Program Studi PGMI STIESNU Bengkulu Resmi Menjadi Anggota PD-PGMI Indonesia

Program Studi PGMI STIESNU Bengkulu Resmi Menjadi Anggota PD-PGMI Indonesia

Bengkulu – 12 Juni 2026, Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) STIESNU Bengkulu resmi bergabung dan menjadi anggota Perkumpulan Dosen Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Indonesia (PD-PGMI Indonesia). Keanggotaan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kualitas pendidikan, meningkatkan mutu akademik, serta memperluas jejaring kerja sama dalam pengembangan pendidikan guru madrasah ibtidaiyah di Indonesia.

Bergabungnya Program Studi PGMI STIESNU Bengkulu ke dalam PD-PGMI Indonesia merupakan bentuk komitmen institusi untuk terus melakukan penguatan tata kelola program studi, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, serta pengembangan kurikulum yang adaptif terhadap kebutuhan zaman dan kebijakan pendidikan nasional.

Ketua Program Studi PGMI STIESNU Bengkulu, Ungki Supianto, M.Pd., menjelaskan bahwa keanggotaan dalam PD-PGMI Indonesia memberikan banyak manfaat strategis bagi pengembangan program studi, dosen, maupun mahasiswa.

“Menjadi bagian dari PD-PGMI Indonesia merupakan langkah penting dalam upaya meningkatkan kualitas Program Studi PGMI STIESNU Bengkulu. Melalui asosiasi ini, kami memiliki kesempatan yang lebih luas untuk berkolaborasi, berbagi pengalaman, serta mengikuti berbagai program pengembangan akademik yang dapat menunjang kemajuan program studi,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ungki menjelaskan bahwa terdapat sejumlah manfaat yang akan diperoleh setelah menjadi anggota PD-PGMI Indonesia, di antaranya:

1. Penguatan dan Standardisasi Kurikulum
2. Mendukung Akreditasi dan Penjaminan Mutu
3. Memperluas Jejaring Kerja Sama
4. Akses Informasi dan Kebijakan Terkini
5. Pengembangan Kompetensi Dosen
6. Meningkatkan Pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi
7. Sarana Advokasi dan Penyampaian Aspirasi
8. Meningkatkan Reputasi dan Daya Saing Program Studi

Menurut Ungki, keanggotaan ini tidak hanya menjadi bentuk pengakuan terhadap keberadaan Program Studi PGMI STIESNU Bengkulu di tingkat nasional, tetapi juga menjadi momentum untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan dan menghasilkan lulusan yang profesional, kompeten, berakhlakul karimah, serta mampu menjawab tantangan pendidikan di era global.

Sejalan dengan semangat transformasi kelembagaan menuju Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) Bengkulu, Program Studi PGMI berkomitmen untuk terus melakukan inovasi dan pengembangan akademik guna mewujudkan pendidikan tinggi yang unggul, adaptif, dan berdaya saing.

Dengan resmi menjadi anggota PD-PGMI Indonesia, Program Studi PGMI STIESNU Bengkulu optimistis dapat memperkuat kontribusinya dalam mencetak calon guru madrasah ibtidaiyah yang berkualitas serta turut berperan aktif dalam memajukan pendidikan Islam di Indonesia.

Menuju IAINU Bengkulu, STIESNU dan BPK RI Perwakilan Bengkulu Satukan Gagasan Membangun Generasi Unggul

Menuju IAINU Bengkulu, STIESNU dan BPK RI Perwakilan Bengkulu Satukan Gagasan Membangun Generasi Unggul

Bengkulu, 11 Juni 2026 – Dalam upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia serta tata kelola kelembagaan menuju transformasi menjadi Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) Bengkulu, STIESNU Bengkulu melakukan kunjungan silaturahmi dan audiensi strategis ke Kantor BPK RI Perwakilan Provinsi Bengkulu, Kamis (11/06/2026).

Rombongan STIESNU Bengkulu dipimpin langsung oleh Ketua STIESNU Bengkulu, Dr. Subhan, S.Ag., M.H.I, didampingi Wakil Ketua III Yudha S. Kurniawan, M.Pd, serta Sarjan Efendi, S.E. Kehadiran rombongan diterima langsung oleh Kepala BPK RI Perwakilan Provinsi Bengkulu, Arif Agus, bersama Kepala Humas BPK RI Perwakilan Provinsi Bengkulu, Medy.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua STIESNU Bengkulu, Dr. Subhan, menyampaikan bahwa transformasi STIESNU Bengkulu menuju IAINU Bengkulu tidak hanya memerlukan pemenuhan aspek administratif dan akademik, tetapi juga membutuhkan penguatan budaya mutu, integritas, serta tata kelola yang baik.

