Seminar Nasional STIESNU Bengkulu: Penguasaan Bahasa Indonesia dan Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran Bahasa Asing

Seminar Nasional STIESNU Bengkulu: Penguasaan Bahasa Indonesia dan Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran Bahasa Asing

Bengkulu – Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi dan Sosial Nahdlatul Ulama (STIESNU) Bengkulu sukses menggelar Seminar Nasional bertema “Penguasaan Bahasa Indonesia dan Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran Bahasa Asing” pada hari ini. Acara ini dihadiri oleh ratusan mahasiswa, dosen, serta praktisi pendidikan, dengan menghadirkan dua pembicara utama, yaitu Andriana Yohana, S.S., M.A., Kepala Balai Bahasa Provinsi Bengkulu, dan Prof. Riswanto, Ph.D., Kepala UPT Bahasa UIN Fatmawati Sukarno (UINFS) Bengkulu.

Seminar dibuka oleh Ketua STIESNU Bengkulu, Agung Cucu P., yang menegaskan pentingnya menguasai bahasa Indonesia secara baik dan benar. Beliau juga menyoroti peran teknologi, khususnya kecerdasan buatan (AI), dalam mengembangkan metode pembelajaran bahasa asing. “Kami berharap kegiatan ini dapat memperluas wawasan peserta mengenai tantangan serta peluang dalam pengajaran bahasa di era digital,” ungkapnya.

Sesi Pertama: Pentingnya Penguasaan Bahasa Indonesia

Dalam sesi pertama, Andriana Yohana, S.S., M.A., menekankan bahwa penguasaan bahasa Indonesia yang baik merupakan kunci komunikasi yang efektif dalam kehidupan sehari-hari. Ia juga membahas berbagai tantangan dalam mempertahankan kualitas bahasa Indonesia di tengah pengaruh globalisasi. “Bahasa Indonesia bukan hanya alat komunikasi, tetapi juga bagian dari identitas nasional yang harus dijaga,” tegasnya.

Sesi Kedua: AI dalam Pembelajaran Bahasa Asing

Prof. Riswanto, Ph.D., dalam pemaparannya, menjelaskan bagaimana kecerdasan buatan (AI) dapat berperan besar dalam pembelajaran bahasa asing. Menurutnya, teknologi AI memungkinkan pembelajaran yang lebih interaktif dan disesuaikan dengan kebutuhan individu. “AI membuka peluang bagi pembelajaran bahasa asing yang lebih fleksibel dan efektif,” katanya. Ia juga menekankan perlunya integrasi AI dalam kurikulum pendidikan tinggi guna meningkatkan kualitas pembelajaran.

Diskusi Interaktif dan Partisipasi Peserta

Sesi diskusi interaktif semakin menyemarakkan seminar ini, di mana peserta aktif mengajukan pertanyaan kepada narasumber. Topik yang dibahas mencakup penerapan bahasa Indonesia dalam dunia akademik hingga pemanfaatan AI dalam pendidikan bahasa. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan dan tanggapan yang diberikan.

Seminar ini diharapkan dapat berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa Indonesia serta mendorong pemanfaatan teknologi AI dalam pendidikan bahasa asing. Dengan demikian, kualitas pendidikan bahasa, khususnya di Bengkulu, dapat terus berkembang.

Acara ini bukan sekadar forum berbagi pengetahuan, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam menghadapi tantangan serta peluang di era digital, terutama dalam bidang pendidikan bahasa. STIESNU Bengkulu berkomitmen untuk terus menjadi pelopor dalam inovasi pendidikan, termasuk dalam penerapan teknologi untuk pembelajaran bahasa.

