STIESNU Bengkulu Perkuat SDM Akademisi dalam Mewujudkan Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama Bengkulu

STIESNU Bengkulu Perkuat SDM Akademisi dalam Mewujudkan Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama Bengkulu

Bengkulu – Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syariah Nahdlatul Ulama (STIESNU) Bengkulu terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) akademisi sebagai bagian dari upaya transformasi kelembagaan menuju Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) Bengkulu.

Penguatan SDM akademisi menjadi salah satu fokus utama institusi dalam menghadapi tantangan pendidikan tinggi yang semakin dinamis serta kebutuhan akan tata kelola perguruan tinggi yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada mutu.

Melalui berbagai program peningkatan kapasitas, penguatan tata kelola akademik, pengembangan kompetensi dosen dan tenaga kependidikan, serta peningkatan budaya akademik, STIESNU Bengkulu terus membangun fondasi yang kuat guna mewujudkan transformasi kelembagaan yang berkualitas.

Ketua STIESNU Bengkulu, Dr. Subhan, M.H.I, menyampaikan bahwa transformasi menuju Institut bukan hanya perubahan nomenklatur semata, melainkan juga perubahan pola pikir, budaya kerja, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia di seluruh lini institusi.

“Transformasi menuju Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama Bengkulu bukan hanya tentang perubahan status kelembagaan, tetapi tentang kesiapan seluruh sumber daya manusia untuk tumbuh bersama, meningkatkan kapasitas, serta menghadirkan layanan pendidikan yang semakin berkualitas. SDM yang kuat akan menjadi fondasi utama dalam membangun institusi yang unggul dan berdaya saing.”

Beliau juga menegaskan bahwa seluruh civitas akademika memiliki peran strategis dalam mewujudkan visi besar institusi.

“Kita harus membangun budaya kerja yang produktif, kolaboratif, inovatif, dan berorientasi pada mutu. Karena institusi yang besar lahir dari komitmen bersama seluruh unsur akademik yang bergerak dalam visi yang sama.”

Sebagai bagian dari komitmen tersebut, STIESNU Bengkulu terus memperkuat sinergi antarunit kerja, program studi, lembaga, serta seluruh civitas akademika guna menciptakan ekosistem pendidikan tinggi yang lebih progresif dan berkelanjutan.

Dengan semangat transformasi dan kolaborasi, STIESNU Bengkulu optimis mampu mewujudkan Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama Bengkulu sebagai institusi pendidikan tinggi yang unggul, profesional, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah.

STIESNU Bengkulu Gelar Rapat Pimpinan Rutin Awal Bulan, Perkuat Harmonisasi dan Evaluasi Tata Kelola Akademik

STIESNU Bengkulu Gelar Rapat Pimpinan Rutin Awal Bulan, Perkuat Harmonisasi dan Evaluasi Tata Kelola Akademik

Bengkulu – Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syariah Nahdlatul Ulama (STIESNU) Bengkulu kembali melaksanakan rapat pimpinan bersama staf yang rutin dilaksanakan setiap awal bulan sebagai bagian dari upaya memperkuat harmonisasi internal, meningkatkan koordinasi, serta melakukan evaluasi bersama terhadap berbagai aspek tata kelola akademik dan kelembagaan.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Senin, 08 Juni 2026 mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai tersebut berlangsung di Ruang Rapat Rektor STIESNU Bengkulu dan dihadiri langsung oleh Ketua STIESNU Bengkulu, Wakil Ketua I, Wakil Ketua II, Wakil Ketua III, Kepala Program Studi Ekonomi Syariah, Perbankan Syariah, PGMI, HTN, PIAUD, serta para kepala lembaga di lingkungan STIESNU Bengkulu.

Rapat pimpinan rutin ini menjadi wadah strategis dalam melakukan evaluasi terhadap berbagai program kerja, mengidentifikasi tantangan yang dihadapi di lingkungan akademik, sekaligus menyusun langkah-langkah perbaikan untuk meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan dan tata kelola institusi.

Dalam arahannya, Dr. Subahan, M.H.I selaku Ketua STIESNU Bengkulu menekankan pentingnya membangun budaya kerja yang kolaboratif, profesional, dan berorientasi pada peningkatan kualitas institusi.

Beliau menyampaikan:

“Rapat rutin ini bukan hanya menjadi agenda administratif semata, tetapi menjadi ruang untuk menyatukan visi, memperkuat komunikasi, serta membangun sinergi antarpimpinan dan seluruh unsur akademik. Institusi yang besar tidak dibangun oleh individu, tetapi oleh kerja sama yang kuat, evaluasi yang berkelanjutan, dan komitmen bersama untuk terus berkembang.”

Lebih lanjut, beliau juga mengingatkan pentingnya budaya evaluasi sebagai bagian dari proses peningkatan mutu institusi.

“Setiap evaluasi bukan untuk mencari kesalahan, tetapi menjadi sarana perbaikan bersama. Kita harus membangun budaya kerja yang terbuka, saling mendukung, serta menjadikan setiap tantangan sebagai peluang untuk meningkatkan kualitas pelayanan akademik dan kelembagaan.”

Melalui pelaksanaan rapat pimpinan rutin ini, STIESNU Bengkulu berharap dapat terus memperkuat koordinasi internal, meningkatkan efektivitas pelaksanaan program kerja, serta menciptakan tata kelola akademik yang semakin profesional dan adaptif terhadap perkembangan pendidikan tinggi.

Dengan semangat kebersamaan dan komitmen bersama, STIESNU Bengkulu terus berupaya membangun budaya kerja yang solid demi mendukung kemajuan civitas akademika dan transformasi institusi menuju kualitas yang lebih baik.

STIESNU Bengkulu Siap Laksanakan Bimtek dan Workshop DPRD, Jalin Kerja Sama dengan Sekretariat DPRD Kota Bengkulu

STIESNU Bengkulu Siap Laksanakan Bimtek dan Workshop DPRD, Jalin Kerja Sama dengan Sekretariat DPRD Kota Bengkulu

Bengkulu – STIESNU Bengkulu kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui kerja sama strategis dengan Sekretariat DPRD Kota Bengkulu. Pertemuan sekaligus penandatanganan kontrak kerja sama dilaksanakan pada Kamis, 04 Juni 2026, bertempat di kampus STIESNU Bengkulu.

Kerja sama ini menjadi langkah penting karena STIESNU Bengkulu merupakan salah satu perguruan tinggi swasta di Provinsi Bengkulu yang memiliki kemampuan dan kesiapan untuk melaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Workshop bagi anggota DPRD.

Rektor STIESNU Bengkulu, Dr. Subhan Amin, M.H.I., menyampaikan bahwa kepercayaan yang diberikan kepada STIESNU Bengkulu merupakan amanah sekaligus bentuk pengakuan terhadap kapasitas perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan daerah.

“Kepercayaan ini merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab besar bagi kami. Sebagai perguruan tinggi, kami meyakini bahwa kampus tidak hanya menjadi pusat pendidikan akademik, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk berkontribusi dalam pengembangan kapasitas sumber daya manusia, termasuk mendukung peningkatan kualitas kelembagaan pemerintahan daerah,” ujar Dr. Subhan Amin.

Menurutnya, kerja sama ini diharapkan tidak hanya berhenti pada penandatanganan kontrak, tetapi dapat berkembang menjadi kolaborasi yang lebih luas, produktif, dan berkelanjutan di masa mendatang.

Sementara itu, Kepala Bagian Persidangan dan Perundang-undangan Sekretariat DPRD Kota Bengkulu, Bapak Rais, menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kerja sama tersebut. Ia menegaskan bahwa peningkatan kapasitas melalui kegiatan Bimtek dan Workshop merupakan bagian penting dalam mendukung peningkatan kualitas kelembagaan.

“Kami memandang bahwa peningkatan kapasitas melalui kegiatan Bimbingan Teknis dan Workshop merupakan bagian penting dalam mendukung peningkatan kualitas kelembagaan, tata kelola, serta penguatan sumber daya manusia. Kami percaya STIESNU Bengkulu memiliki kapasitas, pengalaman, dan komitmen untuk menjadi mitra strategis dalam mendukung pelaksanaan kegiatan-kegiatan tersebut,” ungkap Rais.

Melalui kerja sama tersebut, STIESNU Bengkulu akan berperan dalam mendukung penguatan kapasitas, peningkatan kompetensi, serta pengembangan wawasan bagi peserta kegiatan melalui program-program pendidikan dan pelatihan yang relevan dengan kebutuhan kelembagaan.

Pertemuan yang berlangsung di lingkungan kampus STIESNU Bengkulu ini menjadi momentum awal dalam membangun sinergi antara dunia pendidikan tinggi dengan lembaga pemerintahan daerah, khususnya dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia dan tata kelola pemerintahan yang lebih baik.

Dengan adanya kerja sama ini, STIESNU Bengkulu semakin mempertegas posisinya sebagai institusi pendidikan tinggi yang tidak hanya berfokus pada proses akademik, tetapi juga aktif mengambil peran dalam pembangunan daerah melalui pendidikan, pelatihan, dan pengabdian kepada masyarakat.

“Kolaborasi ini diharapkan dapat menghadirkan program-program pengembangan kapasitas yang berkualitas serta memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kinerja kelembagaan dan pelayanan publik,” tutup pihak STIESNU Bengkulu.

Langkah Bersejarah Menuju IAINU, Kemenag RI Gelar Asesmen Lapangan di STIESNU Bengkulu

Langkah Bersejarah Menuju IAINU, Kemenag RI Gelar Asesmen Lapangan di STIESNU Bengkulu

BENGKULUSekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syariah Nahdlatul Ulama (STIESNU) Bengkulu resmi menjalani asesmen lapangan dari Tim Asesmen Kementerian Agama Republik Indonesia. Agenda krusial ini dilaksanakan dalam rangka proses perubahan bentuk kelembagaan menjadi Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) Bengkulu.

Kegiatan visitasi tersebut berlangsung selama dua hari, yakni dari Jumat hingga Sabtu, 29–30 Mei 2026, yang dipusatkan di Aula STIESNU Bengkulu. Adapun Tim Asesmen Kemenag RI yang turun langsung terdiri dari para ahli dan asesor berpengalaman:

  • Dr. Asro’i, M.Pd.

  • Dr. Ahmad Mahfud Arsyad, M.Ag.

  • Dr. Ahmad Khandali, M.Si.

  • Suci Indah Novitasari, SE (selaku pendamping tim)

Asesmen lapangan ini merupakan tahapan yang sangat menentukan dalam proses alih status menjadi institut. Fokus evaluasi meliputi penilaian komprehensif terhadap berbagai instrumen penting, antara lain:

  • Kesiapan dan kapasitas akademik.

  • Struktur dan tata kelola kelembagaan.

  • Kualitas dan kualifikasi Sumber Daya Manusia (SDM).

  • Kelayakan sarana serta prasarana penunjang perkuliahan.

Selama proses berlangsung, tim penilai dari Kementerian Agama melakukan verifikasi mendalam terhadap dokumen pendukung, mendengarkan pemaparan visi pengembangan kampus ke depan, serta melakukan peninjauan langsung (fizik) terhadap fasilitas pendukung di lingkungan STIESNU Bengkulu.

Ketua STIESNU Bengkulu, Dr. Subhan, S.Ag., M.H.I., menyampaikan bahwa momen ini adalah catatan sejarah yang sangat dinantikan oleh seluruh civitas akademika dalam mewujudkan perguruan tinggi Islam yang maju dan berdaya saing di Bengkulu.

“Alhamdulillah, asesmen lapangan ini merupakan bagian dari ikhtiar besar kami untuk mewujudkan transformasi STIESNU Bengkulu menjadi IAINU Bengkulu. Kami optimistis dengan dukungan seluruh civitas akademika, Nahdlatul Ulama, pemerintah, dan masyarakat, proses ini dapat berjalan lancar,” ungkap Dr. Subhan.

Beliau juga menegaskan bahwa perubahan bentuk dari sekolah tinggi menjadi institut mengemban tanggung jawab moral dan akademik yang jauh lebih luas.

“Transformasi ini bukan hanya perubahan status kelembagaan atau sekadar pergantian nama. Ini adalah bagian dari komitmen kami meningkatkan mutu pendidikan, memperluas pengembangan keilmuan, serta memperkuat kontribusi nyata kampus bagi masyarakat dan umat,” tambahnya.

Sebelum sampai pada tahap asesmen lapangan ini, STIESNU Bengkulu di bawah manajemen internalnya telah melakukan berbagai lompatan strategis. Di antaranya adalah penguatan mutu program studi, peningkatan kualitas tenaga pendidik melalui akselerasi dosen bergelar doktor (S3), hingga digitalisasi dan pembenahan tata kelola kelembagaan.

Keluarga besar civitas akademika STIESNU Bengkulu, termasuk jajaran rektorat dan tim kelompka kerja (Pokja), berharap penuh agar asesmen lapangan ini membuahkan hasil terbaik (unggul) sehingga SK perubahan bentuk menjadi Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) Bengkulu dapat segera terbit dalam waktu dekat.

