STIESNU Bengkulu Raih Tiga Hibah Penelitian Kementerian Agama RI Tahun 2026, Perkuat Transformasi Menuju IAINU Bengkulu

STIESNU Bengkulu Raih Tiga Hibah Penelitian Kementerian Agama RI Tahun 2026, Perkuat Transformasi Menuju IAINU Bengkulu

Bengkulu – Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syariah Nahdlatul Ulama (STIESNU) Bengkulu kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Berdasarkan Surat Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia Nomor B-377/DJ.I/Dt.I.III/HM.00/07/2026 tanggal 22 Juli 2026 tentang Penetapan Penerima Bantuan Penelitian Berbasis Standar Biaya Keluaran (SBK) Tahun Anggaran 2026, STIESNU Bengkulu berhasil meloloskan tiga tim dosen sebagai penerima hibah penelitian nasional.

Keberhasilan ini menjadi capaian yang sangat membanggakan karena hibah penelitian tersebut merupakan program pendanaan kompetitif tingkat nasional yang diikuti oleh dosen dari berbagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN), Perguruan Tinggi Swasta (PTS), Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN), dan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) di seluruh Indonesia. Dengan tingkat persaingan yang sangat ketat, STIESNU Bengkulu mampu meloloskan tiga proposal penelitian sekaligus pada tiga skema berbeda, menunjukkan bahwa kualitas penelitian dosennya semakin diakui dan mampu bersaing di tingkat nasional.

Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Kementerian Agama RI pada Tahun Anggaran 2026 menetapkan sebanyak 380 penerima bantuan penelitian yang tersebar dalam tujuh klaster penelitian. Dari ratusan proposal yang lolos tersebut, STIESNU Bengkulu berhasil memperoleh pendanaan pada tiga kategori penelitian, yaitu Penelitian Pengembangan Kolaborasi Antar Perguruan Tinggi dan/atau Kementerian/Lembaga, Penelitian Dasar Interdisipliner, dan Penelitian Dasar Pengembangan Program Studi.

Tiga Tim Peneliti STIESNU Bengkulu Penerima Hibah Penelitian Nasional

  1. Penelitian Pengembangan Kolaborasi Antar Perguruan Tinggi dan/atau Kementerian/Lembaga

Prestasi pertama diraih oleh tim yang diketuai Dr. Dodi Isran, M.Pd.Mat. melalui penelitian berjudul:

“Pengembangan Model Pembelajaran Matematika Ekonomi Berbasis Eco-Ethical Quantitative Learning Perspektif Filsafat Ilmu dan Ekoteologi di Indonesia.”

Penelitian ini merupakan kolaborasi antarperguruan tinggi antara STIESNU Bengkulu dan Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) Kebumen, sebagai bentuk penguatan jejaring akademik antarperguruan tinggi Nahdlatul Ulama di Indonesia.

Adapun susunan tim peneliti terdiri atas:

  1. Ketua: Dr. Dodi Isran, M.Pd.Mat. (STIESNU Bengkulu)
  2. Anggota: Agus Nur Soleh, M.Pd. (IAINU Kebumen)
  3. Anggota: Riza Wahyu Roffi, M.Ag (STIESNU Bengkulu)
  4. Anggota: M. Ngali Mubarok, S.E., M.Pd (STIESNU Bengkulu)

Penelitian ini bertujuan mengembangkan model pembelajaran Matematika Ekonomi yang mengintegrasikan pendekatan Eco-Ethical Quantitative Learning, filsafat ilmu, dan ekoteologi sebagai inovasi pembelajaran yang relevan dengan tantangan pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

  1. Penelitian Dasar Interdisipliner

Pada kategori Penelitian Dasar Interdisipliner, hibah penelitian berhasil diraih oleh tim yang diketuai Elman Johari dengan judul:

“Eco-Pesantren dan Kemandirian Ekonomi: Implementasi Ekoteologi dan Green Entrepreneurship di Pondok Pesantren Kabupaten Bengkulu Utara.”

