Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syariah Nahdlatul Ulama Bengkulu Gelar Evaluasi Strategis Lintas Satuan Kerja

Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syariah Nahdlatul Ulama Bengkulu Gelar Evaluasi Strategis Lintas Satuan Kerja

BENGKULU – Dalam upaya memantapkan implementasi Good University Governance dan meningkatkan standar mutu pendidikan, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syariah Nahdlatul Ulama Bengkulu menyelenggarakan forum evaluasi kinerja kolektif. Pertemuan strategis ini melibatkan unsur pimpinan, pengurus, serta seluruh satuan kerja guna melakukan bedah sistem operasional institusi secara komprehensif.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syariah Nahdlatul Ulama Bengkulu, Dr. Subhan, S.Ag., M.H.I., didampingi oleh jajaran Wakil Ketua dan unsur pimpinan lainnya.

Evaluasi ini dirancang dengan pendekatan saintifik melalui siklus PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan) yang menjadi fondasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI). Fokus utama diskusi adalah melakukan audit terhadap efektivitas regulasi internal, sinkronisasi antarlini kerja, serta optimalisasi sumber daya manusia dalam mendukung visi besar institusi menuju perubahan status.

Dr. Subhan, S.Ag., M.H.I., dalam arahannya menekankan bahwa kemajuan institusi sangat bergantung pada validitas sistem dan integritas para pelaksananya.

“Evaluasi ini merupakan instrumen analitis untuk mengidentifikasi deviasi operasional serta merumuskan mitigasi strategis atas kendala yang dihadapi satuan kerja,” ungkap Dr. Subhan. “Perbaikan sistem yang kita lakukan hari ini adalah manifestasi dari tanggung jawab akademik untuk memastikan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syariah Nahdlatul Ulama Bengkulu memiliki daya saing yang kompetitif di tingkat nasional maupun global.”

Sinergi Lintas Sektoral dan Proyeksi Kemajuan

Partisipasi aktif dari pengurus dan satuan kerja menjadi indikator krusial dalam keberhasilan restrukturisasi birokrasi kampus. Melalui narasi ilmiah, evaluasi ini memetakan variabel-variabel pendukung kemajuan, mulai dari layanan akademik, pengelolaan keuangan yang akuntabel, hingga produktivitas riset dosen.

Jajaran pimpinan, termasuk Wakil Ketua II Suharyono, M.E., Wakil Ketua I Elman Johari, M.H.I., dan Wakil Ketua III Yuda S. Kurniawan, M.Pd., secara bersama-sama turut memberikan perspektif taktis dalam perbaikan SOP masing-masing satuan kerja.

Output dari forum ini adalah dokumen rekomendasi perbaikan sistem yang akan menjadi dasar pengambilan kebijakan manajerial di tahun mendatang. Dengan penguatan sistem yang solid, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syariah Nahdlatul Ulama Bengkulu optimis dapat mencapai target-target strategis, terutama dalam mematangkan persiapan alih status menjadi IAINU Bengkulu pada tahun 2026.

Ketua STIESNU Bengkulu dan Civitas Akademika Kunjungi Kediaman Dr. Adi Saputra M.Pd Pasca Musibah Kebakaran

Ketua STIESNU Bengkulu dan Civitas Akademika Kunjungi Kediaman Dr. Adi Saputra M.Pd Pasca Musibah Kebakaran

BENGKULU – Sebagai bentuk solidaritas dan rasa kekeluargaan yang mendalam, Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syariah Nahdlatul Ulama (STIESNU) Bengkulu beserta jajaran civitas akademika melakukan kunjungan empati ke kediaman Dr. Adi Saputra, M.Pd. pada Senin (5/1/2026). Kunjungan ini merupakan respons cepat institusi atas musibah kebakaran yang menghanguskan rumah Dr. Adi Saputra pada Minggu malam, 4 Januari 2026, sekitar pukul 20.00 WIB.

Kehadiran rombongan dipimpin langsung oleh Ketua STIESNU Bengkulu, Dr. Subhan, S.Ag., M.H.I., didampingi oleh jajaran Wakil Ketua dan staf lainnya.