Telah Dilaksanakan Sidang Terbuka Promosi Doktor Ketua Senat STIESNU Bengkulu

Telah Dilaksanakan Sidang Terbuka Promosi Doktor Ketua Senat STIESNU Bengkulu

Bengkulu – Telah dilaksanakan sidang terbuka promosi doktor bagi Ketua Senat Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syari’ah Nahdlatul Ulama (STIESNU) Bengkulu, Dr. M. Subhan Amin, S.Ag., M.H.I., pada hari ini di UIN Fatmawati Bengkulu.

Sidang terbuka ini merupakan tahap akhir dalam perjalanan akademik Dr. M. Subhan Amin dalam meraih gelar doktor. Dalam sidang ini, beliau mempresentasikan disertasinya yang berjudul Perubahan Pada Tradisi Nikahan Suku Lembak Di Kota Bengkulu Perspektif Moderasi Beragama.

Acara ini dihadiri oleh para akademisi, dosen, mahasiswa, serta tamu undangan lainnya. Tim penguji yang terdiri dari para profesor dan ahli di bidangnya memberikan apresiasi atas penelitian yang telah dilakukan oleh Dr. M. Subhan Amin. Setelah melalui sesi tanya jawab dan pembahasan mendalam, beliau dinyatakan lulus.

Dengan pencapaian ini, Dr. M. Subhan Amin diharapkan dapat semakin memberikan kontribusi dalam pengembangan keilmuan, khususnya di STIESNU Bengkulu. Para kolega dan mahasiswa turut mengucapkan selamat serta mendoakan agar ilmu yang telah diperoleh dapat memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat dan dunia akademik.

Selamat kepada Dr. M. Subhan Amin, S.Ag., M.H.I., atas pencapaian luar biasanya!

Ratusan Warga Serbu Bazar Murah STIESNU Bengkulu Sambut Ramadhan 1446 H

Ratusan Warga Serbu Bazar Murah STIESNU Bengkulu Sambut Ramadhan 1446 H

Bengkulu – Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1446 H, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syariah Nahdlatul Ulama (STIESNU) Bengkulu menggelar Bazar Murah yang berlangsung meriah pada Rabu, 5 Maret 2025. Acara yang digelar di halaman kampus STIESNU Bengkulu ini diserbu ratusan warga yang antusias mendapatkan berbagai kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Pembukaan dihadiri oleh Ketua LPTNU, DPH, RW dan RT Lingkungan Kampus STIENSU Bengkulu.

Ketua STIESNU Bengkulu, Agung Cucu P., MH., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari kepedulian kampus terhadap masyarakat sekitar. “Kami ingin membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok menjelang Ramadhan dengan harga yang lebih terjangkau. Alhamdulillah, antusiasme warga sangat tinggi, ini menunjukkan bahwa kegiatan ini benar-benar bermanfaat,” ujarnya.

Bazar Murah STIESNU Bengkulu terselenggara berkat kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Bank Indonesia Provinsi Bengkulu. Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu, Bapak Dhita Adhitiya Nugraha, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa kegiatan ini sejalan dengan upaya stabilisasi harga dan meningkatkan daya beli masyarakat. “Bazar murah ini tidak hanya membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih rendah, tetapi juga mendukung pengendalian inflasi di daerah,” katanya.

Dalam bazar ini, berbagai kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, dan bahan pangan lainnya dijual dengan harga subsidi. Warga yang hadir tampak antusias berbelanja, bahkan beberapa produk habis dalam waktu singkat.

Dengan suksesnya acara ini, STIESNU Bengkulu berkomitmen untuk terus mengadakan kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat. “Kami berharap kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan, tidak hanya saat Ramadhan, tetapi juga di kesempatan lain guna membantu meringankan beban masyarakat,” tutup Agung Cucu P., MH.