Tim peneliti terdiri atas:

  1. Ketua: Elman Johari, M.H
  2. Anggota: Orin Oktasari, M.H
  3. Anggota: Arista Khairunnisa, M.E

Penelitian ini akan mengkaji implementasi konsep ekoteologi dan green entrepreneurship dalam membangun kemandirian ekonomi pesantren yang ramah lingkungan, sehingga mampu memberikan model pemberdayaan ekonomi berbasis pesantren yang berkelanjutan.

  1. Penelitian Dasar Pengembangan Program Studi

Prestasi berikutnya diraih pada skema Penelitian Dasar Pengembangan Program Studi melalui penelitian yang diketuai Orisa Capriyanti dengan judul:

“Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Matematika dalam Perhitungan Bagi Hasil Mahasiswa Ekonomi Syariah di STIESNU Bengkulu.”

Tim peneliti terdiri atas:

  1. Ketua: Orisa Capriyanti, M.Pd.Mat
  2. Anggota: Agnes Yolanda, M.E
  3. Anggota: Mardian Suryani, M.E

Penelitian ini bertujuan menghasilkan media pembelajaran interaktif yang mampu meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap konsep matematika dalam sistem perhitungan bagi hasil pada ekonomi syariah sehingga pembelajaran menjadi lebih inovatif, efektif, dan aplikatif.

Wujud Komitmen Penguatan Budaya Riset

Keberhasilan meraih tiga hibah penelitian nasional sekaligus menjadi bukti nyata komitmen STIESNU Bengkulu dalam membangun budaya akademik yang unggul melalui penguatan penelitian, publikasi ilmiah, dan inovasi. Capaian ini sejalan dengan visi kampus untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas, dosen yang produktif dalam penelitian, serta memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan, ekonomi syariah, dan pemberdayaan masyarakat.

Dr. Subhan, S.Ag., M.H selaku Ketua STIESNU Bengkulu menyampaikan apresiasi kepada seluruh dosen yang telah bekerja keras menyusun proposal penelitian hingga berhasil lolos dalam seleksi nasional yang sangat kompetitif.

“Kami mengucapkan selamat kepada seluruh tim peneliti yang berhasil memperoleh hibah penelitian dari Kementerian Agama Republik Indonesia Tahun Anggaran 2026. Prestasi ini merupakan hasil kerja keras, kolaborasi, dan komitmen seluruh sivitas akademika dalam membangun budaya riset di lingkungan STIESNU Bengkulu. Kami berharap seluruh penelitian dapat dilaksanakan dengan baik, menghasilkan luaran yang berkualitas, dipublikasikan pada jurnal bereputasi, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan pengembangan ilmu pengetahuan,” ujarnya.

Bukti Daya Saing Dosen STIESNU Bengkulu

Ketua Tim Penelitian Kolaborasi Antar Perguruan Tinggi, Dr. Dodi Isran, M.Pd.Mat., yang juga menjabat sebagai Ketua Senat STIESNU Bengkulu, menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan tiga tim dosen STIESNU Bengkulu memperoleh hibah penelitian nasional Tahun Anggaran 2026.

“Alhamdulillah, kami mengucapkan rasa syukur kepada Allah SWT atas amanah yang diberikan melalui hibah penelitian ini. Keberhasilan STIESNU Bengkulu meloloskan tiga proposal penelitian pada tahun 2026 merupakan pencapaian yang sangat membanggakan karena diraih melalui proses seleksi yang sangat kompetitif dan diikuti oleh dosen dari berbagai perguruan tinggi negeri maupun swasta di seluruh Indonesia. Ini membuktikan bahwa dosen-dosen STIESNU Bengkulu memiliki kapasitas akademik dan kemampuan penelitian yang mampu bersaing di tingkat nasional,” ujar Dr. Dodi Isran.

Menurutnya, penelitian yang dipimpinnya juga menjadi contoh pentingnya membangun kolaborasi antarkampus dalam meningkatkan kualitas riset.