“Kami meyakini bahwa perguruan tinggi yang maju tidak hanya dibangun oleh infrastruktur dan kurikulum yang baik, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang memiliki integritas, kompetensi, dan semangat melayani. Oleh karena itu, kami terus membangun jejaring dan belajar dari berbagai lembaga negara yang telah memiliki sistem tata kelola yang kuat, termasuk BPK RI,” ujar Dr. Subhan.
Dalam audiensi tersebut, Ketua STIESNU Bengkulu menyampaikan beberapa langkah strategis yang dapat menjadi agenda kolaboratif dalam mendukung peningkatan kualitas SDM dan tata kelola kelembagaan, di antaranya:

Penguatan budaya integritas dan akuntabilitas bagi dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa sebagai bagian dari pembangunan karakter kelembagaan. Peningkatan kapasitas SDM melalui pelatihan dan workshop tata kelola organisasi, manajemen risiko, serta pengelolaan administrasi yang profesional dan transparan.

Pengembangan literasi keuangan dan tata kelola publik bagi sivitas akademika untuk meningkatkan pemahaman terhadap prinsip-prinsip akuntabilitas dalam pengelolaan institusi.

Mendorong sinergi antara dunia akademik dan lembaga negara dalam bentuk kuliah umum, seminar, dan kegiatan edukatif guna memperluas wawasan mahasiswa mengenai tata kelola pemerintahan dan pengawasan keuangan negara. Membangun budaya mutu berkelanjutan sebagai bagian dari persiapan STIESNU Bengkulu menuju Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama Bengkulu yang unggul dan terpercaya.

Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan STIESNU Bengkulu, Yudha S. Kurniawan, M.Pd, menyampaikan bahwa kerja sama dan sinergi dengan BPK RI Perwakilan Provinsi Bengkulu diharapkan dapat membuka peluang bagi mahasiswa STIESNU Bengkulu untuk memperoleh pengalaman belajar yang lebih luas melalui program magang dan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL).

“Kami berharap ke depan mahasiswa STIESNU Bengkulu dapat memperoleh kesempatan untuk belajar langsung di lingkungan BPK RI Perwakilan Provinsi Bengkulu. Pengalaman tersebut tentu akan menjadi bekal berharga dalam membangun kompetensi, profesionalisme, serta pemahaman mahasiswa mengenai tata kelola pemerintahan, akuntabilitas, dan integritas dalam dunia kerja,” ungkap Yudha.

Menanggapi hal tersebut, Kepala BPK RI Perwakilan Provinsi Bengkulu, Arif Agus, menyambut baik berbagai gagasan yang disampaikan oleh STIESNU Bengkulu. Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter integritas yang kuat.

“Kualitas sumber daya manusia merupakan investasi jangka panjang yang sangat menentukan masa depan bangsa. Kami mengapresiasi komitmen STIESNU Bengkulu dalam membangun budaya mutu dan tata kelola yang baik. Nilai-nilai integritas, profesionalisme, dan akuntabilitas harus ditanamkan sejak dini kepada generasi muda agar menjadi bekal dalam kehidupan bermasyarakat maupun dunia kerja,” ungkap Arif Agus.

Ia juga menegaskan bahwa BPK RI senantiasa terbuka untuk mendukung kegiatan edukasi yang bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat dan kalangan akademisi mengenai pentingnya pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel.

Sementara itu, Kepala Humas BPK RI Perwakilan Provinsi Bengkulu, Medy, menambahkan bahwa sinergi antara lembaga negara dan perguruan tinggi merupakan langkah positif dalam membangun ekosistem pendidikan yang mendorong lahirnya sumber daya manusia yang berkualitas dan berintegritas.

Melalui pertemuan ini, STIESNU Bengkulu semakin optimistis dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia dan tata kelola kelembagaan sebagai bagian dari ikhtiar besar mewujudkan Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama Bengkulu yang unggul, adaptif, dan berdaya saing.

