oleh Samsul Hadi | Des 26, 2025 | Berita
STIESNU Bengkulu – Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syariah Nahdlatul Ulama (STIESNU) Bengkulu kembali memperluas jejaringnya di kancah internasional. Salah satu dosen tetapnya, Ade Riska Nur Astari, S.Si., M.Pd., berkesempatan menghadiri Muktamar Indonesian Muslim Society in America (IMSA) yang diselenggarakan bersama Malaysian Islamic Study Group (MISG) di Hilton Hotel, Atlanta, Georgia, Amerika Serikat.
Kegiatan berskala internasional ini menjadi titik temu komunitas diaspora Muslim Asia Tenggara, khususnya Indonesia dan Malaysia, dari berbagai negara bagian di Amerika Serikat.
Muktamar ini menghadirkan berbagai seminar dan diskusi dengan topik strategis, mulai dari dakwah global, pendidikan keluarga, hingga peran pemuda Muslim di masyarakat multikultural. Bagi Ade Riska, keikutsertaan ini merupakan momentum krusial untuk memperkenalkan kiprah perguruan tinggi Islam Indonesia, khususnya STIESNU Bengkulu, di level dunia.
”Forum ini merupakan ruang strategis untuk membangun kontribusi intelektual dan spiritual Muslim Indonesia di mata dunia, sekaligus membuka peluang jejaring akademik, pengabdian masyarakat, dan penelitian bagi STIESNU Bengkulu ke depannya,” ujar Ade Riska.
Ketua STIESNU Bengkulu, Dr. Subhan, S.Ag., M.H.I., memberikan apresiasi tinggi dan dukungan penuh atas kiprah dosen STIESNU di forum internasional tersebut. Beliau menegaskan bahwa kehadiran dosen di luar negeri merupakan bagian dari strategi akselerasi institusi.
”Kami sangat bangga dan mendukung penuh langkah Ibu Ade Riska dalam forum IMSA–MISG di Amerika Serikat. Ini adalah bukti nyata bahwa SDM STIESNU Nahdlatul Ulama memiliki daya saing global,” tegas Dr. Subhan.
Lebih lanjut, Dr. Subhan menambahkan bahwa langkah ini sejalan dengan visi besar institusi yang tengah bersiap melakukan alih status:
Akselerasi IAINU Bengkulu: Kehadiran internasional ini memperkuat portofolio institusi dalam proses transformasi menuju Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) pada tahun 2026.
Kolaborasi Global: Dr. Subhan berharap kunjungan ini dapat ditindaklanjuti dengan kolaborasi riset internasional dan pengabdian masyarakat lintas negara yang melibatkan mahasiswa dan dosen.
Duta Intelektual NU: Sebagai pimpinan, beliau berharap STIESNU dapat terus mengirimkan duta-duta intelektualnya ke berbagai belahan dunia untuk menyebarkan nilai-nilai Islam moderat (Aswaja) dalam perspektif ekonomi syariah.
Agenda tahunan IMSA-MISG tidak hanya menjadi ajang bertukar gagasan melalui seminar keagamaan, tetapi juga dimeriahkan dengan bazaar produk UMKM diaspora dan pertunjukan budaya. Sinergi lintas negara ini diharapkan melahirkan program-program nyata yang berdampak luas bagi umat, baik yang menetap di Amerika Serikat maupun bagi kemajuan pendidikan di Indonesia.
oleh Samsul Hadi | Des 20, 2025 | Berita
BENGKULU – Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syariah Nahdlatul Ulama (STIESNU) Bengkulu mencatatkan milestone bersejarah pada penghujung tahun 2025. Dalam rangkaian Rapat Senat Terbuka yang berlangsung di Grage Hotel pada Sabtu (20/12/2025), STIESNU tidak hanya melepas lulusan terbaiknya, tetapi juga menandai kemajuan infrastruktur kampus dengan peresmian fasilitas baru.
Sebanyak 128 lulusan dari Program Studi Ekonomi Syariah dan Perbankan Syariah resmi menyandang gelar Sarjana Ekonomi (SE) dalam prosesi Wisuda ke-V ini. Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional dan daerah, antara lain:
-
Sultan Bahtiar Najamudin, Ketua DPD RI.
-
Drs. Khairil, Asisten I Setda Provinsi Bengkulu.
-
Jajaran Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Bengkulu dan pimpinan institusi.
Momen wisuda kali ini terasa lebih istimewa dengan dilaksanakannya peresmian Gedung Asrama Mahasiswa “H.M. Yunus”. Peresmian gedung asrama jamiah ini menjadi simbol komitmen STIESNU dalam menyediakan fasilitas penunjang pendidikan yang representatif guna mendukung fokus belajar dan pembentukan karakter mahasiswa di lingkungan kampus.
Gedung H.M. Yunus diharapkan menjadi pusat kegiatan positif bagi mahasiswa, sekaligus mendukung rencana besar alih status institusi menjadi IAINU Bengkulu pada tahun 2026 mendatang.