“Penelitian yang kami laksanakan merupakan kolaborasi antara STIESNU Bengkulu dan Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) Kebumen. Sinergi seperti ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat jejaring akademik antarperguruan tinggi Nahdlatul Ulama sekaligus menghasilkan inovasi pembelajaran yang tidak hanya bernilai akademik, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat. Kami berharap hasil penelitian ini dapat menjadi referensi dalam pengembangan pembelajaran Matematika Ekonomi berbasis Eco-Ethical Quantitative Learning yang mengintegrasikan perspektif filsafat ilmu dan ekoteologi,” jelasnya.

Sebagai Ketua Senat STIESNU Bengkulu, Dr. Dodi Isran menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan bagian dari komitmen institusi dalam meningkatkan mutu Tridharma Perguruan Tinggi.

“Prestasi ini merupakan hasil kerja keras seluruh sivitas akademika STIESNU Bengkulu dalam membangun budaya riset yang berkualitas. Kami berharap keberhasilan ini menjadi motivasi bagi seluruh dosen untuk terus menghasilkan penelitian yang inovatif, memperbanyak publikasi ilmiah bereputasi, serta memperluas kolaborasi nasional maupun internasional. Semakin kuat budaya riset yang kita bangun, maka semakin besar kontribusi STIESNU Bengkulu dalam menghasilkan solusi atas berbagai persoalan masyarakat dan pembangunan bangsa,” tambahnya.

Memperkuat Transformasi Menuju IAINU Bengkulu

Raihan tiga hibah penelitian nasional ini juga menjadi bagian dari komitmen STIESNU Bengkulu dalam meningkatkan kualitas kelembagaan. Saat ini, STIESNU Bengkulu sedang menunggu proses perizinan alih status menjadi Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) Bengkulu.

Transformasi tersebut bukan sekadar perubahan nomenklatur, melainkan langkah strategis untuk memperkuat mutu pendidikan tinggi melalui peningkatan kualitas dosen, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, tata kelola institusi, serta pengembangan jejaring kerja sama nasional maupun internasional.

Keberhasilan memperoleh tiga hibah penelitian nasional semakin mempertegas kesiapan STIESNU Bengkulu dalam menghadapi transformasi tersebut. Prestasi ini menjadi indikator bahwa kampus terus berkembang menjadi perguruan tinggi yang unggul, adaptif, dan berdaya saing, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan yang diselenggarakan.

Menurut Ketua STIESNU Bengkulu, berbagai prestasi yang diraih dosen dalam bidang penelitian menjadi bukti bahwa kampus terus bergerak menuju perguruan tinggi yang unggul.

“Transformasi menuju IAINU Bengkulu bukan hanya perubahan nama kelembagaan, tetapi merupakan ikhtiar bersama untuk meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Raihan tiga hibah penelitian nasional ini menjadi bukti bahwa STIESNU Bengkulu memiliki sumber daya dosen yang kompeten, produktif, dan siap membawa kampus menuju institusi pendidikan tinggi Islam yang lebih maju, unggul, inovatif, dan berdaya saing, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ungkapnya.

Ke depan, STIESNU Bengkulu berkomitmen untuk terus meningkatkan jumlah hibah penelitian, memperluas jejaring kolaborasi dengan perguruan tinggi, pemerintah, dunia usaha, serta berbagai lembaga nasional dan internasional. Dengan semangat tersebut, STIESNU Bengkulu optimistis proses transformasi menuju IAINU Bengkulu akan semakin memperkuat perannya sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, ekonomi syariah, dan riset yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Dengan semangat kolaborasi, inovasi, dan penguatan budaya riset, STIESNU Bengkulu optimistis dapat terus meningkatkan jumlah hibah penelitian setiap tahunnya, menghasilkan publikasi ilmiah yang bereputasi, serta melahirkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Capaian ini diharapkan menjadi salah satu fondasi penting dalam mewujudkan IAINU Bengkulu sebagai perguruan tinggi Islam yang unggul, inovatif, berdaya saing, dan berkontribusi bagi pembangunan daerah maupun nasional.

