STIESNU Bengkulu dan ISIF Cirebon Tandatangani Memorandum of Understanding, Perkuat Sinergi Pendidikan Tinggi

STIESNU Bengkulu dan ISIF Cirebon Tandatangani Memorandum of Understanding, Perkuat Sinergi Pendidikan Tinggi

Bengkulu, 14 Agustus 2026 — Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi dan Bisnis Nahdlatul Ulama (STIESNU) Bengkulu melaksanakan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Institut Studi Islam Fahmina (ISIF) Cirebon. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula STIESNU Bengkulu pada Jumat, 14 Agustus 2026.

Penandatanganan kerja sama ini dihadiri langsung oleh Rektor ISIF Cirebon, K.H. Marzuki Wahid, sebagai bagian dari upaya memperkuat hubungan kelembagaan dan membangun sinergi dalam pengembangan pendidikan tinggi.

Dari pihak STIESNU Bengkulu, kegiatan dihadiri oleh Ketua STIESNU Bengkulu, Dr. Subhan, S.Ag., M.H.I., Wakil Ketua I Dr. Elman Johari, M.H., Wakil Ketua II Suharyono, M.E., Wakil Ketua III Yudha S. Kurniawan, M.Pd., serta Ketua Senat STIESNU Bengkulu Dr. Dodi Isran, M.Pd., MAT. Turut hadir pula seluruh dosen dan tenaga kependidikan STIESNU Bengkulu.

Dalam suasana yang penuh kekeluargaan dan semangat kolaborasi, penandatanganan MoU menjadi momentum penting bagi kedua institusi untuk membuka ruang kerja sama yang lebih luas. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mendukung penguatan kualitas pendidikan, pengembangan sumber daya manusia, kegiatan akademik, penelitian, serta berbagai program kelembagaan lainnya.

Kehadiran Rektor ISIF Cirebon, K.H. untukMarzuki Wahid, sekaligus memberikan nilai strategis dalam kegiatan tersebut. Sinergi antara STIESNU Bengkulu dan ISIF Cirebon diharapkan tidak berhenti pada penandatanganan dokumen kerja sama, tetapi dapat diwujudkan melalui program-program konkret yang memberikan manfaat bagi civitas akademika kedua perguruan tinggi.

Ketua STIESNU Bengkulu, Dr. Subhan, S.Ag., M.H.I., menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah positif dalam memperluas jejaring kelembagaan sekaligus meningkatkan kualitas dan kapasitas STIESNU Bengkulu melalui kolaborasi dengan berbagai perguruan tinggi dan lembaga pendidikan.

Dengan ditandatanganinya MoU tersebut, STIESNU Bengkulu dan ISIF Cirebon berkomitmen untuk terus membangun kerja sama yang produktif, berkelanjutan, dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan tinggi.

Perjuangan Dr. Elman Johari Meraih Gelar Doktor, Bawa Kajian Kemandirian Ekonomi PTKIS

Perjuangan Dr. Elman Johari Meraih Gelar Doktor, Bawa Kajian Kemandirian Ekonomi PTKIS

BENGKULU — Perjalanan panjang akademik Dr. Elman Johari, M.H.I., Wakil Ketua I Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syari’ah Nahdlatul Ulama (STIESNU) Bengkulu, akhirnya sampai pada salah satu momentum penting dalam perjalanan intelektualnya, yakni Sidang Promosi Doktor.

Perjalanan tersebut bukanlah proses yang singkat. Di tengah amanahnya dalam menjalankan tugas sebagai pimpinan perguruan tinggi, Elman Johari terus meluangkan waktu untuk menyelesaikan pendidikan doktoral, melakukan penelitian, menyusun disertasi, serta melewati berbagai tahapan akademik yang membutuhkan ketekunan dan konsistensi.

Disertasi yang Relevan dengan Masa Depan PTKIS

Pilihan tema disertasi Elman Johari juga menarik karena menghubungkan tiga persoalan penting: kebijakan institusi, literasi keuangan syariah, dan kemandirian ekonomi PTKIS.

Disertasi yang menjadi buah dari perjalanan akademiknya berjudul:

“Pengaruh Kebijakan Institusi dan Literasi Keuangan Syari’ah Terhadap Kemandirian Ekonomi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS): Pendekatan Resource-Based View (RBV) dan Maqashid Syari’ah di Provinsi Bengkulu.”