SENYUM SUMRINGAH IRINGI PENYERAHAN SK KENAIKAN JABATAN FUNGSIONAL DOSEN DI STIESNU BENGKULU

SENYUM SUMRINGAH IRINGI PENYERAHAN SK KENAIKAN JABATAN FUNGSIONAL DOSEN DI STIESNU BENGKULU

Bengkulu, 11 Juni 2026 – Suasana penuh kebahagiaan dan rasa syukur mewarnai Ruang Rapat Pimpinan STIESNU Bengkulu pada Kamis (11/06/2026). Ketua STIESNU Bengkulu secara langsung menyerahkan Surat Keputusan (SK) Kenaikan Jabatan Fungsional kepada sejumlah dosen yang telah berhasil memenuhi persyaratan akademik dan profesional dalam pengembangan karier dosen.

Kegiatan yang berlangsung menjadi momentum penting bagi STIESNU Bengkulu dalam mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia akademik sebagai bagian dari komitmen institusi menuju transformasi menjadi Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) Bengkulu.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua STIESNU Bengkulu menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada para dosen yang telah berhasil memperoleh kenaikan jabatan fungsional. Menurutnya, pencapaian ini bukan hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga menjadi kebanggaan institusi karena mencerminkan meningkatnya kualitas tridharma perguruan tinggi yang dijalankan oleh para dosen.

“Kenaikan jabatan fungsional merupakan bentuk pengakuan atas dedikasi, kompetensi, dan kontribusi dosen dalam bidang pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat. Kami berharap pencapaian ini dapat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas akademik dan profesionalisme dalam menjalankan tugas sebagai pendidik,” ujar Ketua STIESNU Bengkulu.

Pada kesempatan tersebut, sebanyak 11 dosen menerima SK Tenaga Pengajar (TP).

  1. M. Ardiansyah., M.Pd.,
  2. Rika Hesti Fatimah, M.Pd.
  3. Wieke Wido Wati, M.Pd.
  4. Ovi Arieska Mefa, M.Pd
  5. Dzikra Fadillah alfarizka, M.Pd
  6. Elda Widya, M. H.
  7. ungki supianto, M. Pd
  8. Dalima
  9. Budiman
  10. Tia
  11. Suci

. Di antaranya, terdapat empat dosen yang berhasil naik jabatan dari Asisten Ahli (III/b) menjadi Lektor (III/c), yaitu:

Hairiyanto, M.Pd., IQAA
Ismi Aziz, M.Ak
Dina Yulita, M.Pd
Syafri Yanto, M.M



Para dosen yang menerima SK tampak sumringah dan penuh rasa syukur atas capaian yang diraih setelah melalui proses pengajuan, penilaian, dan evaluasi sesuai ketentuan yang berlaku.

Kenaikan jabatan fungsional dosen menjadi salah satu indikator penting dalam peningkatan mutu perguruan tinggi. Selain berdampak pada penguatan kapasitas akademik dosen, capaian tersebut juga menjadi bagian dari upaya STIESNU Bengkulu dalam meningkatkan kualitas tata kelola pendidikan tinggi dan memperkuat kesiapan institusi menuju perubahan bentuk menjadi Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama Bengkulu.

Dengan bertambahnya jumlah dosen yang memiliki jabatan fungsional lebih tinggi, STIESNU Bengkulu optimistis dapat terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan, memperkuat budaya akademik, serta menghasilkan lulusan yang unggul, kompetitif, dan berdaya saing di tingkat regional maupun nasional.

Seminar Hukum UINFAS Bengkulu: Ketua STIESNU Bengkulu Bahas Pengantar Dunia Hukum dan Sistem Peradilan Indonesia

Seminar Hukum UINFAS Bengkulu: Ketua STIESNU Bengkulu Bahas Pengantar Dunia Hukum dan Sistem Peradilan Indonesia

Bengkulu, 9 Juni 2026 – Ketua STIESNU Bengkulu menjadi pemateri dalam kegiatan Seminar Hukum yang diselenggarakan oleh Fakultas Syariah UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu pada Selasa (9/6/2026). Seminar yang mengangkat tema “Pengantar Dunia Hukum dan Sistem Peradilan di Indonesia” tersebut diikuti oleh mahasiswa dan civitas akademika Fakultas Syariah sebagai bagian dari upaya memperluas wawasan serta pemahaman hukum di kalangan generasi akademik.

Dalam pemaparannya, Ketua STIESNU Bengkulu menjelaskan berbagai aspek dasar dunia hukum, mulai dari pengertian hukum, fungsi hukum dalam kehidupan bermasyarakat, hingga struktur dan mekanisme sistem peradilan yang berlaku di Indonesia. Materi juga membahas pentingnya supremasi hukum, peran lembaga peradilan, serta tantangan penegakan hukum di era modern.

