oleh Nurul Hidayah | Jun 24, 2026 | Berita
Bengkulu, 24 Juni 2026 – Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syariah Nahdlatul Ulama (STIESNU) Bengkulu kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas jejaring kemitraan strategis guna mendukung peningkatan kualitas pendidikan, literasi, dan kesejahteraan masyarakat. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara STIESNU Bengkulu dengan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Bengkulu dan PT Penerbit Erlangga, yang dirangkaikan dengan Sosialisasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) oleh BPJS Kesehatan.
Kegiatan yang berlangsung di Aula STIESNU Bengkulu pada Rabu, 24 Juni 2026 tersebut dihadiri langsung oleh sejumlah tokoh dan mitra strategis, di antaranya Pimpinan KPID Provinsi Bengkulu, Bapak Tedy, Direktur PT Penerbit Erlangga, Bapak Rahmad Hidayat, Ketua DPD POSNU (Poros Sahabat Nusantara) Provinsi Bengkulu, Yunita Puspitasari, M.Pd., Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kota Bengkulu yang diwakili oleh Bapak Ahmad Soibul Wafa, serta segenap jajaran Civitas Akademika STIESNU Bengkulu yang terdiri dari Wakil Ketua I, Wakil Ketua II, Wakil Ketua III, dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa.
Dalam sambutannya, Ketua STIESNU Bengkulu menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh mitra yang telah menjalin kerja sama dengan STIESNU Bengkulu. Menurutnya, penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat peran perguruan tinggi sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, literasi, dan pemberdayaan masyarakat.
Beliau menegaskan bahwa kerja sama dengan KPID Provinsi Bengkulu akan membuka ruang yang lebih luas bagi mahasiswa untuk memahami dunia penyiaran, literasi media, serta etika komunikasi di era digital. Sementara itu, kemitraan dengan PT Penerbit Erlangga diharapkan mampu memperkuat budaya literasi akademik dan meningkatkan akses terhadap sumber belajar yang berkualitas bagi seluruh sivitas akademika.
Lebih lanjut, Ketua STIESNU Bengkulu menyampaikan bahwa perguruan tinggi tidak dapat berjalan sendiri dalam menghadapi berbagai tantangan pendidikan di era modern. Oleh karena itu, kolaborasi dengan berbagai lembaga pemerintah, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, dan stakeholder lainnya menjadi kebutuhan yang sangat penting untuk mewujudkan pendidikan yang adaptif, inovatif, dan relevan dengan kebutuhan zaman.
Terkait Sosialisasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), beliau juga mengapresiasi BPJS Kesehatan Cabang Kota Bengkulu yang telah memberikan edukasi kepada sivitas akademika STIESNU Bengkulu. Menurutnya, kesehatan merupakan fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul. Dengan meningkatnya pemahaman mengenai Program JKN, diharapkan seluruh civitas akademika semakin sadar akan pentingnya perlindungan kesehatan bagi diri sendiri maupun keluarga.

Penandatanganan MoU bersama KPID Provinsi Bengkulu menjadi langkah strategis dalam meningkatkan literasi media, penyiaran yang sehat, serta penguatan peran perguruan tinggi dalam menciptakan sumber daya manusia yang kritis dan berintegritas di era digital. Melalui kerja sama ini, kedua belah pihak berkomitmen untuk mengembangkan berbagai program edukasi, pelatihan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat di bidang penyiaran dan literasi media.
Sementara itu, kerja sama dengan PT Penerbit Erlangga diharapkan dapat memperkuat akses terhadap sumber belajar yang berkualitas, meningkatkan budaya literasi akademik, serta mendukung pengembangan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui berbagai program pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia.
Dalam kesempatan tersebut, Direktur PT Penerbit Erlangga, Bapak Rahmad Hidayat, menyampaikan apresiasinya atas terjalinnya kolaborasi dengan STIESNU Bengkulu. Menurutnya, kemitraan antara dunia pendidikan dan penerbitan merupakan langkah penting dalam menciptakan generasi yang unggul, adaptif, dan memiliki daya saing tinggi di tengah perkembangan zaman yang semakin dinamis.