Pendekatan Resource-Based View (RBV) memberikan perspektif bahwa kekuatan dan sumber daya internal organisasi dapat menjadi dasar dalam membangun keunggulan dan keberlanjutan institusi. Sementara pendekatan Maqashid Syariah memberikan landasan nilai agar pembangunan ekonomi perguruan tinggi tidak hanya berorientasi pada aspek material, tetapi juga memperhatikan tujuan dan kemaslahatan yang lebih luas.

Tema tersebut menunjukkan perhatian Elman Johari terhadap persoalan strategis yang dihadapi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS), khususnya bagaimana perguruan tinggi dapat membangun kemandirian ekonomi dengan mengoptimalkan kekuatan dan sumber daya yang dimiliki.

Pendekatan Resource-Based View (RBV) dalam penelitian tersebut memberikan perspektif mengenai pentingnya pengelolaan sumber daya internal institusi sebagai kekuatan strategis. Sementara perspektif Maqashid Syari’ah memberikan dimensi nilai agar pengembangan kemandirian ekonomi tetap berada dalam koridor prinsip-prinsip syariah dan kemaslahatan.

Dengan demikian, penelitian ini berpotensi memberikan kontribusi pemikiran bagi pengembangan model pengelolaan PTKIS yang lebih mandiri, berkelanjutan, dan tetap berorientasi pada nilai-nilai Islam.

Perjalanan yang Tidak Mudah

Meraih gelar doktor bukanlah perjalanan singkat. Di balik capaian tersebut terdapat proses panjang yang harus dilalui seorang mahasiswa doktoral, mulai dari perumusan gagasan penelitian, kajian literatur, penyusunan proposal, penelitian lapangan, pengolahan dan analisis data, penulisan disertasi, hingga menghadapi berbagai tahapan ujian akademik.

Perjalanan tersebut menjadi semakin menantang karena Elman Johari juga menjalankan amanah sebagai Wakil Ketua I STIESNU Bengkulu.

Dengan dua tanggung jawab tersebut, perjalanan akademiknya menjadi bukti bahwa tugas kelembagaan dan pengembangan kapasitas akademik dapat berjalan secara beriringan.

Dihadapkan pada Tim Penguji dan Promotor

Dalam proses akademiknya, Elman Johari mendapatkan bimbingan dan masukan dari sejumlah akademisi yang memiliki kepakaran di bidangnya.

Tim akademik yang tercantum dalam dokumen terkait terdiri atas:

  1. Prof. Dr. H. Khairudin, M.Ag — Ketua Penguji / Promotor
  2. Dr. Fatrica Syafri, M.Pd —  Sekretaris Penguji
  3. Prof. Dr. Asnaini, M.A. — Co-Promotor I
  4. Dr. Miti Yarmunida, M.Ag. — Co-Promotor II
  5. Prof. Dr. Nurul Hak, M.A. — Penguji I
  6. Dr. Hj. Fatimah, M.A. — Penguji II
  7. Romi Aditio Setiawan, M.A., Ph.D. — Penguji III
  8. Dr. Dodi Isran, M.Pd.Mat. — Penguji Eksternal

Kehadiran para akademisi tersebut menjadi bagian penting dalam proses penguatan kualitas akademik disertasi yang dihasilkan.

Dari Ruang Kuliah Menuju Ruang Promosi Doktor

Bagi seorang akademisi, memperoleh gelar doktor bukan sekadar tambahan gelar di belakang nama. Di baliknya terdapat proses panjang: membaca literatur, merumuskan masalah penelitian, melakukan pengumpulan dan analisis data, menyusun disertasi, menghadapi berbagai masukan akademik, melakukan revisi, hingga mempertanggungjawabkan hasil penelitian di hadapan tim penguji.

Perjalanan tersebut menjadi semakin bermakna ketika pendidikan doktoral tidak berhenti pada pencapaian pribadi, tetapi diarahkan untuk memberikan manfaat bagi institusi dan masyarakat.

Bagi STIESNU Bengkulu, pencapaian akademik Elman Johari juga menjadi bagian dari penguatan sumber daya manusia perguruan tinggi. Kehadiran doktor baru di lingkungan pimpinan kampus diharapkan semakin memperkuat budaya akademik, penelitian, publikasi, serta pengembangan kelembagaan.

Sidang Promosi Doktor Menjadi Puncak Perjuangan

Puncak dari perjalanan tersebut adalah Sidang Promosi Doktor yang dilaksanakan pada Jumat, 7 Agustus 2026, bertempat di Ruang Promosi Doktor Lantai 3 Gedung Pascasarjana UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.

Momentum tersebut bukan hanya menjadi agenda akademik bagi Elman Johari, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi keluarga besar STIESNU Bengkulu.

Perjuangan meraih gelar doktor menjadi bukti bahwa pengembangan diri, pengabdian kepada institusi, dan perjuangan akademik dapat berjalan secara bersamaan.

Bukan Sekadar Gelar

Gelar doktor nantinya diharapkan tidak hanya menjadi pencapaian personal bagi Elman Johari, tetapi juga menjadi modal intelektual baru bagi STIESNU Bengkulu.

Penelitian yang diangkat memiliki relevansi dengan kebutuhan PTKIS saat ini, terutama dalam menghadapi tantangan kemandirian kelembagaan, pengelolaan sumber daya, literasi keuangan syariah, serta pembangunan ekonomi perguruan tinggi yang berkelanjutan.

Dengan demikian, perjuangan tersebut diharapkan dapat bermuara pada kontribusi yang lebih besar bagi pengembangan pendidikan tinggi Islam, ekonomi syariah, dan kemajuan PTKIS di Provinsi Bengkulu.

Dari ruang akademik lahir sebuah perjuangan. Dari perjuangan lahir sebuah karya. Dan dari karya diharapkan lahir manfaat bagi institusi dan masyarakat.

Dari perjuangan panjang, lahir sebuah pencapaian. Dari ilmu, lahir pengabdian.

Selamat dan sukses Dr. Elman Johari, M.H.I. Semoga langkah menuju gelar doktor menjadi awal dari pengabdian dan kontribusi yang semakin luas bagi dunia pendidikan tinggi.

Dekatkan Akses Pendidikan Tinggi, STIESNU Bengkulu Gelar Sosialisasi PMB di Kelurahan Sukarami

Dekatkan Akses Pendidikan Tinggi, STIESNU Bengkulu Gelar Sosialisasi PMB di Kelurahan Sukarami

BENGKULU – Dalam upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syariah Nahdlatul Ulama (STIESNU) Bengkulu menggelar Sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun Akademik 2026/2027 di Kelurahan Sukarami, Kecamatan Selebar, Kota Bengkulu, pada Rabu, 5 Agustus 2026.

Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat dan dihadiri oleh Lurah Kelurahan Sukarami beserta para Ketua RT se-Kelurahan Sukarami, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta warga setempat. Turut hadir pula unsur keamanan wilayah, yakni Babinsa dan Bhabinkamtibmas, sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan edukatif yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan tinggi.

Dalam sosialisasi tersebut, tim STIESNU Bengkulu memperkenalkan berbagai program studi unggulan, sistem perkuliahan, peluang beasiswa, hingga prospek karier bagi lulusan. Masyarakat juga diberikan kesempatan untuk berdialog secara langsung mengenai mekanisme pendaftaran serta berbagai fasilitas akademik yang dimiliki STIESNU Bengkulu.

Ketua STIESNU Bengkulu Dr. Subhan, S.Ag,.M.H.I menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari komitmen kampus untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat serta membuka kesempatan seluas-luasnya bagi generasi muda yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.

“Kami ingin memastikan bahwa informasi mengenai pendidikan tinggi dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat. Melalui kegiatan ini, STIESNU Bengkulu berharap semakin banyak putra-putri daerah yang memiliki kesempatan untuk meraih pendidikan berkualitas tanpa harus meninggalkan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan,” ujarnya.

Lurah Kelurahan Sukarami mengapresiasi langkah STIESNU Bengkulu yang hadir langsung di tengah masyarakat. Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat bermanfaat karena memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi sebagai investasi masa depan.

Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya pertanyaan yang disampaikan terkait jalur pendaftaran, pilihan program studi, hingga informasi beasiswa yang ditawarkan. Hal ini menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap pendidikan tinggi yang berkualitas dan terjangkau.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, STIESNU Bengkulu berharap dapat menjadi mitra masyarakat dalam mencetak generasi yang unggul, berintegritas, serta mampu berkontribusi bagi pembangunan daerah dan bangsa. Kampus terus berkomitmen untuk menghadirkan pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan relevan dengan kebutuhan zaman, sehingga mampu melahirkan lulusan yang siap bersaing di tingkat lokal maupun nasional.

Sekretaris DPH STIESNU Bengkulu Tekankan Pentingnya Menjaga Niat, Persatuan, dan Pelayanan Prima pada Apel Pagi

Sekretaris DPH STIESNU Bengkulu Tekankan Pentingnya Menjaga Niat, Persatuan, dan Pelayanan Prima pada Apel Pagi

Bengkulu, 3 Agustus 2026 – Sekretaris Dewan Pengurus Harian (DPH) STIESNU Bengkulu, Dr. Wira Hadi Kusuma, M.S.I., memimpin Apel Pagi yang dilaksanakan pada Senin (3/8/2026) di lingkungan Kampus STIESNU Bengkulu. Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh sivitas akademika dalam meningkatkan kualitas pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat.

Dalam amanatnya, Dr. Wira Hadi Kusuma menyampaikan sejumlah pesan penting kepada seluruh peserta apel. Ia mengajak seluruh sivitas akademika untuk senantiasa menjaga niat dalam setiap tugas dan pengabdian, memperkuat persatuan dan solidaritas, serta meningkatkan spiritualitas sebagai fondasi dalam menjalankan amanah di dunia pendidikan.

Selain itu, ia menekankan pentingnya membangun budaya pelayanan prima kepada mahasiswa, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan. Menurutnya, pelayanan yang profesional, responsif, dan penuh tanggung jawab merupakan salah satu kunci dalam mewujudkan STIESNU Bengkulu sebagai perguruan tinggi yang unggul, berintegritas, dan berdaya saing.

Apel pagi tersebut dihadiri oleh Ketua STIESNU Bengkulu, Dr. Subhan, M.H.I., Wakil Ketua I Elman Johari, M.H.I., Wakil Ketua II Suharyono, M.E., Wakil Ketua III Yudha Septian, M.Pd., serta Kepala Bagian Tata Usaha STIESNU Bengkulu Yana Pratiwi, S.Sos. Turut hadir seluruh jajaran dosen dan tenaga kependidikan (tendik) STIESNU Bengkulu yang mengikuti kegiatan dengan penuh khidmat dan semangat kebersamaan.

Melalui apel pagi ini, diharapkan seluruh keluarga besar STIESNU Bengkulu semakin memperkuat komitmen untuk menjaga nilai-nilai kebersamaan, meningkatkan profesionalisme, serta memberikan pelayanan terbaik dalam mendukung kemajuan institusi. Semangat persatuan, integritas, dan spiritualitas yang terus dipupuk diharapkan menjadi modal utama dalam mewujudkan visi STIESNU Bengkulu sebagai perguruan tinggi yang berkualitas dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

STIESNU Bengkulu Gelar Apel Awal Bulan, Perkuat Semangat Bergerak Bersama Membangun Kampus

STIESNU Bengkulu Gelar Apel Awal Bulan, Perkuat Semangat Bergerak Bersama Membangun Kampus

Bengkulu, 3 Agustus 2026 – Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syariah Nahdlatul Ulama (STIESNU) Bengkulu menggelar Apel Awal Bulan pada Senin (3/8/2026) di halaman kampus STIESNU Bengkulu. Kegiatan ini diikuti oleh DPH STIESNU ( Dr. Wirahadi Khusuma, M.SI, Ketua Stiesnu Bengkulu Dr. Subhan,S.Ag,.M.Pd, Dan Jajran pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, serta seluruh Civitas akademika Stiesnu Bengkulu, sebagai momentum memperkuat komitmen, kedisiplinan, dan semangat kebersamaan dalam membangun kampus yang unggul dan berdaya saing.

Mengusung tema “Bergerak Bersama Membangun STIESNU Bengkulu”, apel menjadi pengingat bahwa kemajuan institusi hanya dapat diwujudkan melalui sinergi, kolaborasi, dan rasa tanggung jawab seluruh elemen kampus.

Dalam amanat pembina apel, disampaikan bahwa setiap Civitas akademika memiliki peran strategis dalam mendukung pengembangan STIESNU Bengkulu. Seluruh dosen dan tenaga kependidikan diharapkan terus meningkatkan profesionalisme, menjaga integritas, memperkuat budaya kerja yang disiplin, serta memberikan pelayanan akademik yang berkualitas kepada mahasiswa.

Selain menjadi agenda rutin, Apel Awal Bulan juga menjadi ruang evaluasi terhadap capaian kinerja sekaligus penyamaan persepsi dalam menghadapi berbagai program dan tantangan yang akan dilaksanakan pada bulan Agustus. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh unit kerja mampu memperkuat koordinasi dan meningkatkan efektivitas pelaksanaan program kerja demi tercapainya visi dan misi institusi.

Semangat “Bergerak Bersama Membangun STIESNU Bengkulu” menjadi tekad bersama untuk terus menghadirkan inovasi, memperkuat tata kelola perguruan tinggi, meningkatkan mutu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, serta memperluas jejaring kemitraan di tingkat regional, nasional, maupun internasional.

Melalui kebersamaan dan komitmen yang kuat, STIESNU Bengkulu optimistis dapat terus berkembang menjadi perguruan tinggi yang unggul, adaptif terhadap perubahan, serta mampu melahirkan lulusan yang kompeten, berakhlak, dan siap memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa dan masyarakat.

STIESNU Bengkulu Raih Tiga Hibah Penelitian Kementerian Agama RI Tahun 2026, Perkuat Transformasi Menuju IAINU Bengkulu

STIESNU Bengkulu Raih Tiga Hibah Penelitian Kementerian Agama RI Tahun 2026, Perkuat Transformasi Menuju IAINU Bengkulu

Bengkulu – Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syariah Nahdlatul Ulama (STIESNU) Bengkulu kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Berdasarkan Surat Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia Nomor B-377/DJ.I/Dt.I.III/HM.00/07/2026 tanggal 22 Juli 2026 tentang Penetapan Penerima Bantuan Penelitian Berbasis Standar Biaya Keluaran (SBK) Tahun Anggaran 2026, STIESNU Bengkulu berhasil meloloskan tiga tim dosen sebagai penerima hibah penelitian nasional.

Keberhasilan ini menjadi capaian yang sangat membanggakan karena hibah penelitian tersebut merupakan program pendanaan kompetitif tingkat nasional yang diikuti oleh dosen dari berbagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN), Perguruan Tinggi Swasta (PTS), Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN), dan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) di seluruh Indonesia. Dengan tingkat persaingan yang sangat ketat, STIESNU Bengkulu mampu meloloskan tiga proposal penelitian sekaligus pada tiga skema berbeda, menunjukkan bahwa kualitas penelitian dosennya semakin diakui dan mampu bersaing di tingkat nasional.

Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Kementerian Agama RI pada Tahun Anggaran 2026 menetapkan sebanyak 380 penerima bantuan penelitian yang tersebar dalam tujuh klaster penelitian. Dari ratusan proposal yang lolos tersebut, STIESNU Bengkulu berhasil memperoleh pendanaan pada tiga kategori penelitian, yaitu Penelitian Pengembangan Kolaborasi Antar Perguruan Tinggi dan/atau Kementerian/Lembaga, Penelitian Dasar Interdisipliner, dan Penelitian Dasar Pengembangan Program Studi.

Tiga Tim Peneliti STIESNU Bengkulu Penerima Hibah Penelitian Nasional

  1. Penelitian Pengembangan Kolaborasi Antar Perguruan Tinggi dan/atau Kementerian/Lembaga

Prestasi pertama diraih oleh tim yang diketuai Dr. Dodi Isran, M.Pd.Mat. melalui penelitian berjudul:

“Pengembangan Model Pembelajaran Matematika Ekonomi Berbasis Eco-Ethical Quantitative Learning Perspektif Filsafat Ilmu dan Ekoteologi di Indonesia.”

Penelitian ini merupakan kolaborasi antarperguruan tinggi antara STIESNU Bengkulu dan Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) Kebumen, sebagai bentuk penguatan jejaring akademik antarperguruan tinggi Nahdlatul Ulama di Indonesia.

Adapun susunan tim peneliti terdiri atas:

  1. Ketua: Dr. Dodi Isran, M.Pd.Mat. (STIESNU Bengkulu)
  2. Anggota: Agus Nur Soleh, M.Pd. (IAINU Kebumen)
  3. Anggota: Riza Wahyu Roffi, M.Ag (STIESNU Bengkulu)
  4. Anggota: M. Ngali Mubarok, S.E., M.Pd (STIESNU Bengkulu)

Penelitian ini bertujuan mengembangkan model pembelajaran Matematika Ekonomi yang mengintegrasikan pendekatan Eco-Ethical Quantitative Learning, filsafat ilmu, dan ekoteologi sebagai inovasi pembelajaran yang relevan dengan tantangan pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

  1. Penelitian Dasar Interdisipliner

Pada kategori Penelitian Dasar Interdisipliner, hibah penelitian berhasil diraih oleh tim yang diketuai Elman Johari dengan judul:

“Eco-Pesantren dan Kemandirian Ekonomi: Implementasi Ekoteologi dan Green Entrepreneurship di Pondok Pesantren Kabupaten Bengkulu Utara.”

Tim peneliti terdiri atas:

  1. Ketua: Elman Johari, M.H
  2. Anggota: Orin Oktasari, M.H
  3. Anggota: Arista Khairunnisa, M.E

Penelitian ini akan mengkaji implementasi konsep ekoteologi dan green entrepreneurship dalam membangun kemandirian ekonomi pesantren yang ramah lingkungan, sehingga mampu memberikan model pemberdayaan ekonomi berbasis pesantren yang berkelanjutan.

  1. Penelitian Dasar Pengembangan Program Studi

Prestasi berikutnya diraih pada skema Penelitian Dasar Pengembangan Program Studi melalui penelitian yang diketuai Orisa Capriyanti dengan judul:

“Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Matematika dalam Perhitungan Bagi Hasil Mahasiswa Ekonomi Syariah di STIESNU Bengkulu.”

Tim peneliti terdiri atas:

  1. Ketua: Orisa Capriyanti, M.Pd.Mat
  2. Anggota: Agnes Yolanda, M.E
  3. Anggota: Mardian Suryani, M.E

Penelitian ini bertujuan menghasilkan media pembelajaran interaktif yang mampu meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap konsep matematika dalam sistem perhitungan bagi hasil pada ekonomi syariah sehingga pembelajaran menjadi lebih inovatif, efektif, dan aplikatif.

Wujud Komitmen Penguatan Budaya Riset

Keberhasilan meraih tiga hibah penelitian nasional sekaligus menjadi bukti nyata komitmen STIESNU Bengkulu dalam membangun budaya akademik yang unggul melalui penguatan penelitian, publikasi ilmiah, dan inovasi. Capaian ini sejalan dengan visi kampus untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas, dosen yang produktif dalam penelitian, serta memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan, ekonomi syariah, dan pemberdayaan masyarakat.

Dr. Subhan, S.Ag., M.H selaku Ketua STIESNU Bengkulu menyampaikan apresiasi kepada seluruh dosen yang telah bekerja keras menyusun proposal penelitian hingga berhasil lolos dalam seleksi nasional yang sangat kompetitif.

“Kami mengucapkan selamat kepada seluruh tim peneliti yang berhasil memperoleh hibah penelitian dari Kementerian Agama Republik Indonesia Tahun Anggaran 2026. Prestasi ini merupakan hasil kerja keras, kolaborasi, dan komitmen seluruh sivitas akademika dalam membangun budaya riset di lingkungan STIESNU Bengkulu. Kami berharap seluruh penelitian dapat dilaksanakan dengan baik, menghasilkan luaran yang berkualitas, dipublikasikan pada jurnal bereputasi, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan pengembangan ilmu pengetahuan,” ujarnya.

Bukti Daya Saing Dosen STIESNU Bengkulu

Ketua Tim Penelitian Kolaborasi Antar Perguruan Tinggi, Dr. Dodi Isran, M.Pd.Mat., yang juga menjabat sebagai Ketua Senat STIESNU Bengkulu, menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan tiga tim dosen STIESNU Bengkulu memperoleh hibah penelitian nasional Tahun Anggaran 2026.

“Alhamdulillah, kami mengucapkan rasa syukur kepada Allah SWT atas amanah yang diberikan melalui hibah penelitian ini. Keberhasilan STIESNU Bengkulu meloloskan tiga proposal penelitian pada tahun 2026 merupakan pencapaian yang sangat membanggakan karena diraih melalui proses seleksi yang sangat kompetitif dan diikuti oleh dosen dari berbagai perguruan tinggi negeri maupun swasta di seluruh Indonesia. Ini membuktikan bahwa dosen-dosen STIESNU Bengkulu memiliki kapasitas akademik dan kemampuan penelitian yang mampu bersaing di tingkat nasional,” ujar Dr. Dodi Isran.

Menurutnya, penelitian yang dipimpinnya juga menjadi contoh pentingnya membangun kolaborasi antarkampus dalam meningkatkan kualitas riset.

“Penelitian yang kami laksanakan merupakan kolaborasi antara STIESNU Bengkulu dan Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) Kebumen. Sinergi seperti ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat jejaring akademik antarperguruan tinggi Nahdlatul Ulama sekaligus menghasilkan inovasi pembelajaran yang tidak hanya bernilai akademik, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat. Kami berharap hasil penelitian ini dapat menjadi referensi dalam pengembangan pembelajaran Matematika Ekonomi berbasis Eco-Ethical Quantitative Learning yang mengintegrasikan perspektif filsafat ilmu dan ekoteologi,” jelasnya.

Sebagai Ketua Senat STIESNU Bengkulu, Dr. Dodi Isran menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan bagian dari komitmen institusi dalam meningkatkan mutu Tridharma Perguruan Tinggi.

“Prestasi ini merupakan hasil kerja keras seluruh sivitas akademika STIESNU Bengkulu dalam membangun budaya riset yang berkualitas. Kami berharap keberhasilan ini menjadi motivasi bagi seluruh dosen untuk terus menghasilkan penelitian yang inovatif, memperbanyak publikasi ilmiah bereputasi, serta memperluas kolaborasi nasional maupun internasional. Semakin kuat budaya riset yang kita bangun, maka semakin besar kontribusi STIESNU Bengkulu dalam menghasilkan solusi atas berbagai persoalan masyarakat dan pembangunan bangsa,” tambahnya.

Memperkuat Transformasi Menuju IAINU Bengkulu

Raihan tiga hibah penelitian nasional ini juga menjadi bagian dari komitmen STIESNU Bengkulu dalam meningkatkan kualitas kelembagaan. Saat ini, STIESNU Bengkulu sedang menunggu proses perizinan alih status menjadi Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) Bengkulu.

Transformasi tersebut bukan sekadar perubahan nomenklatur, melainkan langkah strategis untuk memperkuat mutu pendidikan tinggi melalui peningkatan kualitas dosen, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, tata kelola institusi, serta pengembangan jejaring kerja sama nasional maupun internasional.

Keberhasilan memperoleh tiga hibah penelitian nasional semakin mempertegas kesiapan STIESNU Bengkulu dalam menghadapi transformasi tersebut. Prestasi ini menjadi indikator bahwa kampus terus berkembang menjadi perguruan tinggi yang unggul, adaptif, dan berdaya saing, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan yang diselenggarakan.

Menurut Ketua STIESNU Bengkulu, berbagai prestasi yang diraih dosen dalam bidang penelitian menjadi bukti bahwa kampus terus bergerak menuju perguruan tinggi yang unggul.

“Transformasi menuju IAINU Bengkulu bukan hanya perubahan nama kelembagaan, tetapi merupakan ikhtiar bersama untuk meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Raihan tiga hibah penelitian nasional ini menjadi bukti bahwa STIESNU Bengkulu memiliki sumber daya dosen yang kompeten, produktif, dan siap membawa kampus menuju institusi pendidikan tinggi Islam yang lebih maju, unggul, inovatif, dan berdaya saing, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ungkapnya.

Ke depan, STIESNU Bengkulu berkomitmen untuk terus meningkatkan jumlah hibah penelitian, memperluas jejaring kolaborasi dengan perguruan tinggi, pemerintah, dunia usaha, serta berbagai lembaga nasional dan internasional. Dengan semangat tersebut, STIESNU Bengkulu optimistis proses transformasi menuju IAINU Bengkulu akan semakin memperkuat perannya sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, ekonomi syariah, dan riset yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Dengan semangat kolaborasi, inovasi, dan penguatan budaya riset, STIESNU Bengkulu optimistis dapat terus meningkatkan jumlah hibah penelitian setiap tahunnya, menghasilkan publikasi ilmiah yang bereputasi, serta melahirkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Capaian ini diharapkan menjadi salah satu fondasi penting dalam mewujudkan IAINU Bengkulu sebagai perguruan tinggi Islam yang unggul, inovatif, berdaya saing, dan berkontribusi bagi pembangunan daerah maupun nasional.