Dalam kunjungan tersebut, Dr. Subhan menyampaikan rasa duka dan keprihatinan yang mendalam atas musibah yang menimpa salah satu rekan sejawat di lingkungan akademisi tersebut.

“Kami segenap keluarga besar STIESNU Nahdlatul Ulama Bengkulu merasa sangat terpukul dengan musibah ini. Kedatangan kami hari ini adalah untuk memberikan dukungan moril dan memastikan bahwa Dr. Adi Saputra tidak sendirian dalam menghadapi ujian ini. Inilah esensi dari semangat kekeluargaan yang kita bangun di kampus,” ujar Dr. Subhan, S.Ag., M.H.I..

Solidaritas Civitas Akademika

Selain memberikan penguatan secara moril, kunjungan ini juga menjadi ajang penyaluran bantuan awal dari civitas akademika sebagai bentuk ta’awun (tolong-menolong). Kehadiran para pimpinan seperti Wakil Ketua I Elman Johari, M.H.I., Wakil Ketua II Suharyono, M.E., dan Wakil Ketua III Yuda S. Kurniawan, M.Pd., menunjukkan soliditas institusi dalam menyikapi musibah yang menimpa anggotanya.

Musibah kebakaran yang terjadi pada pukul 20.00 WIB tersebut dilaporkan menghanguskan sebagian besar bangunan rumah, namun beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Civitas akademika STIESNU Bengkulu berharap agar Dr. Adi Saputra beserta keluarga diberikan ketabahan dan kekuatan untuk segera bangkit dari musibah ini.

Pimpinan dan Civitas Akademika STIESNU Nahdlatul Ulama Bengkulu Hadiri Upacara HAB Kemenag Ke-80

Pimpinan dan Civitas Akademika STIESNU Nahdlatul Ulama Bengkulu Hadiri Upacara HAB Kemenag Ke-80

BENGKULU – Jajaran pimpinan beserta seluruh civitas akademika Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syariah Nahdlatul Ulama (STIESNU) Bengkulu turut menyemarakkan puncak peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama RI ke-80. Kegiatan ini dipusatkan dalam sebuah upacara khidmat yang berlangsung di Halaman Kantor Gubernur Provinsi Bengkulu pada Sabtu, 3 Januari 2026.

Kehadiran keluarga besar STIESNU Bengkulu merupakan pemenuhan atas undangan resmi nomor B-862/Kw.07.3/PP.00.7/12/2025 yang diterbitkan oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu. Upacara yang dimulai pukul 07.15 WIB ini dihadiri langsung oleh Ketua STIESNU Bengkulu, Dr. Subhan, S.Ag., M.H.I., didampingi jajaran Wakil Ketua, dosen, serta staf administrasi.

Momentum Refleksi dan Penguatan Moderasi

Peringatan HAB ke-80 tahun ini merujuk pada Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kemenag RI Nomor 39 Tahun 2025 tentang Pedoman Peringatan HAB ke-80 Kementerian Agama RI. Melalui partisipasi ini, STIESNU Bengkulu menunjukkan komitmen kuatnya sebagai lembaga pendidikan tinggi Islam yang berdiri selaras dengan visi besar Kementerian Agama.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua STIESNU Bengkulu, Dr. Subhan, S.Ag., M.H.I., menyampaikan apresiasi dan pandangannya terkait urgensi kolaborasi antarlembaga di bawah naungan Kemenag RI.

“Kehadiran civitas akademika STIESNU Nahdlatul Ulama dalam upacara hari ini adalah wujud nyata dari komitmen kami untuk terus berkhidmat dan bersinergi dengan Kementerian Agama. HAB ke-80 adalah momentum penting untuk merefleksikan kembali nilai-nilai moderasi beragama dan pengabdian tanpa batas bagi bangsa. Sebagai institusi pendidikan, kami siap terus mendukung program-program Kemenag dalam mencetak generasi emas yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak dan jiwa kebangsaan yang kokoh,” ujar Dr. Subhan.

