BENGKULU — 24 September 2026. Transformasi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syariah Nahdlatul Ulama (STIESNU) Bengkulu menuju Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) Bengkulu menjadi bagian penting dari penguatan pendidikan tinggi Nahdlatul Ulama di Sumatra.
Proses perubahan bentuk kelembagaan ini bukan sekadar pergantian nomenklatur. Transformasi tersebut diarahkan untuk memperluas mandat akademik, mengembangkan bidang keilmuan, memperkuat sumber daya manusia, serta meningkatkan kontribusi perguruan tinggi bagi masyarakat.
STIESNU Bengkulu telah mempersiapkan transformasi melalui penguatan program studi, sumber daya dosen, tata kelola, serta berbagai persyaratan kelembagaan. Proses tersebut kemudian memasuki tahap asesmen lapangan oleh Kementerian Agama RI pada 29–30 Mei 2026 sebagai bagian dari evaluasi kesiapan menuju institut.
Di bawah kepemimpinan Dr. Subhan, S.Ag., M.H.I., transformasi tersebut menjadi agenda strategis untuk membawa STIESNU memasuki fase kelembagaan yang lebih luas.
“Transformasi ini bukan hanya perubahan bentuk kelembagaan, tetapi bagian dari ikhtiar memperluas pengembangan keilmuan, meningkatkan mutu pendidikan, dan memperkuat kontribusi kampus bagi masyarakat,” demikian gagasan yang disampaikan dalam proses transformasi STIESNU menuju IAINU Bengkulu.

Perubahan dari sekolah tinggi menjadi institut juga membuka ruang bagi pengembangan rumpun keilmuan yang lebih beragam. Data STIESNU menunjukkan arah pengembangan program studi tidak lagi terbatas pada ekonomi syariah, tetapi mencakup bidang pendidikan dan hukum, sebagai bagian dari perluasan cakupan akademik menuju IAINU Bengkulu.
Dengan demikian, transformasi STIESNU Bengkulu dapat dipandang sebagai langkah untuk memperkuat ekosistem pendidikan tinggi Nahdlatul Ulama di Sumatra. Kehadiran IAINU Bengkulu nantinya diharapkan tidak hanya memperkuat identitas akademik NU di Bengkulu, tetapi juga memperluas akses masyarakat terhadap pendidikan tinggi Islam yang relevan dengan kebutuhan zaman.
Dari STIESNU menuju IAINU, yang dibangun bukan sekadar institusi baru, tetapi fondasi akademik yang lebih luas untuk menyiapkan generasi Bengkulu dan Sumatra menghadapi masa depan.