Menurutnya, pemahaman mengenai sistem hukum dan peradilan merupakan bekal penting bagi mahasiswa, khususnya yang menempuh pendidikan di bidang syariah dan hukum. Mahasiswa diharapkan tidak hanya memahami teori hukum, tetapi juga mampu melihat implementasi hukum dalam kehidupan sosial, berbangsa, dan bernegara.

“Pemahaman yang baik tentang dunia hukum dan sistem peradilan akan membantu mahasiswa dalam membangun perspektif yang kritis, objektif, dan berintegritas terhadap berbagai persoalan hukum yang berkembang di masyarakat,” ujarnya di hadapan peserta seminar.

Pihak Fakultas Syariah UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu menyampaikan apresiasi atas kehadiran Ketua STIESNU Bengkulu sebagai narasumber. Kehadiran praktisi dan akademisi dari berbagai institusi dinilai penting untuk memperkaya wawasan mahasiswa serta memperkuat sinergi antarperguruan tinggi dalam pengembangan ilmu pengetahuan.

Melalui seminar ini, diharapkan mahasiswa semakin memahami dasar-dasar hukum dan sistem peradilan di Indonesia, serta mampu mengembangkan kapasitas akademik dan profesional dalam menghadapi tantangan dunia hukum yang terus berkembang.

“ Hukum bukan sekadar seperangkat norma yang mengatur kehidupan masyarakat, melainkan instrumen peradaban yang menjamin keadilan, kepastian, dan kemanfaatan. Oleh karena itu, mahasiswa perlu membangun pemahaman hukum yang kritis, integratif, dan berorientasi pada nilai-nilai keadilan sosial .” — Ketua STIESNU Bengkulu. Dr. Subhan, S.Ag, M.H.I

STIESNU Bengkulu Perkuat SDM Akademisi dalam Mewujudkan Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama Bengkulu

STIESNU Bengkulu Perkuat SDM Akademisi dalam Mewujudkan Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama Bengkulu

Bengkulu – Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syariah Nahdlatul Ulama (STIESNU) Bengkulu terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) akademisi sebagai bagian dari upaya transformasi kelembagaan menuju Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) Bengkulu.

Penguatan SDM akademisi menjadi salah satu fokus utama institusi dalam menghadapi tantangan pendidikan tinggi yang semakin dinamis serta kebutuhan akan tata kelola perguruan tinggi yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada mutu.

Melalui berbagai program peningkatan kapasitas, penguatan tata kelola akademik, pengembangan kompetensi dosen dan tenaga kependidikan, serta peningkatan budaya akademik, STIESNU Bengkulu terus membangun fondasi yang kuat guna mewujudkan transformasi kelembagaan yang berkualitas.

Ketua STIESNU Bengkulu, Dr. Subhan, M.H.I, menyampaikan bahwa transformasi menuju Institut bukan hanya perubahan nomenklatur semata, melainkan juga perubahan pola pikir, budaya kerja, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia di seluruh lini institusi.

“Transformasi menuju Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama Bengkulu bukan hanya tentang perubahan status kelembagaan, tetapi tentang kesiapan seluruh sumber daya manusia untuk tumbuh bersama, meningkatkan kapasitas, serta menghadirkan layanan pendidikan yang semakin berkualitas. SDM yang kuat akan menjadi fondasi utama dalam membangun institusi yang unggul dan berdaya saing.”

Beliau juga menegaskan bahwa seluruh civitas akademika memiliki peran strategis dalam mewujudkan visi besar institusi.

“Kita harus membangun budaya kerja yang produktif, kolaboratif, inovatif, dan berorientasi pada mutu. Karena institusi yang besar lahir dari komitmen bersama seluruh unsur akademik yang bergerak dalam visi yang sama.”

Sebagai bagian dari komitmen tersebut, STIESNU Bengkulu terus memperkuat sinergi antarunit kerja, program studi, lembaga, serta seluruh civitas akademika guna menciptakan ekosistem pendidikan tinggi yang lebih progresif dan berkelanjutan.

Dengan semangat transformasi dan kolaborasi, STIESNU Bengkulu optimis mampu mewujudkan Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama Bengkulu sebagai institusi pendidikan tinggi yang unggul, profesional, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah.