Warning: Trying to access array offset on false in /home/stiesnub/public_html/wp-content/themes/Divi/epanel/custom_functions.php on line 629
Elegansi Inspiratif Menuju Perubahan: Direktur Diktis Bakar Semangat PTKIS dengan Sentuhan Digitalisasi untuk Kualitas yang Lebih Unggul

Elegansi Inspiratif Menuju Perubahan: Direktur Diktis Bakar Semangat PTKIS dengan Sentuhan Digitalisasi untuk Kualitas yang Lebih Unggul

Jakarta, 5 Desember 2023 – Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Kementerian Agama RI, Prof. Dr. Ahmad Zainul Hamdi, M.Ag, membuka secara resmi Bimbingan Teknis Bantuan Penguatan Digitalisasi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) di Hotel Luminor, Jakarta, pada Senin (4/12).

Dalam sambutannya, Prof. Dr. Ahmad Zainul Hamdi, M. Ag, membagikan semangat perubahan, menekankan pentingnya bantuan digitalisasi sebagai langkah maju Kementerian Agama RI di bawah kepemimpinan Menteri Agama RI Gus Yaqut Cholil Qoumas. Beliau mendorong agar bantuan ini benar-benar dimanfaatkan dengan penuh semangat untuk meningkatkan kualitas tri dharma perguruan tinggi di PTKIS.Oleh karena itu, ia berpesan agar bantuan tersebut dimanfaatkan secara tepat sasaran dan tidak ada penyimpangan dalam pemanfaatannya.

“Bantuan ini harus benar-benar dimanfaatkan untuk menunjang kinerja kampus dalam meningkatkan kualitasnya,” ujar Zainul Hamdi.

Ia juga mengingatkan agar tidak ada pungutan apapun atas bantuan tersebut. Jika ada hal-hal seperti itu, ia meminta kepada seluruh PTKIS penerima bantuan penguatan digitalisasi untuk dapat melaporkan aktifitas haram tersebut langsung kepadanya melalui nomor Wa beliau.

Diakhir sambutannya, Prof.Zainul Hamdi menekankan bahwa peningkatan kualitas PTKIS adalah tanggung jawab yang harus dipertanggung jawabkan di hadapan Allah SWT. Ia juga mengajak PTKIS untuk berbenah dan sadar bahwa penyelenggaraan pendidikan adalah Amanah.

“Jika PTKIS diselenggarakan dengan kualitas yang rendah maka akibatnya kedepan kita hanya akan melahirkan SDM yang kualitasnya rendah pula, sehingga tidak mungkin bisa bersaing dengan baik di masa depan,” ungkapnya.

Bimbingan teknis ini diikuti oleh 80 PTKIS penerima bantuan penguatan digitalisasi. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada PTKIS terkait tata cara pemanfaatan bantuan, serta untuk meningkatkan kompetensi pengelola IT di PTKIS.

Dalam kesempatan tersebut, Prof.Zainul Hamdi juga menyampaikan apresiasi kepada PTKIS yang telah berhasil lolos seleksi bantuan penguatan digitalisasi. Ia berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan di PTKIS.

Kegiatan Bimtek ini di komandoi oleh Kasubdit Sarana dan Kemahasiswaan PTKI, Bapak Nur Shoib, S.H., M.H.

Dalam kesempatan tersebut, Nur Shoib menyampaikan motivasi kepada para peserta bimbingan teknis. Ia mengatakan bahwa bantuan digitalisasi ini merupakan kesempatan emas bagi PTKIS untuk meningkatkan kualitas pendidikan.

“Jangan sia-siakan kesempatan ini. Manfaatkan bantuan ini sebaik-baiknya untuk meningkatkan kualitas pendidikan di PTKIS,” ujar Nur Shoib.

Ia juga mengingatkan agar PTKIS dapat memanfaatkan bantuan digitalisasi ini secara tepat sasaran dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Bantuan ini harus digunakan untuk meningkatkan kualitas pendidikan, bukan untuk kepentingan pribadi atau golongan,” tegasnya.

Dengan adanya bimbingan teknis ini, diharapkan para peserta dapat memahami tata cara pemanfaatan bantuan digitalisasi secara tepat dan dapat meningkatkan kompetensi pengelola IT di PTKIS.