Kuliah Umum STIESNU Bengkulu Bersama Anggota DPD RI, Apt. Destita Khairilisani, S.Farm., M.SM.: Meningkatkan Kualitas Pendidikan dan Pengembangan PTKIS di Provinsi Bengkulu

Kuliah Umum STIESNU Bengkulu Bersama Anggota DPD RI, Apt. Destita Khairilisani, S.Farm., M.SM.: Meningkatkan Kualitas Pendidikan dan Pengembangan PTKIS di Provinsi Bengkulu

STIESNU Bengkulu – Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Nahdlatul Ulama (STIESNU) Bengkulu mengadakan kuliah umum dengan tema “Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Pengembangan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) di Provinsi Bengkulu”. Acara ini menghadirkan narasumber utama, Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) asal Bengkulu, Apt. Destita Khairilisani, S.Farm., M.SM., yang juga merupakan putri daerah dari Kabupaten Seluma.

Kuliah umum ini dihadiri oleh lebih dari 180 peserta yang terdiri dari mahasiswa, dosen, staf STIESNU Bengkulu, serta tamu undangan lainnya. Acara dibuka dengan sambutan dari Ketua STIESNU Bengkulu, yang menyampaikan harapannya agar kehadiran Apt. Destita dapat membawa STIESNU ke kancah nasional dan mendukung proses alih status STIESNU Bengkulu menjadi Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) Bengkulu.

Dalam pemaparannya, Apt. Destita Khairilisani menjelaskan peran dan fungsi DPD RI dalam sistem ketatanegaraan Indonesia. DPD RI merupakan lembaga perwakilan daerah yang memiliki fungsi legislasi, pertimbangan, dan pengawasan terkait otonomi daerah, hubungan pusat dan daerah, pembentukan, pemekaran, serta penggabungan daerah. Selain itu, DPD RI juga berperan dalam pengelolaan sumber daya alam dan sumber daya ekonomi lainnya, serta perimbangan keuangan pusat dan daerah. Dalam konteks pendidikan, DPD RI memberikan pertimbangan atas rancangan undang-undang yang berkaitan dengan pendidikan dan agama, serta melakukan pengawasan terhadap pelaksanaannya.

Apt. Destita menekankan pentingnya peningkatan kualitas pendidikan di Provinsi Bengkulu, khususnya melalui pengembangan PTKIS seperti STIESNU Bengkulu. Beliau mendorong kolaborasi antara pemerintah daerah, institusi pendidikan, dan masyarakat untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang unggul dan berdaya saing. Selain itu, beliau juga mengapresiasi upaya STIESNU dalam meningkatkan mutu pendidikan dan berharap proses alih status menjadi IAINU Bengkulu dapat segera terwujud.

Acara ini dipandu oleh moderator Ulya Ramanita, S.Psi., M.Pd., yang memfasilitasi sesi tanya jawab antara peserta dan narasumber. Antusiasme peserta terlihat dari berbagai pertanyaan yang diajukan, mulai dari strategi peningkatan akreditasi institusi, pengembangan kurikulum berbasis kompetensi, hingga peluang kerjasama dengan berbagai pihak untuk mendukung kemajuan PTKIS di Bengkulu.

Kuliah umum ditutup dengan sesi foto bersama antara narasumber, panitia, dan seluruh peserta. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi momentum bagi STIESNU Bengkulu dan seluruh PTKIS di Provinsi Bengkulu untuk terus berinovasi dan berkontribusi dalam mencetak generasi muda yang berkualitas dan berdaya saing tinggi.

Sekilas Tentang DPD RI

Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) adalah lembaga perwakilan yang mewakili kepentingan daerah di tingkat nasional. DPD RI memiliki beberapa fungsi utama, antara lain:

  • Legislasi: Mengajukan rancangan undang-undang (RUU) kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang berkaitan dengan otonomi daerah, hubungan pusat dan daerah, pembentukan, pemekaran, serta penggabungan daerah, pengelolaan sumber daya alam dan sumber daya ekonomi lainnya, serta perimbangan keuangan pusat dan daerah.

  • Pertimbangan: Memberikan pertimbangan kepada DPR atas RUU tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta RUU yang berkaitan dengan pajak, pendidikan, dan agama.