Evolusi yang Berintegritas: Perjalanan STIESNU Bengkulu Menjaga Standar Tinggi di Masa Transisi

Evolusi yang Berintegritas: Perjalanan STIESNU Bengkulu Menjaga Standar Tinggi di Masa Transisi

Di tengah menjamurnya perguruan tinggi di berbagai daerah, seringkali muncul persepsi bahwa institusi di luar pulau besar atau pusat kota memiliki standar yang lebih longgar. Namun, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syariah Nahdlatul Ulama (STIESNU) Bengkulu membuktikan sebaliknya. Melalui komitmen pada integritas data dan filosofi keberlanjutan, kampus ini memilih jalur sulit: menjaga standar mutu nasional dari pinggiran.

Titik Awal: Fondasi Legal dan Visi Besar
STIESNU Bengkulu resmi berdiri pada 1 Februari 2016 berdasarkan SK Pendirian Nomor 607 Tahun 2016. Berlokasi di Kecamatan Selebar, Kota Bengkulu, institusi ini lahir dari jaringan pendidikan Nahdlatul Ulama (NU) dengan fokus spesifik pada Ekonomi Syariah dan Perbankan Syariah. Sejak awal, visi yang diusung tidaklah main-main. Institusi ini menargetkan diri untuk menjadi unggul dalam melahirkan akademisi dan praktisi bisnis syariah yang berakhlakul karimah pada tahun 2026. Visi ini menjadi kompas bagi manajemen untuk tidak berkompromi dengan kualitas meski berstatus sebagai kampus daerah.

Ekosistem Digital Berbasis Filosofi “Green Knowledge” Nahdlatul Ulama
Salah satu pembeda utama STIESNU Bengkulu adalah pengadopsian filosofi “Green Campus, Green Knowledge“. Di bawah naungan jaringan pendidikan Nahdlatul Ulama (NU), konsep ini bukan sekadar slogan lingkungan, melainkan manifestasi dari nilai-nilai Rahmatan lil ‘Alamin yang diterjemahkan ke dalam keberlanjutan ekosistem pengetahu.
Visi ini didorong oleh para tokoh pimpinan seperti KH. Hasbullah Achmad (Rois Syuriah PWNU Bengkulu) dan Prof. Dr. H. Khairudin Wahid (Ketua Tanfidziyah PWNU Bengkulu), yang menekankan pentingnya membangun institusi yang tidak hanya unggul secara akademis tetapi juga memiliki tata kelola yang bersih dan berkelanjutan. Strategi ini kemudian diwujudkan melalui infrastruktur digital yang ketat untuk memastikan seluruh aktivitas akademik tercatat dengan valid dan transparan.

  1. SIAKAD dan Data Center: Jantung Administrasi yang Terintegrasi Penggunaan Sistem Informasi Akademik (SIAKAD) menjadi mesin utama penggerak administrasi kampus yang selaras dengan prinsip Green Campus untuk meminimalisir penggunaan kertas (paperless). Melalui sistem ini, seluruh siklus hidup mahasiswa—mulai dari pendaftaran (PMB), pengisian KRS, hingga kelulusan—terdokumentasi secara digital dan tersinkronisasi secara berkala dengan PDDikti. Integrasi ini memastikan bahwa data mahasiswa diakui secara legal oleh negara dan memudahkan proses audit mutu oleh BAN-PT.
  2. Repository dan E-Journal: Menjaga Keberlanjutan Intelektual Untuk menjaga standar riset, STIESNU menyediakan Repository dan E-Journal sebagai wadah akses terbuka bagi karya ilmiah seluruh civitas akademika. Platform ini berfungsi sebagai arsip digital yang melestarikan “modal intelektual” kampus secara berkesinambungan, mencakup skripsi, penelitian dosen, hingga pengabdian masyarakat yang berbasis nilai-nilai Islam. Seluruh publikasi ini dikelola untuk memenuhi standar nasional dan terhubung dengan indeks SINTA untuk memantau dampak dan visibilitas riset institusi di tingkat nasional.
  3. SISTER: Profesionalisme Tenaga Pendidik Melalui inisiatif “Satu Akses”, STIESNU mengintegrasikan layanan penting bagi para dosen, termasuk akses langsung ke SISTER (Sistem Informasi Sumber Daya Terintegrasi). Sistem ini memungkinkan dosen untuk memperbarui portofolio profesional mereka—terdiri dari data mengajar, penelitian, dan pengabdian—secara mandiri dan konsisten. Dengan integrasi data yang rapi, institusi memastikan bahwa setiap tenaga pendidik memenuhi standar profesionalisme nasional, yang menjadi pondasi bagi pencapaian akreditasi “Baik Sekali” yang diraih institusi.