Pada sesi berikutnya, BPJS Kesehatan Cabang Kota Bengkulu melalui Bapak Ahmad Soibul Wafa memberikan sosialisasi mengenai Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman sivitas akademika mengenai hak, manfaat, serta mekanisme layanan kesehatan yang tersedia melalui program JKN, sehingga masyarakat semakin sadar akan pentingnya perlindungan kesehatan yang berkelanjutan.
Ketua DPD POSNU Provinsi Bengkulu, Yunita Puspitasari, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa sinergi antara perguruan tinggi, lembaga negara, dunia usaha, dan organisasi kemasyarakatan merupakan modal penting dalam membangun kualitas sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing.
Di akhir kegiatan, Ketua STIESNU Bengkulu Dr. Subhan, S.Ag,.M.H.I mengajak seluruh pihak untuk menjadikan kerja sama yang telah disepakati tidak hanya berhenti pada penandatanganan dokumen, tetapi diwujudkan dalam berbagai program nyata yang memberikan manfaat bagi mahasiswa, institusi, dan masyarakat luas.
“Hari ini bukan sekadar penandatanganan kerja sama, tetapi merupakan komitmen bersama untuk membangun ekosistem pendidikan yang lebih kuat, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta menghadirkan kontribusi nyata bagi kemajuan Bengkulu dan Indonesia. Semoga sinergi yang terjalin ini dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang berkelanjutan,” ungkapnya.
Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi STIESNU Bengkulu dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor. Dengan terjalinnya kerja sama bersama KPID Provinsi Bengkulu, PT Penerbit Erlangga, serta dukungan dari BPJS Kesehatan dan berbagai stakeholder lainnya, STIESNU Bengkulu optimistis dapat terus berkontribusi dalam mencetak generasi yang cerdas, sehat, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Semangat kolaborasi yang terbangun dalam kegiatan ini menegaskan bahwa STIESNU Bengkulu terus berupaya menghadirkan pendidikan yang berkualitas, memperluas wawasan mahasiswa, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui sinergi yang kuat antara dunia pendidikan, lembaga negara, dunia usaha, dan organisasi masyarakat, STIESNU Bengkulu semakin mantap melangkah menuju institusi pendidikan tinggi yang unggul, inovatif, dan berkontribusi bagi pembangunan daerah maupun nasional.
oleh Nurul Hidayah | Jun 20, 2026 | Berita
Bengkulu, 20 Juni 2026 — Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Nahdlatul Ulama (STIESNU) Bengkulu secara resmi membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Workshop DPRD Kota Bengkulu Tahun 2026 yang berlangsung pada tanggal 20–21 Juni 2026 bertempat di Hotel Mercure Bengkulu.
Kegiatan ini diikuti oleh sebanyak 33 Anggota DPRD Kota Bengkulu dan menjadi bagian dari upaya strategis dalam meningkatkan kapasitas, kompetensi, serta profesionalisme anggota legislatif daerah dalam menjalankan fungsi pemerintahan, khususnya pada aspek pengelolaan keuangan daerah, penganggaran, pengawasan, serta penyusunan Rencana Kerja (RENJA) DPRD yang transparan dan akuntabel.
Acara pembukaan (Green Opening) berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah tamu undangan dan pejabat penting, di antaranya:
1. Ketua DPRD Kota Bengkulu : H. Herimanto, S. Sos
2. Kepala BPSDM Provinsi Bengkulu : Aswandi, S. Pd,. M. Pd
3. Ketua STIESNU Bengkulu : Dr. Subhan, S. Ag,.M.H.I beserta Dewan Pengurus Harian (DPH) STIESNU Bengkulu
4. Seluruh Anggota DPRD Kota Bengkulu
5. Narasumber dan peserta workshop
Mengusung tema:
“Penguatan Kapasitas DPRD dalam Pengelolaan Keuangan Daerah, Penganggaran, Pengawasan dan Penyusunan RENJA DPRD yang Transparan dan Akuntabel”
kegiatan ini diharapkan menjadi wadah peningkatan wawasan dan pemahaman bagi para anggota DPRD dalam mendukung tata kelola pemerintahan daerah yang efektif, efisien, bersih, serta berorientasi pada pelayanan publik.
Dalam sambutannya, Ketua STIESNU Bengkulu menyampaikan bahwa kegiatan Bimbingan Teknis dan Workshop ini merupakan bentuk kontribusi nyata perguruan tinggi dalam mendukung penguatan kapasitas kelembagaan DPRD sebagai mitra strategis pemerintah daerah. “Melalui kegiatan ini, kami berharap para anggota DPRD Kota Bengkulu semakin memahami pentingnya tata kelola keuangan daerah yang profesional, penyusunan program kerja yang terukur, serta fungsi pengawasan yang berpihak pada kepentingan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Kota Bengkulu dalam arahannya menegaskan bahwa peningkatan kapasitas anggota dewan merupakan kebutuhan penting dalam menghadapi dinamika pembangunan daerah dan tuntutan tata kelola pemerintahan modern yang semakin transparan dan akuntabel.

Kegiatan workshop dan bimbingan teknis ini menghadirkan sejumlah narasumber yang kompeten di bidang pemerintahan daerah, pengelolaan keuangan, pengawasan kebijakan publik, serta perencanaan pembangunan daerah. Materi yang disampaikan meliputi:
* Penguatan fungsi pengawasan DPRD
* Strategi pengelolaan keuangan daerah yang akuntabel
* Teknik penyusunan RENJA DPRD
* Optimalisasi fungsi penganggaran DPRD
* Transparansi dan akuntabilitas dalam tata kelola pemerintahan daerah
Selain sesi pemaparan materi, kegiatan ini juga diisi dengan diskusi interaktif, studi kasus, dan sesi tanya jawab guna memperkuat pemahaman peserta terhadap implementasi kebijakan dan regulasi pemerintahan daerah.
Pelaksanaan kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara lembaga pendidikan tinggi dan lembaga legislatif daerah demi terciptanya sumber daya manusia yang unggul serta tata kelola pemerintahan yang berkualitas di Kota Bengkulu.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, STIESNU Bengkulu berharap para anggota DPRD Kota Bengkulu mampu meningkatkan kualitas kinerja kelembagaan dalam mewujudkan pemerintahan daerah yang transparan, profesional, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
oleh Nurul Hidayah | Jun 12, 2026 | Berita

Bengkulu – 12 Juni 2026, Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) STIESNU Bengkulu resmi bergabung dan menjadi anggota Perkumpulan Dosen Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Indonesia (PD-PGMI Indonesia). Keanggotaan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kualitas pendidikan, meningkatkan mutu akademik, serta memperluas jejaring kerja sama dalam pengembangan pendidikan guru madrasah ibtidaiyah di Indonesia.
Bergabungnya Program Studi PGMI STIESNU Bengkulu ke dalam PD-PGMI Indonesia merupakan bentuk komitmen institusi untuk terus melakukan penguatan tata kelola program studi, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, serta pengembangan kurikulum yang adaptif terhadap kebutuhan zaman dan kebijakan pendidikan nasional.
Ketua Program Studi PGMI STIESNU Bengkulu, Ungki Supianto, M.Pd., menjelaskan bahwa keanggotaan dalam PD-PGMI Indonesia memberikan banyak manfaat strategis bagi pengembangan program studi, dosen, maupun mahasiswa.
“Menjadi bagian dari PD-PGMI Indonesia merupakan langkah penting dalam upaya meningkatkan kualitas Program Studi PGMI STIESNU Bengkulu. Melalui asosiasi ini, kami memiliki kesempatan yang lebih luas untuk berkolaborasi, berbagi pengalaman, serta mengikuti berbagai program pengembangan akademik yang dapat menunjang kemajuan program studi,” ujarnya.