STIESNU Bengkulu Perkuat Kapasitas Dosen melalui Sosialisasi Beasiswa Indonesia Bangkit dan Riset MoRA AIR Fund

STIESNU Bengkulu Perkuat Kapasitas Dosen melalui Sosialisasi Beasiswa Indonesia Bangkit dan Riset MoRA AIR Fund

Bengkulu, Jumat (31/7/2026) – STIESNU Bengkulu kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan perguruan tinggi melalui kegiatan Pembinaan Dosen STIESNU Bengkulu dalam Program Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) dan Riset MoRA AIR Fund bagi Dosen PTKIS. Kegiatan yang berlangsung di Aula STIESNU Bengkulu ini diikuti oleh seluruh dosen dan civitas akademika sebagai bagian dari upaya mendorong peningkatan kompetensi akademik, studi lanjut, serta penguatan budaya riset di lingkungan kampus.

Kegiatan menghadirkan narasumber nasional, Dr. Rachman Basori, M.Ag., yang memberikan pemaparan mengenai berbagai peluang pengembangan karier dosen melalui Program Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) serta skema pendanaan riset MoRA AIR Fund yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Dalam paparannya, beliau menegaskan bahwa dosen dituntut untuk terus meningkatkan kapasitas akademik melalui pendidikan lanjutan, publikasi ilmiah, dan penelitian yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Dewan Pengurus Harian (DPH) STIESNU Bengkulu, Dr. Zubaedi, M.Ag., Ketua STIESNU Bengkulu, Dr. Subhan, S.Ag., M.H.I., Wakil Ketua I Elman Jhohari, M.H., Wakil Ketua II Suharyono, M.E., serta seluruh dosen dan civitas akademika STIESNU Bengkulu.

Dalam sambutannya, Ketua STIESNU Bengkulu, Dr. Subhan, S.Ag., M.H.I., menyampaikan bahwa peningkatan kualitas dosen merupakan salah satu prioritas utama dalam pengembangan institusi. Menurutnya, kehadiran program Beasiswa Indonesia Bangkit dan MoRA AIR Fund menjadi peluang strategis bagi para dosen untuk meningkatkan kualifikasi pendidikan sekaligus memperkuat budaya penelitian yang berkualitas.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap semakin banyak dosen STIESNU Bengkulu yang memanfaatkan peluang beasiswa dan hibah riset sebagai langkah meningkatkan kompetensi akademik serta memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPH STIESNU Bengkulu, Dr. Zubaedi, M.Ag., menekankan pentingnya membangun semangat belajar sepanjang hayat di kalangan dosen. Menurutnya, dosen tidak hanya dituntut menjadi pengajar, tetapi juga harus menjadi peneliti dan inovator yang mampu menghasilkan karya ilmiah berkualitas serta memberikan solusi terhadap berbagai persoalan masyarakat.

Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab mengenai mekanisme pendaftaran Beasiswa Indonesia Bangkit, strategi memperoleh pendanaan riset, hingga tips menyusun proposal penelitian yang kompetitif. Antusiasme para peserta menunjukkan tingginya minat dosen STIESNU Bengkulu untuk terus mengembangkan kapasitas akademik dan memperluas jejaring penelitian.

Melalui kegiatan ini, STIESNU Bengkulu menegaskan komitmennya dalam menciptakan ekosistem akademik yang unggul, produktif, dan berdaya saing. Pembinaan ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam mendorong lahirnya lebih banyak dosen yang melanjutkan studi, memperoleh hibah penelitian, serta menghasilkan inovasi yang berdampak bagi kemajuan pendidikan tinggi Islam di Indonesia.

Kuliah Berkualitas, Berkarakter, dan Siap Kerja? STIESNU Bengkulu Jawabannya.

Kuliah Berkualitas, Berkarakter, dan Siap Kerja? STIESNU Bengkulu Jawabannya.

Setiap mimpi besar selalu dimulai dari satu langkah berani.
Dan langkah itu dimulai dari memilih kampus yang bukan hanya mengajarkan ilmu, tetapi juga membentuk karakter, kompetensi, dan masa depan.

Selamat datang di STIESNU Bengkulu.
Kampus yang mengintegrasikan nilai-nilai keislaman, keilmuan, dan profesionalisme untuk melahirkan generasi unggul yang siap menjawab tantangan zaman.