Warning: Trying to access array offset on false in /home/stiesnub/public_html/wp-content/themes/Divi/epanel/custom_functions.php on line 629
Elegansi Inspiratif Menuju Perubahan: Direktur Diktis Bakar Semangat PTKIS dengan Sentuhan Digitalisasi untuk Kualitas yang Lebih Unggul

Mahasiswa KIP Kuliah STIESNU Bengkulu Juara 1 Syarhil Qur’an se-Sumbagsel

STIESNU-BENGKULU.AC.ID, 23 November 2023 – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syariah (STIESNU) Bengkulu. Kali ini, tim mahasiswa STIESNU Bengkulu yang terdiri dari Muhammad Arpan Sakban, Muhammad Guntur, dan Yoga Pernanda Saputra berhasil meraih juara I dalam lomba syarhil Qur’an tingkat mahasiswa se-Sumbagsel.

Lomba syarhil Qur’an yang diikuti oleh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) ini digelar pada Rabu, 22 November 2023. Dalam lomba tersebut, tim dari STIESNU Bengkulu berhasil memukau para juri dengan penampilannya yang apik dan penuh penghayatan.

Ketua STIESNU Bengkulu, Dodi Isran, M.Pd., Mat., mengungkapkan rasa bangganya atas prestasi yang diraih oleh mahasiswanya. Ia mengatakan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari kerja keras dan usaha yang tidak kenal lelah dari mahasiswa tersebut.

“Kami sangat bangga dengan prestasi yang diraih oleh mahasiswa kami. Ini merupakan bukti bahwa mahasiswa STIESNU Bengkulu memiliki kemampuan dan potensi yang luar biasa,” kata Dodi.

Dodi juga menjelaskan bahwa tim mahasiswa STIESNU Bengkulu yang meraih juara I tersebut merupakan penerima beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) kuliah. Hal ini menunjukkan bahwa beasiswa KIP kuliah tidak hanya membantu mahasiswa untuk melanjutkan pendidikan, tetapi juga dapat mendukung mereka untuk berprestasi di berbagai bidang.

“Prestasi ini semakin membuktikan bahwa beasiswa KIP kuliah merupakan program yang tepat untuk mendukung pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Kami berharap agar prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berprestasi di berbagai bidang,” tutup Dodi.

Selain STIESNU Bengkulu, juara II lomba syarhil Qur’an tingkat mahasiswa se-Sumbagsel diraih oleh tim dari IAIN Curup (Prodi IAT), dan juara III diraih oleh tim dari IAIN Curup.


Warning: Trying to access array offset on false in /home/stiesnub/public_html/wp-content/themes/Divi/epanel/custom_functions.php on line 629
Elegansi Inspiratif Menuju Perubahan: Direktur Diktis Bakar Semangat PTKIS dengan Sentuhan Digitalisasi untuk Kualitas yang Lebih Unggul

STIESNU Bengkulu Gelar PBAK dan MAPABA PMII

STIESNU-BENGKULU.AC.ID, 25 September 2023 – Suasana di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syariah Nahdlatul Ulama (STIESNU) Bengkulu dipenuhi semangat dan keceriaan ketika sebanyak 135 mahasiswa baru memulai perjalanan akademik mereka. Mereka bergabung dalam rangkaian Pengenalan Budaya Akademik Kampus (PBAK) yang diadakan bersamaan dengan Masa Penerimaan Anggota Baru (MAPABA) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat STIESNU Bengkulu, yang berlangsung pada tanggal 23-24 September 2023, di Aula Kampus STIESNU Bengkulu.

Tema acara tahun ini, yaitu “Fokus Penguatan Ekonomi dan Tantangan Global Dalam Mewujudkan Indonesia Emas 2045,” menambah semarak perhelatan PBAK MAPABA PMII. Tema ini tak hanya mencerminkan ketertarikan mahasiswa baru terhadap isu-isu ekonomi global yang mendalam, tetapi juga menekankan pentingnya memahami peran ekonomi syariah dalam meraih prestasi besar seperti visi Indonesia Emas 2045.

Ketua STIESNU Bengkulu, Dodi Isran, M.Pd.Mat, membagikan semangatnya dalam sambutan pembukaan acara. Ia menyatakan bahwa tema tersebut sangat relevan dengan dunia akademik yang dinamis dan tantangan global yang terus berkembang. Dodi berharap agar mahasiswa baru akan memanfaatkan acara ini untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang ekonomi syariah dan keNUan (Nahdlatul Ulama), serta menjadi agen perubahan yang aktif dalam mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045.

Tidak ketinggalan, Ketua Senat STIESNU Bengkulu, Agung Cucu Purnawirawan, M.H, turut merayakan semangat mahasiswa baru dalam PBAK MAPABA PMII. Dia mengingatkan mereka untuk menggabungkan nilai-nilai ASWAJA dan Ke-NU-an dalam perjalanan akademik mereka dan memahami peran penting ekonomi syariah dalam mencapai keberhasilan di masa depan.

Acara ini selama dua hari penuh dengan kegiatan yang merangsang pemikiran dan keahlian, termasuk seminar, diskusi panel, dan kegiatan lain yang mengasah wawasan mahasiswa baru tentang ekonomi syariah, ideologi aswaja, dan keNUan (Nahdlatul Ulama). Mereka juga berkesempatan untuk berinteraksi dengan dosen-dosen berpengalaman, yang memberikan perspektif berharga untuk memulai perjalanan akademik yang menjanjikan.

Dengan semangat tinggi dan pengetahuan yang diperoleh selama acara ini, mahasiswa baru STIESNU Bengkulu siap untuk memulai perjalanan akademik mereka yang penuh potensi. Mereka bersiap untuk menjadi pemimpin masa depan yang berkomitmen terhadap nilai-nilai keagamaan dan ekonomi syariah, sambil berusaha mewujudkan visi gemilang Indonesia Emas 2045.

STIESNU Bengkulu Teken MoU dengan UIN Sunan Gunung Djati

Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syariah Nahdlatul Ulama Bengkulu (STIESNU) Bengkulu terus mengembangkan diri dengan melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU)  dengan Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung (UIN SGD) bertempat di Gedung FEBI Lantai 2, Selasa  (08/08/2023). Penandatanganan MoU ini dilakukan dalam rangka pelaksanaan kerja sama yang akan ditindaklanjuti oleh STISENU Bengkulu dan UIN SGD (Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam).

Hadir dalam kesempatan ini Ketua STIESNU Bengkulu Dodi Isran, M.Pd, Mat dan didampingi langsung Waka I Waka II Waka III jajaran Dosen STIESNU dan Perwakilan Mahasiswa STIESNU Sebanyak 34 Mahasiswa Terdiri dari 6 Mahasiswa Prodi Perbankan Syariah dan 28 Mahasiswa Prodi Ekonomi Syariah. Sementara dari UIN SGD Bandung  hadir langsung Dekan FEBI Dr. H. Dudang Godjali, M.Ag. dan Jajaran Dosen FEBI.

Dekan FEBI Dr. H. Dudang Godjali, M.Ag. dalam kesempatan ini menyampaikan bahwa merupakan suatu kehormatan STIESNU Bengkulu mengunjungi kampus UIN SGD dalam Rangka Studi Tiru Khususnya dalam rangka meningkatan Prodi Perbankan Syariah dan Ekonomi Syariah, ‘’Silakan ambil semua hal-hal yang baik untuk dapat diaplikasikan pada STIESNU Bengkulu,’’ ucap Dekan FEBI Dr. H. Dudang Godjali, M.Ag.

Sementara Ketua STISENU Bengkulu Dodi Isran, M.Pd, Mat dalam kesempatan ini menyampaikan bahwa ‘’melalui penandatanganan MoU ini besar harapannya untuk ditindaklanjuti kedepannya dengan  MoA. Kunjungan ini juga dapat menjadi Motivasi Mahasiswa STIESNU Bengkulu untuk melanjutkan ke jenjang Pascasarjana yang ada di UIN SGD’’.

Perlu diketahui juga Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung (UIN SGD) adalah PTKIN Terbaik No. 1 di Indonesia dan No. 28 secara nasional.

