SELUMA, 21 September 2026 — Upaya STIESNU Bengkulu memastikan program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah tepat sasaran terus dilakukan melalui verifikasi langsung kepada calon penerima. Kali ini, Tim Survei STIESNU Bengkulu menyambangi kediaman calon penerima di Bunga Mas RT 04/RW 03, Kecamatan Seluma Timur, Kabupaten Seluma, pada Senin, 21 September 2026.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari rangkaian survei lapangan untuk memastikan data calon penerima KIP Kuliah sesuai dengan kondisi sebenarnya. Tim melakukan pengamatan secara langsung terhadap kondisi tempat tinggal, lingkungan keluarga, serta keadaan sosial ekonomi calon penerima.

Bagi tim survei, proses ini bukan hanya sekadar mencocokkan data administrasi. Kunjungan ke rumah calon penerima juga menjadi kesempatan untuk mendengar langsung cerita keluarga mengenai kondisi dan harapan mereka terhadap keberlanjutan pendidikan anak.

Dalam kesempatan tersebut, orang tua calon penerima KIP Kuliah menyampaikan rasa syukur dan harapan agar anaknya dapat terus melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

“Kami tentu sangat berharap anak kami bisa melanjutkan kuliah. Bagi keluarga, pendidikan adalah harapan untuk masa depan. Kalau mendapatkan bantuan KIP Kuliah, tentu akan sangat membantu meringankan beban biaya pendidikan dan membuat anak kami lebih fokus belajar,” ujar orang tua calon penerima.

Menurutnya, kesempatan memperoleh pendidikan tinggi merupakan sesuatu yang sangat berarti bagi keluarga. Dukungan melalui program KIP Kuliah diharapkan dapat memberikan ruang bagi anak untuk mengembangkan kemampuan dan meraih cita-citanya.

Kunjungan Tim Survei STIESNU Bengkulu ke Bunga Mas juga memperlihatkan bahwa proses penerimaan KIP Kuliah tidak berhenti pada pengumpulan dokumen. Kampus berupaya melihat kondisi calon penerima secara lebih utuh sebelum seluruh proses verifikasi dan validasi diselesaikan.

Melalui rangkaian survei ini, STIESNU Bengkulu terus memperkuat komitmennya dalam menciptakan proses penerimaan bantuan pendidikan yang akuntabel, transparan, dan tepat sasaran.

Bagi keluarga calon penerima, KIP Kuliah bukan sekadar bantuan biaya pendidikan. Lebih dari itu, program tersebut menjadi harapan agar anak-anak dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi tetap memiliki kesempatan untuk duduk di bangku perguruan tinggi dan membangun masa depan yang lebih baik.

STIESNU Bengkulu terus berkomitmen menghadirkan akses pendidikan yang inklusif, sekaligus memastikan setiap proses penerimaan bantuan dilakukan berdasarkan data dan kondisi faktual di lapangan.