  • Pengawasan: Melakukan pengawasan atas pelaksanaan undang-undang mengenai otonomi daerah, hubungan pusat dan daerah, pengelolaan sumber daya alam, pelaksanaan APBN, pajak, pendidikan, dan agama, serta menyampaikan hasil pengawasannya kepada DPR sebagai bahan pertimbangan untuk ditindaklanjuti.

Biografi Singkat Apt. Destita Khairilisani, S.Farm., M.SM.

Apt. Destita Khairilisani lahir pada 9 Desember 1982. Beliau merupakan putri dari pasangan Drs. H. Achmad Sardi dan Hanapi Sidia; ayahnya berasal dari Kelurahan Kembang Mumpo, Kecamatan Semidang Alas Maras, Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu, sementara ibunya berasal dari Purworejo, Jawa Tengah. Dalam Pemilihan Umum Legislatif Indonesia 2024, Apt. Destita berhasil meraih 201.888 suara dan terpilih sebagai anggota DPD RI mewakili Provinsi Bengkulu untuk periode 2024–2029.

Sebelum terjun ke dunia politik, beliau memiliki pengalaman profesional sebagai Pimpinan Urusan Regulasi dan Pharmacovigilance (Keamanan Obat) di PT. Tanabe Indonesia pada periode 2010–2014. Sebagai senator, Apt. Destita berkomitmen untuk memperjuangkan hak-hak masyarakat Provinsi Bengkulu, khususnya dalam bidang pendidikan dan kesejahteraan sosial.

Senam Santri Meriahkan Dies Natalis ke-9 STIESNU Bengkulu

Senam Santri Meriahkan Dies Natalis ke-9 STIESNU Bengkulu

STIESNU Bengkulu – Dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-9, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syariah Nahdlatul Ulama (STIESNU) Bengkulu menggelar kegiatan Senam Santri yang diikuti oleh warga sekitar, serta seluruh dosen dan staf STIESNU Bengkulu.

Acara yang berlangsung di halaman kampus ini bertujuan untuk meningkatkan kebugaran sekaligus mempererat kebersamaan antara civitas akademika dan masyarakat sekitar. Ketua STIESNU Bengkulu, Agung Cucu P., MH, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Senam Santri bukan hanya sekadar olahraga, tetapi juga bagian dari gaya hidup sehat yang harus terus dibudayakan oleh para santri dan akademisi.

“Kesehatan adalah kunci utama dalam menjalankan aktivitas akademik dan keagamaan. Dengan adanya Senam Santri ini, diharapkan seluruh peserta dapat menjaga kebugaran dan meningkatkan semangat dalam menjalankan tugas serta tanggung jawab masing-masing,” ujar Agung Cucu.

Ketua Panitia Dies Natalis ke-9 STIESNU Bengkulu, Ilham Muhajirin, M.Pd, turut menyampaikan apresiasi atas antusiasme peserta dalam mengikuti kegiatan ini. Menurutnya, Senam Santri menjadi simbol semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap kesehatan, yang selaras dengan visi STIESNU Bengkulu dalam mencetak generasi unggul dan berdaya saing.

“Senam Santri ini menjadi salah satu rangkaian acara Dies Natalis ke-9 STIESNU Bengkulu. Harapannya, kegiatan ini tidak hanya menjadi momen perayaan, tetapi juga menumbuhkan kesadaran akan pentingnya hidup sehat di lingkungan akademik dan masyarakat,” kata Ilham.

Acara Senam Santri ini berlangsung dengan penuh semangat dan diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai bentuk kebersamaan dan kekompakan antara peserta.

Dies Natalis ke-9 STIESNU Bengkulu masih akan berlanjut dengan berbagai kegiatan lainnya, termasuk seminar akademik, lomba antar mahasiswa, serta acara puncak peringatan yang akan digelar dalam beberapa hari ke depan.