Sinergi untuk Indonesia Maju

Upacara yang berlangsung di Halaman Kantor Gubernur tersebut dihadiri oleh berbagai unsur pejabat daerah, pimpinan ormas keagamaan, serta ribuan pegawai di lingkungan Kemenag Provinsi Bengkulu. Keikutsertaan STIESNU Bengkulu dalam kegiatan ini mempertegas posisinya sebagai mitra strategis pemerintah, khususnya Kanwil Kemenag Bengkulu di bawah kepemimpinan Saefudin, dalam memajukan kualitas pendidikan tinggi Islam di wilayah tersebut.

Kegiatan ini ditutup dengan sesi ramah tamah dan foto bersama, mempererat silaturahmi antara civitas akademika STIESNU dengan jajaran pemangku kebijakan di Provinsi Bengkulu.

Ketua STIESNU Bengkulu Hadiri Jalan Sehat Kerukunan HAB ke-80 Kemenag RI

Ketua STIESNU Bengkulu Hadiri Jalan Sehat Kerukunan HAB ke-80 Kemenag RI

BENGKULU – Semangat kebersamaan dan moderasi beragama terpancar kuat dalam perhelatan Jalan Sehat Kerukunan yang digelar untuk memperingati Hari Amal Bhakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia. Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syariah (STIESNU) Nahdlatul Ulama Bengkulu, Dr. Subhan, S.Ag., M.H.I., turut hadir dan berbaur bersama ribuan peserta lainnya dalam momentum bersejarah ini.

Acara yang mengusung tema “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju” ini mengambil titik start dari depan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu. Kegiatan ini menjadi simbol sinergi antarlembaga pendidikan dan keagamaan di Bumi Raflesia.

Kehadiran Dr. Subhan dalam barisan peserta jalan sehat ini bukan sekadar partisipasi fisik, melainkan bentuk dukungan nyata terhadap visi besar Kementerian Agama dalam menjaga kerukunan umat beragama. STIESNU Bengkulu, sebagai institusi pendidikan di bawah naungan Nahdlatul Ulama, memandang kegiatan ini sebagai sarana mempererat tali silaturahmi dengan berbagai elemen, termasuk civitas akademika UIN Fatmawati Sukarno (UINFAS) Bengkulu yang juga hadir secara masif.

“Kami melangkah bersama dalam harmoni. Partisipasi STIESNU Bengkulu dalam Jalan Sehat Kerukunan ini adalah wujud komitmen kami untuk terus bersinergi dengan Kementerian Agama dan instansi pendidikan lainnya seperti UINFAS. Kampus harus menjadi rumah yang teduh bagi moderasi beragama demi masa depan bangsa yang lebih damai,” ujar Dr. Subhan, S.Ag., M.H.I. di sela-sela kegiatan.

Jalan Sehat Kerukunan ini diikuti oleh berbagai lapisan masyarakat, mulai dari pejabat instansi pemerintah, tokoh lintas agama, hingga praktisi pendidikan. Kegiatan ini berhasil menciptakan suasana yang cair dan penuh kekeluargaan, sejalan dengan semangat moderasi yang terus digaungkan oleh Kemenag RI.

Melalui langkah bersama ini, STIESNU Bengkulu menegaskan posisinya sebagai mitra strategis pemerintah dalam mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki jiwa toleransi yang tinggi.

“Dengan semangat rukun dan sinergi, kita optimis dapat memberikan kontribusi terbaik bagi pembangunan sumber daya manusia di Bengkulu. Kerukunan adalah modal utama kita untuk maju bersama,” pungkas Dr. Subhan.

Dosen STIESNU Bengkulu Go International: Hadiri Muktamar IMSA–MISG 2025 di Atlanta, Amerika Serikat

Dosen STIESNU Bengkulu Go International: Hadiri Muktamar IMSA–MISG 2025 di Atlanta, Amerika Serikat

STIESNU Bengkulu – Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syariah Nahdlatul Ulama (STIESNU) Bengkulu kembali memperluas jejaringnya di kancah internasional. Salah satu dosen tetapnya, Ade Riska Nur Astari, S.Si., M.Pd., berkesempatan menghadiri Muktamar Indonesian Muslim Society in America (IMSA) yang diselenggarakan bersama Malaysian Islamic Study Group (MISG) di Hilton Hotel, Atlanta, Georgia, Amerika Serikat.

