Ningsi Purwati, S.E. (Jabatan Fungsional Umum)

Menjadikan PPEPP sebagai Jantung Institusi

Fokus pembahasan dalam pertemuan tersebut adalah implementasi siklus PPEPP. Prof. Dr. Asnaini menekankan bahwa peran LPM bukan sekadar urusan administratif, melainkan “jantung” dari keberlangsungan kualitas sebuah kampus. Beliau menegaskan bahwa seluruh kerja LPM wajib berlandaskan pada siklus tersebut.

“Pekerjaan LPM secara keseluruhan adalah menjamin mutu kampus agar tetap berada pada koridor yang benar. Kuncinya terletak pada implementasi PPEPP yang konsisten,” tegas Prof. Asnaini.

Sebagai instrumen wajib dalam SPMI, Prof. Asnaini memaparkan secara mendalam lima tahapan PPEPP yang harus dijalankan:

  1. Penetapan (P): Menentukan standar mutu yang ingin dicapai perguruan tinggi.

  2. Pelaksanaan (P): Menjalankan seluruh kegiatan akademik dan non-akademik sesuai standar.

  3. Evaluasi (E): Melakukan pemantauan dan audit untuk memastikan pelaksanaan sesuai standar.

  4. Pengendalian (P): Melakukan tindakan koreksi jika ditemukan ketidaksesuaian.

  5. Peningkatan (P): Meningkatkan standar mutu secara berkelanjutan (continuous improvement) agar melampaui standar sebelumnya.

Sinergi untuk Budaya Mutu

Kepala LPM STIESNU Bengkulu, Hairiyanto, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas keterbukaan UIN FAS Bengkulu dalam berbagi ilmu dan pengalaman.

“Kami hadir dengan semangat belajar. Sebagai institusi yang terus bertumbuh, STIESNU Bengkulu berkomitmen menjadikan penjaminan mutu sebagai budaya kerja, bukan sekadar menggugurkan kewajiban akreditasi,” ujar Hairiyanto.

Ia menambahkan bahwa hasil sharing session ini akan segera ditindaklanjuti untuk memperkuat struktur SPMI di STIESNU. “Arahan mengenai PPEPP dari Prof. Asnaini menjadi catatan krusial bagi kami. Kami berharap sinergi ini terus berlanjut, terutama dalam pendampingan penyusunan dokumen mutu dan persiapan akreditasi program studi ke depan,” pungkasnya.

Pertemuan yang berlangsung akrab di Bumi Rafflesia ini ditutup dengan sesi foto bersama dan komitmen untuk saling mendukung demi kemajuan pendidikan tinggi di Bengkulu.

Puncak Khidmat Satu Dekade: STIESNU Bengkulu Gelar Seminar “Speech Delay” dan Lomba Mewarnai Tingkat Provinsi

Puncak Khidmat Satu Dekade: STIESNU Bengkulu Gelar Seminar “Speech Delay” dan Lomba Mewarnai Tingkat Provinsi

BENGKULU – Memasuki usia ke-10, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syariah Nahdlatul Ulama (STIESNU) Bengkulu menggelar rangkaian perayaan Dies Natalis yang sarat dengan nilai edukasi dan pengabdian masyarakat. Bertempat di Aula STIESNU Bengkulu pada Rabu, 4 Februari 2026, acara diawali dengan seminar kesehatan mental anak dan kompetisi kreativitas tingkat provinsi.

Kegiatan bertajuk “Speech Delay di Era 5.0: Transformasi dan Optimalisasi Lingkungan Belajar di PAUD” ini dibuka secara resmi dan dihadiri oleh Sekretaris DPH STIESNU Bengkulu, Ketua STIESNU Bngkulu, jajaran Wakil Ketua 1, 2, dan 3, serta seluruh dosen dan staf administrasi kampus.

Menghadirkan Pakar Psikologi dan Pendidikan

Seminar ini menghadirkan dua narasumber ahli yang mengupas fenomena keterlambatan bicara anak dari sudut pandang profesional:

  • Dra. Anni Suprapti, MS., Psikolog – Dosen Psikologi Universitas Bengkulu, yang memaparkan aspek psikologis dan deteksi dini tumbuh kembang anak.