Di Program Studi ( Hukum Tata Negara ), Anda akan dibekali pemahaman mendalam tentang konstitusi, sistem ketatanegaraan, hukum pemerintahan, serta kebijakan publik yang berlandaskan nilai keadilan dan demokrasi.

Di Program ( Studi Ekonomi Syariah ), Anda akan mempelajari bagaimana membangun sistem ekonomi yang adil, berkelanjutan, dan sesuai dengan prinsip-prinsip syariah untuk menjawab kebutuhan ekonomi modern.

Melalui Program ( Studi Perbankan Syariah ), mahasiswa dipersiapkan menjadi tenaga profesional yang siap berkarier di industri keuangan syariah, lembaga perbankan, hingga sektor bisnis halal yang terus berkembang.

Bagi Anda yang memiliki semangat mendidik generasi penerus bangsa, Program Studi ( Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) hadir untuk mencetak guru sekolah dasar yang kreatif, inovatif, dan berkarakter.

Sementara Program Studi ( Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) membekali mahasiswa dengan kompetensi dalam mendidik anak usia dini melalui pendekatan pembelajaran yang menyenangkan, islami, dan sesuai dengan perkembangan anak.

Dan melalui Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), mahasiswa dipersiapkan menjadi pendidik, dai, serta pemimpin yang mampu menyebarkan nilai-nilai Islam yang moderat, rahmatan lil ‘alamin, dan relevan dengan perkembangan zaman.

Di STIESNU Bengkulu, pembelajaran tidak berhenti di ruang kelas. Mahasiswa didorong untuk aktif dalam penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pengembangan kewirausahaan, program internasional, hingga berbagai organisasi kemahasiswaan yang membentuk kepemimpinan dan keterampilan nyata.

Karena kami percaya, kesuksesan tidak hanya ditentukan oleh seberapa tinggi nilai akademik, tetapi juga oleh karakter, integritas, dan kemampuan beradaptasi di tengah perubahan dunia.

Kini saatnya menentukan masa depanmu.

Mari bergabung bersama ribuan generasi muda yang telah memilih STIESNU Bengkulu sebagai tempat bertumbuh, belajar, berkarya, dan mengabdi.

STIESNU Bengkulu.
Membangun Ilmu, Meneguhkan Akhlak, Menginspirasi Perubahan.

Pendaftaran Mahasiswa Baru Gelombang 3 telah dibuka.
Jangan tunda mimpimu.

Kuliah di STIESNU Bengkulu, tempat lahirnya pemimpin masa depan yang berilmu, berakhlak, dan berdampak bagi masyarakat.

STIESNU Bengkulu Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Desa melalui KKN Berbasis Desa di Kecamatan Pondok Kubang

STIESNU Bengkulu Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Desa melalui KKN Berbasis Desa di Kecamatan Pondok Kubang

Bengkulu, Rabu (29 Juli 2026) – STIESNU Bengkulu kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pembangunan masyarakat melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Berbasis Desa Tahun 2026. Bertempat di Aula Kantor Camat Pondok Kubang, Kabupaten Bengkulu Tengah, puluhan mahasiswa secara resmi diberangkatkan untuk melaksanakan pengabdian di tiga desa yang menjadi lokasi pelaksanaan KKN.

Program KKN tahun ini tidak hanya menjadi bagian dari proses akademik mahasiswa, tetapi juga menjadi wadah kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan masyarakat dalam merancang program-program yang mampu menjawab kebutuhan desa. Pendekatan berbasis desa dipilih agar setiap kegiatan yang dijalankan mahasiswa lahir dari potensi lokal sekaligus memberikan solusi terhadap berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat.

Ketua STIESNU Bengkulu, Dr. Subhan, S.Ag., M.H., mengatakan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk hadir di tengah masyarakat melalui karya nyata mahasiswa.

“Kami ingin mahasiswa tidak hanya datang membawa program, tetapi juga membawa semangat kolaborasi. Desa memiliki banyak potensi yang perlu dikembangkan. Tugas mahasiswa adalah menjadi pendamping, penggerak, sekaligus pembelajar yang mampu beradaptasi dengan kebutuhan masyarakat.”