​Kegiatan berskala internasional ini menjadi titik temu komunitas diaspora Muslim Asia Tenggara, khususnya Indonesia dan Malaysia, dari berbagai negara bagian di Amerika Serikat.

​Muktamar ini menghadirkan berbagai seminar dan diskusi dengan topik strategis, mulai dari dakwah global, pendidikan keluarga, hingga peran pemuda Muslim di masyarakat multikultural. Bagi Ade Riska, keikutsertaan ini merupakan momentum krusial untuk memperkenalkan kiprah perguruan tinggi Islam Indonesia, khususnya STIESNU Bengkulu, di level dunia.

​”Forum ini merupakan ruang strategis untuk membangun kontribusi intelektual dan spiritual Muslim Indonesia di mata dunia, sekaligus membuka peluang jejaring akademik, pengabdian masyarakat, dan penelitian bagi STIESNU Bengkulu ke depannya,” ujar Ade Riska.

​Ketua STIESNU Bengkulu, Dr. Subhan, S.Ag., M.H.I., memberikan apresiasi tinggi dan dukungan penuh atas kiprah dosen STIESNU di forum internasional tersebut. Beliau menegaskan bahwa kehadiran dosen di luar negeri merupakan bagian dari strategi akselerasi institusi.

​”Kami sangat bangga dan mendukung penuh langkah Ibu Ade Riska dalam forum IMSA–MISG di Amerika Serikat. Ini adalah bukti nyata bahwa SDM STIESNU Nahdlatul Ulama memiliki daya saing global,” tegas Dr. Subhan.

​Lebih lanjut, Dr. Subhan menambahkan bahwa langkah ini sejalan dengan visi besar institusi yang tengah bersiap melakukan alih status:

​Akselerasi IAINU Bengkulu: Kehadiran internasional ini memperkuat portofolio institusi dalam proses transformasi menuju Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) pada tahun 2026.

​Kolaborasi Global: Dr. Subhan berharap kunjungan ini dapat ditindaklanjuti dengan kolaborasi riset internasional dan pengabdian masyarakat lintas negara yang melibatkan mahasiswa dan dosen.

​Duta Intelektual NU: Sebagai pimpinan, beliau berharap STIESNU dapat terus mengirimkan duta-duta intelektualnya ke berbagai belahan dunia untuk menyebarkan nilai-nilai Islam moderat (Aswaja) dalam perspektif ekonomi syariah.

​Agenda tahunan IMSA-MISG tidak hanya menjadi ajang bertukar gagasan melalui seminar keagamaan, tetapi juga dimeriahkan dengan bazaar produk UMKM diaspora dan pertunjukan budaya. Sinergi lintas negara ini diharapkan melahirkan program-program nyata yang berdampak luas bagi umat, baik yang menetap di Amerika Serikat maupun bagi kemajuan pendidikan di Indonesia.

Langkah Strategis Menuju IAINU Bengkulu: Penguatan Dosen Doktoral dan Dukungan Kelembagaan Lintas Sektor

Langkah Strategis Menuju IAINU Bengkulu: Penguatan Dosen Doktoral dan Dukungan Kelembagaan Lintas Sektor

STIESNU Bengkulu – Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syariah Nahdlatul Ulama (STIESNU) Bengkulu terus meneguhkan komitmennya dalam meningkatkan mutu akademik dan tata kelola kelembagaan sebagai bagian dari pengembangan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI). Tahun 2025 menjadi tonggak penting dalam perjalanan institusi, ditandai dengan penguatan sumber daya manusia akademik serta konsolidasi dukungan lintas pemangku kepentingan dalam rangka transformasi kelembagaan menjadi Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) Bengkulu.