  • Evi Sumiati, M.Pd. – Pakar pendidikan yang memberikan solusi praktis terkait optimalisasi lingkungan belajar di tingkat PAUD.

Sebanyak 150 peserta lebih, yang terdiri dari guru PAUD, orang tua, dan mahasiswa, antusias mengikuti jalannya diskusi ilmiah ini. Fokus utama seminar adalah memberikan bekal bagi pendidik dalam menghadapi tantangan pola asuh di era digital yang kerap memicu gangguan interaksi pada anak.

Semarak Lomba Mewarnai Tingkat Provinsi

Bersamaan dengan agenda seminar, perayaan Dies Natalis ke-10 ini juga dimeriahkan dengan Lomba Mewarnai PAUD Tingkat Provinsi Bengkulu. Kegiatan ini bertujuan untuk mengasah kreativitas sekaligus memperkenalkan lingkungan kampus kepada masyarakat luas sejak dini.

Ketua STIESNU Bengkulu, Dr. Subhan, S.Ag., M.H.I., melalui surat undangan resminya menyatakan bahwa perhelatan ini merupakan bagian dari rasa syukur institusi atas perjalanan sepuluh tahun mengabdi.

“Sesuai dengan visi satu dekade kami, STIESNU Bengkulu terus berkomitmen untuk tidak hanya fokus pada ekonomi syariah, tetapi juga berkontribusi nyata dalam isu-isu sosial dan pendidikan masyarakat. Kehadiran para pemateri dari Universitas Bengkulu menjadi bukti sinergi akademisi dalam membangun Bengkulu yang lebih baik,” jelas Dr. Subhan.

Acara ini menegaskan posisi STIESNU Bengkulu sebagai institusi yang matang dan siap melakukan transformasi besar menuju IAINU Bengkulu dengan terus merawat tradisi intelektual dan spiritualitas.

Laporan Ketua Panitia: Syafrianto, MM

Dalam laporannya, Ketua Panitia Dies Natalis ke-10, Syafrianto, MM, memaparkan bahwa agenda tahun ini dirancang untuk memberikan dampak edukasi langsung kepada masyarakat.

“Momentum 10 tahun ini adalah tonggak kematangan institusi. Kami menghadirkan 150 peserta dalam Seminar Nasional Speech Delay serta menyelenggarakan lomba mewarnai tingkat PAUD se-Provinsi Bengkulu,” ujar Syafrianto, MM. “Kami berterima kasih kepada tim panitia dan seluruh satuan kerja yang telah bersinergi demi perbaikan sistem dan kemajuan STIESNU Bengkulu dalam menyukseskan acara ini”.

Rangkaian acara akan dilanjutkan dengan berbagai perlombaan tingkat SMA sederajat sebagai upaya mempererat silaturahmi dengan calon mahasiswa dan masyarakat luas.

Sinergi Akademisi dan Polri: Kapolda Bengkulu Irjen Pol. Mardiyono Beri Kuliah Umum di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syariah Nahdlatul Ulama Bengkulu

Sinergi Akademisi dan Polri: Kapolda Bengkulu Irjen Pol. Mardiyono Beri Kuliah Umum di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syariah Nahdlatul Ulama Bengkulu

BENGKULU – Dalam upaya mempertebal wawasan kebangsaan dan kesadaran hukum bagi generasi muda, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syariah Nahdlatul Ulama Bengkulu menggelar Kuliah Umum prestisius pada Rabu, 28 Januari 2026. Kegiatan yang berlangsung di Aula Kampus ini menghadirkan tokoh kunci keamanan di Provinsi Bengkulu, yakni Kapolda Bengkulu, Irjen Pol. Mardiyono, S.I.K., M.Si., sebagai pemateri utama.

Kuliah umum ini mengangkat tema: “Peran POLRI dan Generasi Muda dalam Menjaga Keamanan dan Pembangunan Daerah Perspektif Hukum Tata Negara”.

Menjaga Stabilitas untuk Pembangunan Daerah

Dalam pemaparannya, Irjen Pol. Mardiyono menekankan pentingnya kolaborasi antara aparat penegak hukum dan elemen mahasiswa dalam menjaga kondusivitas daerah. Menurut beliau, stabilitas keamanan merupakan prasyarat mutlak bagi keberlangsungan pembangunan ekonomi dan sosial di Provinsi Bengkulu.

