BENGKULU – Menandai perjalanan sepuluh tahun dedikasi dalam dunia pendidikan tinggi, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syariah Nahdlatul Ulama Bengkulu secara resmi meluncurkan logo peringatan Dies Natalis ke-10. Momentum satu dekade ini mengusung tema besar: “Satu Dekade Mengabdi: Merawat Tradisi, Menuju Transformasi IAINU Bengkulu”.
Tema tersebut merefleksikan komitmen institusi untuk tetap teguh pada akar nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah An-Nahdliyah sembari melakukan akselerasi strategis menuju perubahan status menjadi Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) Bengkulu pada tahun 2026.
Filosofi Visual: Representasi Kematangan dan Visi Masa Depan
Logo Dies Natalis ke-10 ini bukan sekadar identitas visual, melainkan sebuah narasi grafis yang mendalam mengenai perjalanan institusi. Berikut adalah filosofi di balik elemen-elemen logo tersebut:
-
Angka “10” Dinamis: Melambangkan satu dekade perjalanan yang mencerminkan kematangan institusi, konsistensi, serta kesiapan melangkah ke fase yang lebih maju dan profesional.
-
Gradasi Warna Transformasi: Perpaduan warna Hijau (identitas NU), Kuning–Oranye (optimisme dan energi), serta Biru (intelektualitas global) menunjukkan transformasi, inovasi, dan keberlanjutan institusi.
-
Buku Terbuka: Menegaskan peran kampus sebagai pusat pengembangan keilmuan yang terbuka, inklusif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
-
Bulan, Bintang, dan Kubah: Elemen spiritual ini melambangkan hidayah dan tradisi pesantren, memastikan pengembangan akademik tetap berakar kuat pada nilai spiritual Islam.
-
Padi dan Gelombang: Simbol kemakmuran dan kemandirian (Padi) serta kesiapan beradaptasi di tengah dinamika tantangan zaman (Gelombang).
-
Pita “Dies Natalis”: Menegaskan momentum peringatan ini sebagai tonggak refleksi, evaluasi, dan proyeksi masa depan.
Menuju Transformasi IAINU Bengkulu
Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syariah Nahdlatul Ulama Bengkulu, Dr. Subhan, S.Ag., M.H.I., menyampaikan bahwa logo ini merepresentasikan perpaduan antara keilmuan, keislaman, dan kemajuan.
“Logo Dies Natalis ke-10 ini adalah simbol bahwa kami telah matang dan berakar kuat pada nilai tradisi, namun tetap visioner dalam menghadapi masa depan. Satu dekade ini menjadi batu pijakan utama bagi kami untuk segera bertransformasi menjadi IAINU Bengkulu,” ujar Dr. Subhan.
Perayaan Dies Natalis ini diharapkan menjadi energi baru bagi seluruh civitas akademika untuk terus meningkatkan mutu pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat, selaras dengan semangat “Dari NU untuk Bangsa”.