Penguatan Kapasitas Akademik Dosen

Salah satu capaian strategis STIESNU Bengkulu pada tahun 2025 adalah meningkatnya kualifikasi akademik dosen melalui penyelesaian studi doktoral (S3). Tiga dosen tetap berhasil meraih gelar doktor pada bidang keilmuan masing-masing, yaitu Dr. Subhan, S.Ag., M.H.I. pada bidang Studi Islam dengan konsentrasi Hukum Islam, Dr. Azwar Rahmat, M.T.Pd. pada bidang Pendidikan Agama Islam (PAI), serta Dr. Dodi Isran, M.Pd.Mat. pada bidang Pendidikan Matematika. Capaian ini menjadi wujud nyata komitmen institusi dalam memperkuat kualitas keilmuan dosen sebagai pilar utama penyelenggaraan tridharma perguruan tinggi.

Dengan bertambahnya dosen bergelar doktor tersebut, hingga akhir tahun 2025 STIESNU Bengkulu memiliki empat dosen tetap berpendidikan doktor. Selain itu, proses akademik juga didukung oleh enam dosen tidak tetap berpendidikan doktor serta tiga puluh dosen tetap berpendidikan magister yang aktif dalam kegiatan pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Komposisi sumber daya dosen ini menunjukkan pemenuhan standar akademik PTKI sekaligus memperkuat budaya akademik yang unggul dan berkelanjutan.

Capaian Akademik dan Pengembangan Program Studi

Pada aspek luaran akademik, STIESNU Bengkulu pada tahun 2025 telah meluluskan sebanyak 128 mahasiswa dari Program Studi Ekonomi Syariah dan Perbankan Syariah. Para lulusan tersebut diharapkan mampu berkontribusi dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah serta menjawab kebutuhan masyarakat di tingkat lokal maupun nasional.

Dari sisi kelembagaan, STIESNU Bengkulu saat ini telah memiliki izin penyelenggaraan empat program studi, yaitu Ekonomi Syariah, Perbankan Syariah, Hukum Tata Negara (HTN), dan Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD). Keempat program studi tersebut telah memenuhi persyaratan minimal pengajuan alih status kelembagaan sesuai ketentuan Kementerian Agama Republik Indonesia.

Seiring dengan proses alih status, STIESNU Bengkulu juga tengah mengajukan izin penyelenggaraan dua program studi tambahan, yakni Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) dan Pendidikan Agama Islam (PAI). Apabila izin tersebut diterbitkan sesuai perencanaan, maka pada tahun 2026 STIESNU Bengkulu akan menyelenggarakan enam program studi sebagai bagian dari penguatan mandat akademik IAINU Bengkulu.

Proses Alih Status dan Dukungan Pemangku Kepentingan

Berdasarkan pemenuhan persyaratan akademik, administratif, dan kelembagaan, STIESNU Bengkulu secara resmi mengajukan alih status kelembagaan menjadi Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) Bengkulu pada Desember 2025 melalui sistem layanan yang ditetapkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.

Proses alih status tersebut memperoleh dukungan dan rekomendasi dari berbagai pemangku kepentingan strategis, antara lain Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Bengkulu, Pemerintah Provinsi Bengkulu, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu, Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Bengkulu, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Bengkulu, serta Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Fatmawati Sukarno Bengkulu. Dukungan lintas sektor ini mencerminkan adanya kebutuhan dan harapan bersama terhadap penguatan kelembagaan pendidikan tinggi keagamaan Islam di Provinsi Bengkulu.

Menuju IAINU Bengkulu

Transformasi kelembagaan STIESNU Bengkulu menjadi IAINU Bengkulu tidak hanya dimaknai sebagai perubahan bentuk institusi, tetapi juga sebagai upaya strategis untuk memperluas mandat keilmuan, memperkuat integrasi ilmu pengetahuan dan keislaman, serta meningkatkan kontribusi institusi dalam pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter.

Dengan penguatan sumber daya manusia, pengembangan program studi, serta dukungan pemangku kepentingan yang solid, STIESNU Bengkulu optimistis dapat melangkah menuju IAINU Bengkulu sebagai perguruan tinggi keagamaan Islam yang berlandaskan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah An-Nahdliyah dan berorientasi pada kemajuan umat dan bangsa.