Ketua STIESNU Bengkulu, Dr. Subhan Amin, S.Ag., M.H.I., mengungkapkan rasa syukur atas dua pencapaian besar ini. Beliau menegaskan bahwa baik lulusan maupun fasilitas baru ini adalah bagian dari kontribusi nyata STIESNU bagi daerah.
“Alhamdulillah, hari ini adalah hari yang luar biasa bagi keluarga besar STIESNU Bengkulu. Selain mewisuda angkatan ke-V sebanyak 128 orang yang sudah siap masuk ke dunia kerja, kita juga meresmikan Gedung Asrama H.M. Yunus. Kami sangat optimis lulusan kami dapat berkontribusi signifikan, terutama dalam penguatan ekonomi syariah di Bengkulu,” tegas Dr. Subhan.
Dengan tambahan fasilitas asrama dan lulusan yang kompeten, STIESNU Bengkulu terus memantapkan posisinya sebagai lembaga pendidikan tinggi Islam unggulan di wilayah Sumatera Bagian Selatan.
oleh Samsul Hadi | Des 16, 2025 | Berita
STIESNU Bengkulu – Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syariah Nahdlatul Ulama Bengkulu menggelar kuliah umum bertema “Business Intelligence: Challenges and Opportunities”, Senin (15/12/2025). Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dan diikuti oleh dosen serta mahasiswa STIESNU Bengkulu.
Kuliah umum tersebut menghadirkan Bernadia Linggar Yekti Nugraheni, Ph.D., sebagai narasumber utama yang merupakan visiting scholar di Green Bowling State University, Amerika Serikat. Dalam paparannya, ia menekankan pentingnya Business Intelligence sebagai alat strategis dalam pengambilan keputusan berbasis data di tengah perkembangan teknologi dan transformasi digital yang semakin pesat.

Ketua STIESNU Bengkulu, Dr. Subhan, S.Ag., M.H.I., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan akademik dan kompetensi mahasiswa, khususnya dalam menghadapi tantangan dunia kerja yang menuntut kemampuan analisis data dan pemanfaatan teknologi informasi.
“Business Intelligence menjadi salah satu kompetensi penting yang harus dipahami mahasiswa agar mampu bersaing di era digital,” ujarnya.
Kegiatan ini dipandu oleh Wieke Wido Wati, M.Pd., selaku moderator. Diskusi berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab yang membahas peluang penerapan Business Intelligence di berbagai sektor, termasuk pendidikan, bisnis, dan pengambilan kebijakan.
Melalui kuliah umum ini, STIESNU Bengkulu berharap dapat memperkuat literasi digital civitas akademika sekaligus memperluas jejaring akademik internasional.
oleh Samsul Hadi | Des 13, 2025 | Berita
STIESNU BENGKULU – Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syariah Nahdlatul Ulama (STIESNU) Bengkulu sukses menggelar Focus Group Discussion (FGD) Proposal Perubahan Status menjadi Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) Bengkulu. Acara ini diselenggarakan di Aula STIESNU Bengkulu pada hari Sabtu, 13 Desember 2025, mulai pukul 09.00 WIB.
FGD ini bertujuan spesifik untuk membahas dan memberikan masukan konstruktif terhadap proposal perubahan status. Langkah ini merupakan bagian krusial dari upaya pengembangan institusi yang telah dicanangkan sebelumnya.
Ketua STIESNU Bengkulu, Dr. Subhan, S.Ag., M.H.I., dalam sambutannya menyampaikan harapannya agar kehadiran para peserta dapat memberikan kontribusi signifikan bagi pengembangan IAINU Bengkulu di masa depan.
“Transformasi menjadi IAINU bukan sekadar perubahan nama, tetapi merupakan lompatan mutu dan perluasan spektrum keilmuan yang akan berdampak besar pada kualitas pendidikan Islam di Sumbagsel. Masukan dari para pakar hari ini sangat berharga untuk menyempurnakan proposal kami,” ujar Dr. Subhan.
Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dan pakar di bidang pendidikan Islam. Turut hadir sebagai narasumber utama adalah Prof. KH. Khairudin, M.Ag Ketua PWNU Bengkulu dan juga Prof. KH. Suwarjin, M.A., yang juga memberikan pandangan dan arahan strategis terkait transformasi kelembagaan pendidikan tinggi Islam.
FGD juga diperkuat dengan kehadiran pakar dan pimpinan internal, Dr. Wira Hadikusuma, M.Si., Dr. Sri Ikhsan, M.Pd. (DPH), Dr. Dodi, M.Pd.Mat (Ketua Senat) dan Seluruh jajaran pimpinan STIESNU Bengkulu, termasuk Ketua, serta para Wakil Ketua I, II, dan III. juga hadir Seluruh tim inti yang bertugas dalam proses peralihan status STIESNU menjadi IAINU Bengkulu.