KITA BOLEH TERLUKA, TAPI JANGAN PERNAH PATAH

KITA BOLEH TERLUKA, TAPI JANGAN PERNAH PATAH

Oleh: Prof. Dr. Ahmad Zainul Hamdi, M.Ag. (Ahmad Inung)
(Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Kemenag RI)

Selain putus cinta, saya pernah memiliki perasaan sedih yang hingga membawa saya menangis dalam sujud. Kesedihan itu begitu mendalam hingga semesta tampak sangat kelam. Matahari tiba-tiba mati. Udara entah ke mana hingga setiap hirupan nafas yang terasa hanya menyesakkan dada.

Kesedihan yang teramat kelam itu terjadi di tahun 1991, saat saya tidak diterima di IKIP Negeri Malang. Kegagalan itu sungguh melukaiku. Kegagalan itu terasa menutup seluruh masa depanku, bahkan hidupku. Detik demi detik dalam seluruh persiapan dan saat tes masuk, hanya ada satu cita-cita termegah: menjadi guru Bahasa Indonesia.

Ketika keputusan itu diumumkan dan namaku tidak di sana, bisa kamu bayangkan kehancuran hatiku? Aku berwudhu, shalat, dan menangiskannya pada Tuhanku. Bukan tangis berserah, lebih banyak protes dari hamba yang tak berdaya. “Ya Allah, aku tak minta banyak, aku hanya ingin jadi guru Bahasa Indonesia. Mengapa Engkau tidak menolongku, ya Allah. Mengapa…huhuhu???”

Sekalipun begitu, dalam kesedihan dan kelukaan, kegagalan itu tidak pernah mematahkanku. Aku mempersiapkan diri untuk ikut tes masuk IAIN Sunan Ampel Malang. Aku diterima. Senang. Bersyukur.

Di sana aku menenun masa-masa mahasiswa: kuliah, diskusi, organisasi, demonstrasi, nonton, ngeband, dan tentu saja pacaran. Semua aku lakukan dengan sungguh-sungguh. Dari ini semua aku arungi sungai kehidupan. Mengalir bersama airnya.

Apa yang ingin aku sampaikan adalah pesan Allah dalam surat al-Baqarah 216, yang artinya, “Bisa jadi engkau tidak menyukai sesuatu, padahal ia baik bagimu. Bisa jadi engkau menyukai sesuatu, padahal ia buruk bagimu. Allah Mahamengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.”

Saat-saat ini mungkin banyak lulusan SLTA yang sedang sedih dan terluka hatinya karena tidak diterima di PT impiannya. Mungkin juga diterima tapi tidak jadi daftar ulang karena alasan-alasan lain. Ijinkan saya sebagai kakak atau bahkan orang tua menasihatimu.

“Engkau berhak sedih. Hatimu boleh terluka. Manusia mana yang tidak merasakaannya. Itu manusiawi. Tapi jangan patah. Jika engkau sudah mempersiapkan sungguh-sungguh, engkau tinggal butuh mengajari hatimu untuk menerima apapun hasilnya. Ikhlaskan yang terjadi, tapi jangan frustasi.

Bisa jadi kegagalanmu memasuki kampus favoritmu karena Tuhan menyiapkan skenario lain yang lebih megah untukmu. Tidak ada yang tahu. Hanya Tuhan yang tahu. Yang dibutuhkan hanyalah jangan hentikan langkah. Teruslah melangkah dengan kesungguhan sebagaimana engkau telah melakukannya. Jangan biarkan ada satu kampus yang menghancurkan mentalmu.

Jika engkau bertanya, ‘Emang kamu siapa berani-beraninya menasihatiku seperti ini?’ Aku katakan padamu bahwa aku adalah orang yang pernah terluka sepertimu. Tapi aku tak pernah membiarkan kegagalan merenggut hidupku. Jika aku katakan bahwa sekarang aku seorang direktur yang mengurusi bidang pendidikan, demi Allah, ini bukan bermaksud untuk sombong. Aku hanya ingin katakan bahwa bisa jadi apa yang kita inginkan, tidak baik untuk kita. Begitu juga sebaliknya. Hanya Allah yang Maha Tahu. Kita hanya butuh untuk terus melangkah, biarkan Tuhan yang menentukan posisi kita kelak di mana.