Kehadiran Kapolda Bengkulu disambut langsung oleh Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syariah Nahdlatul Ulama Bengkulu, Dr. Subhan, S.Ag., M.H.I., beserta jajaran pimpinan dan seluruh dosen.

“Merupakan kehormatan besar bagi kami menghadirkan Bapak Kapolda Bengkulu di tengah civitas akademika. Kuliah umum ini sangat strategis bagi mahasiswa untuk memahami peran institusi Polri dalam bingkai hukum tata negara, sekaligus memotivasi mereka untuk menjadi mitra Polri dalam menjaga ketertiban masyarakat,” ujar Dr. Subhan.

Komitmen Terhadap Wawasan Kebangsaan

Berdasarkan surat undangan nomor 024/Un/STIESNU.BKL/I/2026, kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman peran institusi negara dalam perspektif hukum. Partisipasi aktif seluruh dosen dan mahasiswa dalam forum ini menunjukkan tingginya kepedulian kampus terhadap isu-isu kebangsaan.

Langkah ini juga sejalan dengan transformasi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syariah Nahdlatul Ulama Bengkulu yang tengah menuju status IAINU Bengkulu, di mana penguatan kapasitas intelektual melalui interaksi dengan pimpinan tinggi negara menjadi prioritas utama institusi.

Tim Dosen Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syariah Nahdlatul Ulama Bengkulu Gelar Sosialisasi di Ponpes Pancasila dan SMKN 4

Tim Dosen Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syariah Nahdlatul Ulama Bengkulu Gelar Sosialisasi di Ponpes Pancasila dan SMKN 4

BENGKULU – Dalam upaya mendukung pengembangan wawasan serta peningkatan kompetensi pelajar di Kota Bengkulu, tim dosen dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syariah Nahdlatul Ulama Bengkulu yang diketuai oleh Ungki, M.Pd. sukses menyelenggarakan rangkaian kegiatan sosialisasi. Kegiatan ini menyasar dua institusi pendidikan ternama, yakni Pondok Pesantren (Ponpes) Pancasila dan SMKN 4 Kota Bengkulu.

Program ini merupakan bentuk nyata dedikasi akademisi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syariah Nahdlatul Ulama Bengkulu dalam menjalankan pilar Pengabdian kepada Masyarakat. Dalam pelaksanaannya, Ungki didampingi oleh rekan-rekan dosen lainnya yang turut memberikan materi sesuai dengan bidang keahlian masing-masing.

Fokus Kegiatan: Inspirasi dan Edukasi

Di Ponpes Pancasila, sosialisasi difokuskan pada penguatan karakter dan pemanfaatan teknologi informasi di lingkungan santri. Sementara itu, di SMKN 4 Kota Bengkulu, tim dosen memberikan penekanan pada persiapan dunia kerja serta pengenalan peluang melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, khususnya pada program studi ekonomi dan perbankan syariah.

“Kami ingin berbagi pandangan baru kepada para siswa dan santri. Harapannya, mereka tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga siap menghadapi tantangan zaman yang semakin dinamis,” ujar Ungki selaku ketua pelaksana kegiatan.

Antusiasme Peserta dan Dukungan Institusi

Kehadiran tim dosen disambut hangat oleh pihak sekolah maupun pesantren. Para peserta tampak antusias mengikuti sesi diskusi tanya jawab. Interaksi yang aktif menunjukkan bahwa materi yang disampaikan sangat relevan dengan kebutuhan para pelajar saat ini. Salah satu perwakilan sekolah menyatakan bahwa kegiatan ini sangat membantu membuka cakrawala berpikir siswa dalam memetakan masa depan pasca lulus sekolah.

Kegiatan ini juga mendapat apresiasi dari pimpinan kampus. Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syariah Nahdlatul Ulama Bengkulu, Dr. Subhan, S.Ag., M.H.I., menegaskan bahwa sosialisasi ini merupakan bagian dari komitmen kampus untuk hadir di tengah masyarakat.

Langkah ini juga menjadi sarana strategis dalam memperkenalkan visi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syariah Nahdlatul Ulama Bengkulu yang sedang bertransformasi menuju IAINU Bengkulu, sehingga generasi muda Bengkulu memiliki pilihan pendidikan tinggi Islam yang berkualitas dan berkarakter Aswaja.