Analisis Data Akreditasi: Lompatan Mutu yang Terukur
Keberhasilan STIESNU dalam menjaga standar terlihat jelas pada progres akreditasi mereka. Mereka tidak langsung mengincar status tinggi secara instan, melainkan membangunnya lapis demi lapis:

  • Akreditasi Program Studi: Prodi Ekonomi Syariah meraih peringkat “Baik” pada akhir 2021, disusul oleh Prodi Perbankan Syariah yang juga meraih peringkat “Baik” pada Mei 2023.
  • Puncak Capaian Institusi: Kerja keras dalam sinkronisasi data dan mutu layanan membuahkan hasil besar pada tahun 2025. Berdasarkan SK Nomor 2317/SK/BAN-PT/Ak/PT/VI/2025, STIESNU Bengkulu resmi meraih predikat “BAIK SEKALI” dari BAN-PT.

Pencapaian “Baik Sekali” untuk tingkat institusi merupakan pengakuan bahwa tata kelola, kemahasiswaan, riset, dan pengabdian masyarakat di STIESNU telah melampaui standar minimal pendidikan tinggi di Indonesia.

Masa Depan: Menuju IAINU Bengkulu
Tidak berhenti pada prestasi akreditasi, kampus ini kini sedang dalam proses “Alih Status” menjadi Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) Bengkulu. Langkah ini bukan sekadar perubahan nama, melainkan perluasan tanggung jawab akademik.

Saat ini, STIESNU telah melakukan diversifikasi program studi dengan membuka prodi baru seperti Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD), dan Hukum Tatanegara (Siyasah Syariyyah). Semua data pendukung untuk transisi ini diambil langsung dari Data Center institusi, menunjukkan bahwa kesiapan infrastruktur mereka memang sudah matang untuk naik kelas.

Kesimpulan
Analisis perjalanan STIESNU Bengkulu menunjukkan bahwa lokasi geografis bukanlah penghalang untuk mencapai standar kualitas tinggi. Dengan memadukan nilai-nilai keislaman, disiplin dalam tata kelola data digital, dan transparansi akreditasi, STIESNU telah bertransformasi dari sebuah perguruan tinggi muda menjadi institusi yang diperhitungkan di tingkat nasional. Mereka membuktikan bahwa kampus daerah pun bisa—dan harus—memilih untuk tidak menurunkan standar.

Pembentukan Panitia dan Pengumpulan Data Awal Alih Status STIESNU Bengkulu Menuju IAINU Bengkulu

Pembentukan Panitia dan Pengumpulan Data Awal Alih Status STIESNU Bengkulu Menuju IAINU Bengkulu

Bengkulu — Proses alih status Perguruan Tinggi Islam Swasta (PTIS) STIESNU Bengkulu menuju Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) Bengkulu resmi memasuki tahap persiapan. Tahap awal ini ditandai dengan pembentukan panitia khusus yang bertugas mengawal seluruh proses transformasi kelembagaan, serta pengumpulan data awal sebagai bagian dari persyaratan administratif.

Ketua panitia persiapan, Bpk. Elman Johari, M.H.I., menyampaikan bahwa pembentukan panitia ini merupakan langkah strategis untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. “Kami mulai dengan menyusun struktur panitia dan membagi tugas secara jelas agar proses alih status ini dapat berjalan efektif dan terarah,” ujarnya.

Selain itu, tim juga mulai melakukan pengumpulan dan verifikasi data yang meliputi aspek kelembagaan, sumber daya manusia, sarana dan prasarana, serta dokumen pendukung lainnya. Data tersebut nantinya akan menjadi dasar dalam pengajuan resmi perubahan status ke pihak terkait.

Sementara itu, Bpk. Subhan, M.H.I., selaku pimpinan STIESNU Bengkulu, menegaskan bahwa alih status ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas pendidikan dan penguatan kelembagaan. “Kami berharap dengan perubahan ini, institusi dapat memberikan kontribusi yang lebih besar bagi masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan Islam,” jelasnya.

Tahap persiapan ini menjadi langkah awal yang krusial sebelum memasuki proses pengajuan dan verifikasi lebih lanjut oleh pihak kementerian. Diharapkan seluruh tahapan dapat berjalan lancar sehingga perubahan status menjadi IAINU Bengkulu dapat segera terwujud.