Diskusi yang berlangsung hangat dan produktif ini menghasilkan berbagai rekomendasi dan masukan yang akan menyempurnakan proposal perubahan status. Langkah ini menegaskan komitmen STIESNU Bengkulu untuk terus meningkatkan mutu dan jangkauan pendidikan tinggi Islam di wilayah Sumbagsel, di bawah naungan Kementerian Agama RI dan Kopertais Wilayah VII Sumbagsel.
Pengajuan perubahan status menjadi IAINU Bengkulu diharapkan menjadi tonggak sejarah yang membawa STIESNU NU Bengkulu sebagai pusat pendidikan Islam yang lebih komprehensif dan berdampak luas di wilayah Sumatera bagian Selatan.
oleh Samsul Hadi | Des 10, 2025 | Berita
STIESNU BENGKULU – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Bengkulu menyelenggarakan studi keorganisasian rutin yang dikemas dalam format pengajian dan doa bersama. Acara pada Rabu, 10 Desember 2025, di Aula STIESNU Bengkulu ini bertindak sebagai forum internalisasi nilai-nilai fundamental NU di kalangan struktural dan akademisi Nahdliyin. Hadir seluruh pejabat PWNU Bengkulu dan STIESNU Bengkulu dalamacara Lailatul Ijtima’.
Sesi utama kegiatan ini berfokus pada analisis mendalam terhadap Kitab Qanun Asasi, yang merupakan landasan konstitusional sekaligus kerangka epistemologis Nahdlatul Ulama, disusun oleh Hadratus Syekh KH. Hasyim Asy’ari. Kajian disampaikan oleh Rais Syuriah PWNU Bengkulu, KH. Hasbullah Achmad.

KH. Hasbullah Achmad menguraikan hakikat Nahdlatul Ulama bukan sekadar sebagai organisasi sosial, melainkan sebagai sebuah entitas keagamaan-kebangsaan (religious-national entity) yang memiliki misi pemeliharaan tradisi (al-muhafazah ‘ala al-qadim al-shalih) dan adaptasi terhadap modernitas (wa al-akhdzu bi al-jadid al-ashlah).
”Qanun Asasi menempatkan NU pada posisi strategis sebagai penjaga otentisitas ajaran Ahlussunnah wal Jama’ah an-Nahdliyah. Ini adalah kerangka filosofis yang memandu seluruh gerakan organisasi, mulai dari aspek fardiyah (individu) hingga ijtima’iyah (sosial kemasyarakatan),” tegas KH. Hasbullah Achmad.
Kajian ini bertujuan memperkuat kesadaran ideologis para kader tentang keterkaitan erat antara dimensi teologis (fiqih, akidah) dan dimensi praksis (kebangsaan, sosial-ekonomi) dalam khittah NU.
Sesi kedua berupa pematangan kegiatan Lembaga Bahtsul Masail (LBM) PWNU Bengkulu, yang disampaikan oleh Ketua LBMPWNU Bengkulu Kyai SyamsulMa’arif, M.Ag:
Koordinasi ini secara spesifik membahas proyeksi agenda Bahtsul Masail PWNU di PCNU Mukomuko. LBM berfungsi sebagai pusat kajian hukum Islam NU yang menggunakan metodologi istinbat (pengambilan hukum) dari kitab-kitab kuning (turats) untuk menjawab isu-isu kontemporer (masail al-waqi’iyah).
”Peran LBM sangat vital sebagai filter dan panduan syar’i bagi masyarakat. Agenda di Mukomuko harus disiapkan secara matang, melibatkan kajian literatur yang komprehensif agar menghasilkan istimbath hukum yang kontekstual dan bertanggung jawab,” jelas Kyai Syamsul Ma’arif, M.Ag, menyoroti aspek metodologis dari kegiatan tersebut.
Sebelum acara ditutup dilanjutkan dengan penyampaian beberapa informasi baik dari PC sampai pada banom lainya. Dalam penyampaian pelaporan kepada PWNU Bengkulu, Dr. Subhan, M.H.I mewakili dari tuan rumah juga menyampaikan kesiapan STIESNU Bengkulu untuk melakukan peralihan status dari STIESNU ke IAINU Bengkulu.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama, yang secara substantif merefleksikan prinsip Tawassul (meminta perantara) dan Tawazun (keseimbangan). Doa ini difokuskan pada dua aspek: keselamatan Jam’iyyah (organisasi) dan kelancaran transformasi STIESNU Bengkulu menuju IAINU Bengkulu.
Perubahan status ini merupakan upaya PWNU Bengkulu dalam meningkatkan kapasitas akademik kelembagaan, memastikan bahwa pendidikan tinggi yang berafiliasi dengan NU dapat berkontribusi optimal dalam pembangunan sumber daya manusia yang berlandaskan nilai-nilai Aswaja.
Secara keseluruhan, pengajian rutin ini berfungsi sebagai mekanisme feedback dan refreshment ideologis bagi struktural PWNU, mengintegrasikan kajian keilmuan turats dengan perencanaan program keorganisasian yang terstruktur dan strategis.