oleh Samsul Hadi | Mei 5, 2025 | Artikel
Di era digital ini, kecerdasan buatan (AI) telah merambah ke berbagai aspek kehidupan, termasuk pendidikan agama. Bayangkan jika Nabi Muhammad SAW hidup di zaman sekarang—bisa jadi beliau akan memanfaatkan aplikasi berbasis AI untuk mengajarkan akhlak kepada umatnya. “Ayo, buka aplikasi ‘Akhlak Cerdas’ dan mari kita belajar berbuat baik!” Mungkin begitu cara beliau mengajak umatnya. Namun, mari kita telaah lebih dalam bagaimana AI dapat berkontribusi dalam pendidikan agama, khususnya dalam pembentukan akhlak.
Pertama-tama, AI dapat membantu menyampaikan materi akhlak dengan cara yang lebih menarik dan interaktif. Dengan teknologi seperti chatbot, siswa bisa bertanya kapan saja tentang perilaku baik dan buruk. Misalnya, ketika seorang siswa bingung bagaimana bersikap kepada teman yang sedang marah, mereka dapat langsung bertanya kepada chatbot. “Chatbot, bagaimana cara menghadapi teman yang marah?” Lalu chatbot menjawab, “Cobalah untuk mendengarkan dan jangan lupa meminta maaf, meskipun kamu tidak salah.” Jawaban ini bahkan bisa disertai dengan meme lucu agar pembelajaran terasa menyenangkan.
Selain itu, AI juga memungkinkan terciptanya lingkungan belajar yang lebih dinamis. Melalui aplikasi pembelajaran berbasis AI, siswa dapat mempelajari akhlak melalui permainan interaktif. Misalnya, ada sebuah game yang mengajak siswa berperan sebagai karakter yang harus mengambil keputusan moral: “Apakah kamu akan membantu orang yang terjatuh, atau hanya lewat sambil mendengarkan musik?” Dengan pendekatan ini, siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga berlatih menerapkannya dalam situasi yang relevan.
Namun, ada tantangan yang harus diwaspadai, yakni memastikan bahwa konten yang disampaikan AI tetap selaras dengan nilai-nilai agama. Kita tentu tidak ingin siswa mendapatkan informasi yang menyimpang hanya karena kesalahan algoritma. Oleh karena itu, peran pendidik dalam mengawasi dan mengembangkan konten AI sangatlah penting. Seorang guru bahkan pernah berseloroh, “Jangan sampai AI malah mengajarkan siswa untuk berbohong demi nilai bagus!”
Penggunaan AI dalam pendidikan agama juga bisa membantu guru dalam mengidentifikasi siswa yang memerlukan perhatian lebih. Melalui analisis data, AI mampu mendeteksi pola perilaku yang mencerminkan kurangnya pemahaman akhlak. Misalnya, jika seorang siswa sering terlibat konflik dengan teman-temannya, AI dapat memberikan sinyal kepada guru untuk memberikan bimbingan tambahan. “Wah, sepertinya ada yang perlu belajar tentang sabar dan toleransi,” dan guru sambil tersenyum.
Meski demikian, penting untuk diingat bahwa teknologi tidak dapat menggantikan peran guru sepenuhnya. AI hanyalah alat bantu; interaksi manusia tetap menjadi inti dalam proses pendidikan, terutama pendidikan akhlak. Seperti yang sering kita dengar, “Guru adalah pemandu, sementara AI hanyalah GPS. Tanpa pemandu yang bijak, GPS pun bisa membawa kita tersesat.”
Kesimpulannya, pemanfaatan AI dalam pendidikan agama, khususnya dalam pembentukan akhlak, menyimpan potensi besar. Dengan pendekatan yang bijak dan terarah, kita dapat mencetak generasi yang tak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga unggul dalam budi pekerti. Mari sambut AI dengan tangan terbuka—namun jangan pernah melepaskan nilai-nilai agama sebagai kompas utama. Siapa tahu, dengan bantuan AI, kita bisa menciptakan dunia yang tidak hanya lebih baik, tapi juga lebih menyenangkan.
