BENGKULU, 10 Oktober 2026 — Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) Bengkulu melalui Program Pascasarjana melaksanakan asesmen lapangan pembukaan program studi baru, yakni Program Magister Studi Islam, pada 10–11 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam upaya pengembangan pendidikan tinggi keislaman sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap pendidikan pascasarjana di Provinsi Bengkulu.
Kegiatan asesmen lapangan tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari proses evaluasi kelayakan pembukaan Program Magister Studi Islam. Melalui kegiatan ini, kesiapan institusi dalam menyelenggarakan pendidikan jenjang magister ditinjau dari berbagai aspek, meliputi tata kelola program studi, sumber daya manusia, kurikulum, sarana dan prasarana, serta dukungan terhadap pelaksanaan tridarma perguruan tinggi.
Pelaksanaan asesmen ini menunjukkan komitmen IAINU Bengkulu untuk terus mengembangkan institusi dan meningkatkan kualitas layanan pendidikan tinggi yang berlandaskan nilai-nilai Islam dan Ahlussunnah wal Jamaah.
Dihadiri Tim Asesor
Berdasarkan informasi pada publikasi kegiatan, asesmen lapangan pembukaan Program Magister Studi Islam menghadirkan dua asesor, yaitu Prof. Dr. Imam Yahya, M.Ag., dari UIN Walisongo Semarang sebagai Asesor I dan Prof. Dr. Fauzan, M.A., dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta sebagai Asesor II.
Kehadiran tim asesor diharapkan dapat memberikan penilaian, masukan, serta rekomendasi konstruktif bagi IAINU Bengkulu dalam mempersiapkan penyelenggaraan program pendidikan magister yang berkualitas dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Melalui proses asesmen ini, berbagai komponen penyelenggaraan program studi dievaluasi untuk memastikan kesiapan akademik dan kelembagaan dalam menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi keilmuan, integritas, serta kemampuan mengembangkan kajian keislaman secara akademis dan profesional.
Perkuat Pengembangan Pendidikan Tinggi Islam
Pembukaan Program Magister Studi Islam merupakan langkah strategis bagi IAINU Bengkulu dalam mengembangkan jenjang pendidikan tinggi sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat terhadap pendidikan lanjutan di bidang studi Islam.
Program ini diharapkan dapat menjadi ruang pengembangan keilmuan bagi para akademisi, pendidik, praktisi, alumni perguruan tinggi, serta masyarakat yang ingin memperdalam kajian Islam melalui pendekatan akademik, penelitian, dan pengembangan pemikiran keislaman yang relevan dengan dinamika kehidupan masyarakat.
Selain memperluas pilihan pendidikan bagi calon mahasiswa, kehadiran program magister juga diharapkan mendorong peningkatan budaya akademik, produktivitas penelitian, publikasi ilmiah, serta kontribusi perguruan tinggi dalam menjawab berbagai persoalan keagamaan dan sosial kemasyarakatan.
Pengembangan program pascasarjana ini sejalan dengan upaya IAINU Bengkulu untuk memperkuat peran perguruan tinggi Islam dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, berakhlak, berintegritas, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah maupun nasional.

Momentum Peningkatan Mutu Institusi
Asesmen lapangan pembukaan Program Magister Studi Islam menjadi momentum penting bagi IAINU Bengkulu untuk terus melakukan pembenahan dan penguatan kelembagaan. Melalui evaluasi dan rekomendasi tim asesor, institusi diharapkan memperoleh masukan yang dapat digunakan untuk menyempurnakan kesiapan penyelenggaraan program studi.
IAINU Bengkulu berkomitmen untuk terus mengembangkan pendidikan yang bermutu, memperkuat kapasitas akademik, serta membangun lingkungan pembelajaran yang kondusif bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan nilai-nilai keislaman.
Dengan pelaksanaan asesmen lapangan pada 10–11 Oktober 2026 ini, IAINU Bengkulu berharap proses pembukaan Program Magister Studi Islam dapat berjalan dengan baik sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku.
Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari ikhtiar institusi dalam memperluas kontribusi pendidikan tinggi Islam bagi masyarakat, khususnya di Provinsi Bengkulu dan wilayah sekitarnya.
IAINU Bengkulu — Mengembangkan Ilmu, Menguatkan Akhlak, dan Membangun Masa Depan.