Ia menambahkan bahwa KKN Berbasis Desa merupakan implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, pengalaman hidup bersama masyarakat akan membentuk karakter mahasiswa menjadi pribadi yang memiliki kepedulian sosial, jiwa kepemimpinan, serta kemampuan menyelesaikan persoalan secara kolaboratif.

Melalui KKN Berbasis Desa Tahun 2026, STIESNU Bengkulu berharap setiap mahasiswa mampu menjadi duta perubahan yang tidak hanya mengaplikasikan ilmu di bangku kuliah, tetapi juga menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat. Program ini diharapkan melahirkan berbagai inovasi dalam bidang pendidikan, pemberdayaan ekonomi, penguatan kelembagaan desa, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Dengan semangat kebersamaan, STIESNU Bengkulu optimistis bahwa sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat akan menjadi fondasi penting dalam mewujudkan desa yang mandiri, inovatif, dan berdaya saing. Melalui pengabdian yang berkelanjutan, KKN Berbasis Desa diharapkan menjadi kontribusi nyata kampus dalam mendukung pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

STIESNU Bengkulu Lepas Mahasiswa KKN Berbasis Desa, Usung Misi Berdampak untuk Kemajuan Desa

STIESNU Bengkulu Lepas Mahasiswa KKN Berbasis Desa, Usung Misi Berdampak untuk Kemajuan Desa

Bengkulu Tengah, Rabu (29 Juli 2026) – Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syariah Nahdlatul Ulama (STIESNU) Bengkulu secara resmi melepas mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Berbasis Desa Tahun 2026 dalam sebuah seremoni yang berlangsung di Halaman Kantor Camat Pondok Kubang, Kabupaten Bengkulu Tengah, Rabu (29/7/2026). “KKN Berbasis Desa: Mengangkat Misi Berdampak untuk Desa”, program ini menjadi wujud nyata komitmen STIESNU Bengkulu dalam menghadirkan pengabdian yang mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Kegiatan pelepasan dilaksanakan sebagai awal pengabdian mahasiswa di tiga desa yang berada di wilayah Kecamatan Pondok Kubang. Melalui program ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya menjalankan kewajiban akademik, tetapi juga menjadi mitra strategis pemerintah desa dalam mendorong pemberdayaan masyarakat, penguatan ekonomi desa, pendidikan, serta pembangunan sosial yang berkelanjutan.

Acara dihadiri oleh Camat Pondok Kubang, Sekretaris Camat, para Kepala Desa dari desa lokasi KKN beserta perangkat desa, jajaran Kantor Camat Pondok Kubang, para Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN STIESNU Bengkulu, panitia pelaksana KKN, serta segenap dosen STIESNU Bengkulu.

Mahasiswa Harus Menjadi Solusi di Tengah Masyarakat

Ketua STIESNU Bengkulu, Dr. Subhan, S.Ag., M.H., dalam sambutannya menyampaikan bahwa KKN merupakan ruang pembelajaran yang sesungguhnya bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan sekaligus membangun kepedulian sosial.

“KKN bukan sekadar memenuhi kewajiban akademik, tetapi merupakan momentum bagi mahasiswa untuk hadir sebagai agen perubahan yang mampu memberikan solusi atas berbagai persoalan di tengah masyarakat. Kami berharap seluruh peserta KKN mampu menjaga nama baik almamater, menjunjung tinggi etika, serta menghadirkan program-program yang benar-benar berdampak bagi desa.”

Beliau juga menegaskan bahwa konsep KKN Berbasis Desa yang diusung STIESNU Bengkulu diarahkan pada pembangunan yang partisipatif dengan melibatkan pemerintah desa, masyarakat, serta seluruh pemangku kepentingan agar hasil pengabdian dapat dirasakan secara berkelanjutan.

“Keberhasilan KKN tidak diukur dari lamanya mahasiswa berada di desa, tetapi dari manfaat yang mampu ditinggalkan. Jadikan desa sebagai ruang belajar, masyarakat sebagai guru kehidupan, dan pengabdian sebagai bentuk nyata implementasi nilai-nilai keilmuan serta pengabdian kepada bangsa.”

