BENGKULU – Sebagai bentuk solidaritas dan rasa kekeluargaan yang mendalam, Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syariah Nahdlatul Ulama (STIESNU) Bengkulu beserta jajaran civitas akademika melakukan kunjungan empati ke kediaman Dr. Adi Saputra, M.Pd. pada Senin (5/1/2026). Kunjungan ini merupakan respons cepat institusi atas musibah kebakaran yang menghanguskan rumah Dr. Adi Saputra pada Minggu malam, 4 Januari 2026, sekitar pukul 20.00 WIB.
Kehadiran rombongan dipimpin langsung oleh Ketua STIESNU Bengkulu, Dr. Subhan, S.Ag., M.H.I., didampingi oleh jajaran Wakil Ketua dan staf lainnya.
Dalam kunjungan tersebut, Dr. Subhan menyampaikan rasa duka dan keprihatinan yang mendalam atas musibah yang menimpa salah satu rekan sejawat di lingkungan akademisi tersebut.
“Kami segenap keluarga besar STIESNU Nahdlatul Ulama Bengkulu merasa sangat terpukul dengan musibah ini. Kedatangan kami hari ini adalah untuk memberikan dukungan moril dan memastikan bahwa Dr. Adi Saputra tidak sendirian dalam menghadapi ujian ini. Inilah esensi dari semangat kekeluargaan yang kita bangun di kampus,” ujar Dr. Subhan, S.Ag., M.H.I..
Solidaritas Civitas Akademika
Selain memberikan penguatan secara moril, kunjungan ini juga menjadi ajang penyaluran bantuan awal dari civitas akademika sebagai bentuk ta’awun (tolong-menolong). Kehadiran para pimpinan seperti Wakil Ketua I Elman Johari, M.H.I., Wakil Ketua II Suharyono, M.E., dan Wakil Ketua III Yuda S. Kurniawan, M.Pd., menunjukkan soliditas institusi dalam menyikapi musibah yang menimpa anggotanya.
Musibah kebakaran yang terjadi pada pukul 20.00 WIB tersebut dilaporkan menghanguskan sebagian besar bangunan rumah, namun beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Civitas akademika STIESNU Bengkulu berharap agar Dr. Adi Saputra beserta keluarga diberikan ketabahan dan kekuatan untuk segera bangkit dari musibah ini.