Lebih lanjut, Ungki menjelaskan bahwa terdapat sejumlah manfaat yang akan diperoleh setelah menjadi anggota PD-PGMI Indonesia, di antaranya:
1. Penguatan dan Standardisasi Kurikulum
2. Mendukung Akreditasi dan Penjaminan Mutu
3. Memperluas Jejaring Kerja Sama
4. Akses Informasi dan Kebijakan Terkini
5. Pengembangan Kompetensi Dosen
6. Meningkatkan Pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi
7. Sarana Advokasi dan Penyampaian Aspirasi
8. Meningkatkan Reputasi dan Daya Saing Program Studi
Menurut Ungki, keanggotaan ini tidak hanya menjadi bentuk pengakuan terhadap keberadaan Program Studi PGMI STIESNU Bengkulu di tingkat nasional, tetapi juga menjadi momentum untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan dan menghasilkan lulusan yang profesional, kompeten, berakhlakul karimah, serta mampu menjawab tantangan pendidikan di era global.
Sejalan dengan semangat transformasi kelembagaan menuju Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) Bengkulu, Program Studi PGMI berkomitmen untuk terus melakukan inovasi dan pengembangan akademik guna mewujudkan pendidikan tinggi yang unggul, adaptif, dan berdaya saing.
Dengan resmi menjadi anggota PD-PGMI Indonesia, Program Studi PGMI STIESNU Bengkulu optimistis dapat memperkuat kontribusinya dalam mencetak calon guru madrasah ibtidaiyah yang berkualitas serta turut berperan aktif dalam memajukan pendidikan Islam di Indonesia.
oleh Nurul Hidayah | Jun 11, 2026 | Berita
Bengkulu, 11 Juni 2026 – Dalam upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia serta tata kelola kelembagaan menuju transformasi menjadi Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) Bengkulu, STIESNU Bengkulu melakukan kunjungan silaturahmi dan audiensi strategis ke Kantor BPK RI Perwakilan Provinsi Bengkulu, Kamis (11/06/2026).
Rombongan STIESNU Bengkulu dipimpin langsung oleh Ketua STIESNU Bengkulu, Dr. Subhan, S.Ag., M.H.I, didampingi Wakil Ketua III Yudha S. Kurniawan, M.Pd, serta Sarjan Efendi, S.E. Kehadiran rombongan diterima langsung oleh Kepala BPK RI Perwakilan Provinsi Bengkulu, Arif Agus, bersama Kepala Humas BPK RI Perwakilan Provinsi Bengkulu, Medy.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua STIESNU Bengkulu, Dr. Subhan, menyampaikan bahwa transformasi STIESNU Bengkulu menuju IAINU Bengkulu tidak hanya memerlukan pemenuhan aspek administratif dan akademik, tetapi juga membutuhkan penguatan budaya mutu, integritas, serta tata kelola yang baik.
“Kami meyakini bahwa perguruan tinggi yang maju tidak hanya dibangun oleh infrastruktur dan kurikulum yang baik, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang memiliki integritas, kompetensi, dan semangat melayani. Oleh karena itu, kami terus membangun jejaring dan belajar dari berbagai lembaga negara yang telah memiliki sistem tata kelola yang kuat, termasuk BPK RI,” ujar Dr. Subhan.
Dalam audiensi tersebut, Ketua STIESNU Bengkulu menyampaikan beberapa langkah strategis yang dapat menjadi agenda kolaboratif dalam mendukung peningkatan kualitas SDM dan tata kelola kelembagaan, di antaranya:
Penguatan budaya integritas dan akuntabilitas bagi dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa sebagai bagian dari pembangunan karakter kelembagaan. Peningkatan kapasitas SDM melalui pelatihan dan workshop tata kelola organisasi, manajemen risiko, serta pengelolaan administrasi yang profesional dan transparan.
Pengembangan literasi keuangan dan tata kelola publik bagi sivitas akademika untuk meningkatkan pemahaman terhadap prinsip-prinsip akuntabilitas dalam pengelolaan institusi.
Mendorong sinergi antara dunia akademik dan lembaga negara dalam bentuk kuliah umum, seminar, dan kegiatan edukatif guna memperluas wawasan mahasiswa mengenai tata kelola pemerintahan dan pengawasan keuangan negara. Membangun budaya mutu berkelanjutan sebagai bagian dari persiapan STIESNU Bengkulu menuju Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama Bengkulu yang unggul dan terpercaya.
Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan STIESNU Bengkulu, Yudha S. Kurniawan, M.Pd, menyampaikan bahwa kerja sama dan sinergi dengan BPK RI Perwakilan Provinsi Bengkulu diharapkan dapat membuka peluang bagi mahasiswa STIESNU Bengkulu untuk memperoleh pengalaman belajar yang lebih luas melalui program magang dan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL).
“Kami berharap ke depan mahasiswa STIESNU Bengkulu dapat memperoleh kesempatan untuk belajar langsung di lingkungan BPK RI Perwakilan Provinsi Bengkulu. Pengalaman tersebut tentu akan menjadi bekal berharga dalam membangun kompetensi, profesionalisme, serta pemahaman mahasiswa mengenai tata kelola pemerintahan, akuntabilitas, dan integritas dalam dunia kerja,” ungkap Yudha.
Menanggapi hal tersebut, Kepala BPK RI Perwakilan Provinsi Bengkulu, Arif Agus, menyambut baik berbagai gagasan yang disampaikan oleh STIESNU Bengkulu. Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter integritas yang kuat.
“Kualitas sumber daya manusia merupakan investasi jangka panjang yang sangat menentukan masa depan bangsa. Kami mengapresiasi komitmen STIESNU Bengkulu dalam membangun budaya mutu dan tata kelola yang baik. Nilai-nilai integritas, profesionalisme, dan akuntabilitas harus ditanamkan sejak dini kepada generasi muda agar menjadi bekal dalam kehidupan bermasyarakat maupun dunia kerja,” ungkap Arif Agus.
Ia juga menegaskan bahwa BPK RI senantiasa terbuka untuk mendukung kegiatan edukasi yang bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat dan kalangan akademisi mengenai pentingnya pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel.

Sementara itu, Kepala Humas BPK RI Perwakilan Provinsi Bengkulu, Medy, menambahkan bahwa sinergi antara lembaga negara dan perguruan tinggi merupakan langkah positif dalam membangun ekosistem pendidikan yang mendorong lahirnya sumber daya manusia yang berkualitas dan berintegritas.
Melalui pertemuan ini, STIESNU Bengkulu semakin optimistis dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia dan tata kelola kelembagaan sebagai bagian dari ikhtiar besar mewujudkan Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama Bengkulu yang unggul, adaptif, dan berdaya saing.
oleh Nurul Hidayah | Jun 11, 2026 | Berita
Bengkulu, 11 Juni 2026 – Suasana penuh kebahagiaan dan rasa syukur mewarnai Ruang Rapat Pimpinan STIESNU Bengkulu pada Kamis (11/06/2026). Ketua STIESNU Bengkulu secara langsung menyerahkan Surat Keputusan (SK) Kenaikan Jabatan Fungsional kepada sejumlah dosen yang telah berhasil memenuhi persyaratan akademik dan profesional dalam pengembangan karier dosen.
Kegiatan yang berlangsung menjadi momentum penting bagi STIESNU Bengkulu dalam mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia akademik sebagai bagian dari komitmen institusi menuju transformasi menjadi Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) Bengkulu.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua STIESNU Bengkulu menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada para dosen yang telah berhasil memperoleh kenaikan jabatan fungsional. Menurutnya, pencapaian ini bukan hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga menjadi kebanggaan institusi karena mencerminkan meningkatnya kualitas tridharma perguruan tinggi yang dijalankan oleh para dosen.
“Kenaikan jabatan fungsional merupakan bentuk pengakuan atas dedikasi, kompetensi, dan kontribusi dosen dalam bidang pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat. Kami berharap pencapaian ini dapat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas akademik dan profesionalisme dalam menjalankan tugas sebagai pendidik,” ujar Ketua STIESNU Bengkulu.
Pada kesempatan tersebut, sebanyak 11 dosen menerima SK Tenaga Pengajar (TP).
- M. Ardiansyah., M.Pd.,
- Rika Hesti Fatimah, M.Pd.
- Wieke Wido Wati, M.Pd.
- Ovi Arieska Mefa, M.Pd
- Dzikra Fadillah alfarizka, M.Pd
- Elda Widya, M. H.