Sementara itu, Camat Pondok Kubang menyampaikan apresiasi kepada STIESNU Bengkulu yang telah mempercayakan wilayah Kecamatan Pondok Kubang sebagai lokasi pelaksanaan KKN Berbasis Desa.

Menurutnya, kehadiran mahasiswa akan menjadi energi baru dalam mendukung berbagai program pembangunan yang sedang dijalankan oleh pemerintah desa.

“Kami menyambut baik kehadiran mahasiswa STIESNU Bengkulu. Kami berharap adik-adik mahasiswa dapat membangun komunikasi yang baik dengan pemerintah desa maupun masyarakat sehingga setiap program yang dilaksanakan benar-benar sesuai dengan kebutuhan desa.”

Ia juga mengajak seluruh mahasiswa untuk aktif berkolaborasi dengan pemerintah kecamatan dan desa dalam menciptakan inovasi yang mampu meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat, pemberdayaan ekonomi, pendidikan, serta penguatan potensi lokal.

Wujud Tri Dharma Perguruan Tinggi

Pelepasan KKN Berbasis Desa Tahun 2026 ini menjadi bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat. STIESNU Bengkulu berharap melalui sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan masyarakat, mahasiswa mampu menghadirkan program-program inovatif yang memberikan dampak nyata serta memperkuat pembangunan desa secara berkelanjutan.

Dengan semangat “Mengangkat Misi Berdampak untuk Desa”, mahasiswa STIESNU Bengkulu diharapkan menjadi generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial, jiwa kepemimpinan, dan semangat kolaborasi dalam membangun masyarakat menuju desa yang lebih mandiri, maju, dan sejahtera.

103 Mahasiswa STIESNU Melaksanakan Kuliah Kerja Nyata Berbasis Desa Tahun 202

103 Mahasiswa STIESNU Melaksanakan Kuliah Kerja Nyata Berbasis Desa Tahun 202

Bengkulu, 28 Juli 2026– Sebanyak 103 mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syariah Nahdlatul Ulama (STIESNU) Bengkulu resmi melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Berbasis Desa Tahun 2026. Program ini merupakan bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat, sekaligus menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan.

Melalui KKN Berbasis Desa, mahasiswa akan diterjunkan ke berbagai desa untuk berkolaborasi dengan pemerintah desa, tokoh masyarakat, pelaku usaha, dan berbagai elemen lainnya dalam mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan. Selama pelaksanaan KKN, mahasiswa diharapkan mampu menggali potensi lokal, mengidentifikasi berbagai permasalahan yang ada, serta menghadirkan solusi inovatif yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Ketua STIESNU Bengkulu dalam sambutannya menyampaikan bahwa KKN bukan sekadar kegiatan akademik, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter, kepemimpinan, serta kepedulian sosial mahasiswa. Melalui interaksi langsung dengan masyarakat, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan sikap tanggung jawab, semangat gotong royong, dan kemampuan bekerja sama dalam menyelesaikan berbagai tantangan di lapangan.

Program KKN Berbasis Desa Tahun 2026 mengusung semangat pemberdayaan masyarakat melalui berbagai kegiatan, seperti edukasi ekonomi syariah, penguatan usaha mikro dan UMKM, literasi keuangan, pendampingan administrasi desa, pemberdayaan pemuda, serta kegiatan sosial dan pendidikan yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing desa.

Dengan keterlibatan 103 mahasiswa, STIESNU Bengkulu berharap program KKN tahun ini mampu memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat desa sekaligus mempererat hubungan antara perguruan tinggi dengan masyarakat. Kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat diharapkan menjadi mitra strategis dalam mendorong lahirnya inovasi dan pengembangan potensi desa menuju masyarakat yang mandiri, produktif, dan berdaya saing.

### Tentang STIESNU Melawi

Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syariah Nahdlatul Ulama (STIESNU) Bengkulu merupakan perguruan tinggi yang berkomitmen mencetak lulusan yang unggul, berintegritas, dan berdaya saing melalui pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat. Program Kuliah Kerja Nyata menjadi salah satu bentuk nyata komitmen institusi dalam mendukung pembangunan masyarakat dan penguatan kapasitas desa.