STIESNU Bengkulu – Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syariah Nahdlatul Ulama (STIESNU) Bengkulu terus meneguhkan komitmennya dalam meningkatkan mutu akademik dan tata kelola kelembagaan sebagai bagian dari pengembangan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI). Tahun 2025 menjadi tonggak penting dalam perjalanan institusi, ditandai dengan penguatan sumber daya manusia akademik serta konsolidasi dukungan lintas pemangku kepentingan dalam rangka transformasi kelembagaan menjadi Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) Bengkulu.
Penguatan Kapasitas Akademik Dosen
Salah satu capaian strategis STIESNU Bengkulu pada tahun 2025 adalah meningkatnya kualifikasi akademik dosen melalui penyelesaian studi doktoral (S3). Tiga dosen tetap berhasil meraih gelar doktor pada bidang keilmuan masing-masing, yaitu Dr. Subhan, S.Ag., M.H.I. pada bidang Studi Islam dengan konsentrasi Hukum Islam, Dr. Azwar Rahmat, M.T.Pd. pada bidang Pendidikan Agama Islam (PAI), serta Dr. Dodi Isran, M.Pd.Mat. pada bidang Pendidikan Matematika. Capaian ini menjadi wujud nyata komitmen institusi dalam memperkuat kualitas keilmuan dosen sebagai pilar utama penyelenggaraan tridharma perguruan tinggi.
Dengan bertambahnya dosen bergelar doktor tersebut, hingga akhir tahun 2025 STIESNU Bengkulu memiliki empat dosen tetap berpendidikan doktor. Selain itu, proses akademik juga didukung oleh enam dosen tidak tetap berpendidikan doktor serta tiga puluh dosen tetap berpendidikan magister yang aktif dalam kegiatan pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Komposisi sumber daya dosen ini menunjukkan pemenuhan standar akademik PTKI sekaligus memperkuat budaya akademik yang unggul dan berkelanjutan.
Capaian Akademik dan Pengembangan Program Studi
Pada aspek luaran akademik, STIESNU Bengkulu pada tahun 2025 telah meluluskan sebanyak 128 mahasiswa dari Program Studi Ekonomi Syariah dan Perbankan Syariah. Para lulusan tersebut diharapkan mampu berkontribusi dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah serta menjawab kebutuhan masyarakat di tingkat lokal maupun nasional.
Dari sisi kelembagaan, STIESNU Bengkulu saat ini telah memiliki izin penyelenggaraan empat program studi, yaitu Ekonomi Syariah, Perbankan Syariah, Hukum Tata Negara (HTN), dan Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD). Keempat program studi tersebut telah memenuhi persyaratan minimal pengajuan alih status kelembagaan sesuai ketentuan Kementerian Agama Republik Indonesia.
Seiring dengan proses alih status, STIESNU Bengkulu juga tengah mengajukan izin penyelenggaraan dua program studi tambahan, yakni Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) dan Pendidikan Agama Islam (PAI). Apabila izin tersebut diterbitkan sesuai perencanaan, maka pada tahun 2026 STIESNU Bengkulu akan menyelenggarakan enam program studi sebagai bagian dari penguatan mandat akademik IAINU Bengkulu.
Proses Alih Status dan Dukungan Pemangku Kepentingan
Berdasarkan pemenuhan persyaratan akademik, administratif, dan kelembagaan, STIESNU Bengkulu secara resmi mengajukan alih status kelembagaan menjadi Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) Bengkulu pada Desember 2025 melalui sistem layanan yang ditetapkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.
Proses alih status tersebut memperoleh dukungan dan rekomendasi dari berbagai pemangku kepentingan strategis, antara lain Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Bengkulu, Pemerintah Provinsi Bengkulu, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu, Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Bengkulu, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Bengkulu, serta Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Fatmawati Sukarno Bengkulu. Dukungan lintas sektor ini mencerminkan adanya kebutuhan dan harapan bersama terhadap penguatan kelembagaan pendidikan tinggi keagamaan Islam di Provinsi Bengkulu.
Menuju IAINU Bengkulu
Transformasi kelembagaan STIESNU Bengkulu menjadi IAINU Bengkulu tidak hanya dimaknai sebagai perubahan bentuk institusi, tetapi juga sebagai upaya strategis untuk memperluas mandat keilmuan, memperkuat integrasi ilmu pengetahuan dan keislaman, serta meningkatkan kontribusi institusi dalam pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter.
Dengan penguatan sumber daya manusia, pengembangan program studi, serta dukungan pemangku kepentingan yang solid, STIESNU Bengkulu optimistis dapat melangkah menuju IAINU Bengkulu sebagai perguruan tinggi keagamaan Islam yang berlandaskan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah An-Nahdliyah dan berorientasi pada kemajuan umat dan bangsa.