- ungki supianto, M. Pd
- Dalima
- Budiman
- Tia
- Suci
. Di antaranya, terdapat empat dosen yang berhasil naik jabatan dari Asisten Ahli (III/b) menjadi Lektor (III/c), yaitu:
Hairiyanto, M.Pd., IQAA
Ismi Aziz, M.Ak
Dina Yulita, M.Pd
Syafri Yanto, M.M

Para dosen yang menerima SK tampak sumringah dan penuh rasa syukur atas capaian yang diraih setelah melalui proses pengajuan, penilaian, dan evaluasi sesuai ketentuan yang berlaku.
Kenaikan jabatan fungsional dosen menjadi salah satu indikator penting dalam peningkatan mutu perguruan tinggi. Selain berdampak pada penguatan kapasitas akademik dosen, capaian tersebut juga menjadi bagian dari upaya STIESNU Bengkulu dalam meningkatkan kualitas tata kelola pendidikan tinggi dan memperkuat kesiapan institusi menuju perubahan bentuk menjadi Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama Bengkulu.
Dengan bertambahnya jumlah dosen yang memiliki jabatan fungsional lebih tinggi, STIESNU Bengkulu optimistis dapat terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan, memperkuat budaya akademik, serta menghasilkan lulusan yang unggul, kompetitif, dan berdaya saing di tingkat regional maupun nasional.
oleh Nurul Hidayah | Jun 9, 2026 | Berita
Bengkulu, 9 Juni 2026 – Ketua STIESNU Bengkulu menjadi pemateri dalam kegiatan Seminar Hukum yang diselenggarakan oleh Fakultas Syariah UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu pada Selasa (9/6/2026). Seminar yang mengangkat tema “Pengantar Dunia Hukum dan Sistem Peradilan di Indonesia” tersebut diikuti oleh mahasiswa dan civitas akademika Fakultas Syariah sebagai bagian dari upaya memperluas wawasan serta pemahaman hukum di kalangan generasi akademik.
Dalam pemaparannya, Ketua STIESNU Bengkulu menjelaskan berbagai aspek dasar dunia hukum, mulai dari pengertian hukum, fungsi hukum dalam kehidupan bermasyarakat, hingga struktur dan mekanisme sistem peradilan yang berlaku di Indonesia. Materi juga membahas pentingnya supremasi hukum, peran lembaga peradilan, serta tantangan penegakan hukum di era modern.
Menurutnya, pemahaman mengenai sistem hukum dan peradilan merupakan bekal penting bagi mahasiswa, khususnya yang menempuh pendidikan di bidang syariah dan hukum. Mahasiswa diharapkan tidak hanya memahami teori hukum, tetapi juga mampu melihat implementasi hukum dalam kehidupan sosial, berbangsa, dan bernegara.

“Pemahaman yang baik tentang dunia hukum dan sistem peradilan akan membantu mahasiswa dalam membangun perspektif yang kritis, objektif, dan berintegritas terhadap berbagai persoalan hukum yang berkembang di masyarakat,” ujarnya di hadapan peserta seminar.
Pihak Fakultas Syariah UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu menyampaikan apresiasi atas kehadiran Ketua STIESNU Bengkulu sebagai narasumber. Kehadiran praktisi dan akademisi dari berbagai institusi dinilai penting untuk memperkaya wawasan mahasiswa serta memperkuat sinergi antarperguruan tinggi dalam pengembangan ilmu pengetahuan.
Melalui seminar ini, diharapkan mahasiswa semakin memahami dasar-dasar hukum dan sistem peradilan di Indonesia, serta mampu mengembangkan kapasitas akademik dan profesional dalam menghadapi tantangan dunia hukum yang terus berkembang.
“ Hukum bukan sekadar seperangkat norma yang mengatur kehidupan masyarakat, melainkan instrumen peradaban yang menjamin keadilan, kepastian, dan kemanfaatan. Oleh karena itu, mahasiswa perlu membangun pemahaman hukum yang kritis, integratif, dan berorientasi pada nilai-nilai keadilan sosial .” — Ketua STIESNU Bengkulu. Dr. Subhan, S.Ag, M.H.I