BENGKULU – Suasana menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H di kampus Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syariah Nahdlatul Ulama (STIESNU) Bengkulu terasa kian istimewa. Kabar gembira datang melalui penetapan Keputusan Menteri Agama (KMA) Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2026 tentang Izin Penyelenggaraan Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) untuk Program Sarjana pada STIESNU Bengkulu.
Surat keputusan yang ditetapkan di Jakarta pada tanggal 20 Januari 2026 oleh Direktur Jenderal Pendidikan Islam, atas nama Menteri Agama, menjadi bukti legalitas sekaligus amanah baru bagi STIESNU Bengkulu untuk mencetak tenaga pendidik dasar yang islami dan kompeten.
Hadirnya prodi baru ini dinilai sebagai “kado Ramadhan” bagi masyarakat Bengkulu. Dengan izin resmi ini, STIESNU Bengkulu kini tidak hanya fokus pada ekonomi syariah, tetapi juga mulai melebarkan sayap ke rumpun ilmu pendidikan guna menjawab kebutuhan guru madrasah yang berkualitas di wilayah Sumatra.
Ketua STIESNU Bengkulu Dr. Subhan, M.H.I. menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas pencapaian ini:
“Alhamdulillah, berkat rahmat Allah SWT di momentum Ramadhan yang penuh berkah ini, ikhtiar kami menghadirkan Prodi PGMI akhirnya terwujud. Ini adalah bentuk khidmah kami untuk melahirkan pejuang pendidikan yang memiliki integritas tinggi dan berhaluan Ahlussunnah wal Jama’ah.”
Sesuai dengan arahan dalam diktum KMA tersebut, STIESNU Bengkulu berkomitmen penuh untuk menjaga kualitas pendidikan dengan langkah-langkah strategis:
-
Akreditasi: Segera mengajukan usulan Akreditasi Sementara ke Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK) paling lambat 6 bulan sejak keputusan berlaku.
-
Pelaporan Data: Melakukan penyesuaian data mahasiswa dan dosen secara berkala melalui Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti).
-
Sanksi Administratif: Menjamin kepatuhan terhadap seluruh peraturan perundang-undangan guna menghindari sanksi administratif di masa depan.
Dengan terbitnya izin ini, STIESNU Bengkulu siap menerima mahasiswa baru untuk angkatan pertama Prodi PGMI. Diharapkan, lulusan prodi ini nantinya dapat mengisi peran strategis sebagai pendidik di Madrasah Ibtidaiyah maupun Sekolah Dasar Islam di seluruh Indonesia.
Momen Ramadhan ini menjadi titik awal bagi STIESNU Bengkulu untuk terus bertransformasi menjadi institusi yang lebih inklusif dan memberikan manfaat luas bagi kemajuan pendidikan umat.