Referensi:
Al-Qur’an. (n.d.). Terjemahan Al-Qur’an.
Amin, M. (2020). Pendidikan Agama di Era Digital. Jakarta: Penerbit Agama.
Hasan, A. (2019). Akhlak dalam Pendidikan: Teori dan Praktik. Yogyakarta: Penerbit Pendidikan.
Rahman, S. (2021). Kecerdasan Buatan dan Pendidikan: Peluang dan Tantangan. Bandung: Penerbit Teknologi.
Sari, D. (2022). “Peran Teknologi dalam Pembelajaran Agama.” Jurnal Pendidikan Agama, 15(2), 45–60.
Zain, H. (2023). Membangun Karakter Melalui Pendidikan Agama. Surabaya: Penerbit Karakter.
oleh Samsul Hadi | Apr 30, 2025 | Berita
Bengkulu, 30 April 2025 – Unit Pelaksana Teknis (UPT) Bahasa Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syariah Nahdlatul Ulama (STIESNU) Bengkulu kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kemampuan berbahasa asing mahasiswa dan alumni. Hal ini diwujudkan melalui suksesnya pelaksanaan kegiatan Bimbingan Pra Test dan Post Test untuk TOEFL (Test of English as a Foreign Language) dan TOAFL (Test of Arabic as a Foreign Language).
Kegiatan yang digelar selama satu hari ini diikuti oleh 39 peserta yang antusias mempersiapkan diri menghadapi tes standar internasional tersebut. Bimbingan Pra Test bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai format tes, strategi pengerjaan soal, serta materi-materi penting yang sering diujikan dalam TOEFL dan TOAFL. Para peserta mendapatkan materi serta latihan intensif dari tenaga pengajar UPT Bahasa STIESNU yang kompeten dan berpengalaman di bidangnya.
Kepala UPT Bahasa STIESNU Bengkulu, Hairiyanto, M.Pd., dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen STIESNU untuk membekali mahasiswa dan alumni dengan kemampuan berbahasa asing yang mumpuni, sehingga memiliki daya saing lebih tinggi di tingkat nasional maupun internasional.
“Kami menyadari betapa pentingnya kemampuan berbahasa Inggris dan Arab di era globalisasi ini, khususnya bagi lulusan STIESNU Bengkulu yang diharapkan mampu berkiprah di berbagai sektor, termasuk ekonomi syariah yang berskala internasional. Melalui bimbingan ini, kami berharap para peserta dapat lebih percaya diri dan meraih hasil maksimal dalam tes TOEFL dan TOAFL,” ujar pria yang akrab disapa Hairi.
Lebih lanjut, lulusan Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Bengkulu ini menjelaskan bahwa setelah mengikuti Bimbingan Pra Test, para peserta juga mengikuti Post Test. Kegiatan Post Test bertujuan untuk mengukur peningkatan kemampuan berbahasa asing peserta setelah mendapatkan bimbingan. Hasil dari Post Test ini akan menjadi bahan evaluasi bagi UPT Bahasa dalam rangka meningkatkan kualitas program-program pengembangan bahasa di masa mendatang.
Salah satu peserta, Andika Khairul Ba’is—mahasiswa semester 8 Program Studi Perbankan Syariah STIESNU Bengkulu sekaligus alumni Pondok Pesantren Al-Um Pinang Raya, Bengkulu Utara—mengungkapkan rasa terima kasihnya atas pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Bimbingan ini sangat membantu saya dalam memahami format soal TOEFL dan strategi mengerjakannya. Post Test juga memberikan gambaran yang jelas tentang peningkatan kemampuan saya setelah mengikuti bimbingan. Saya jadi lebih percaya diri untuk mengikuti tes TOEFL yang sesungguhnya,” katanya.
Kegiatan Bimbingan Pra Test dan Post Test TOEFL & TOAFL ini merupakan agenda rutin UPT Bahasa STIESNU Bengkulu yang selalu mendapat sambutan positif dari kalangan mahasiswa dan alumni. Keberhasilan kegiatan ini semakin mengukuhkan peran UPT Bahasa sebagai pusat pengembangan kemampuan berbahasa asing yang berkualitas di lingkungan kampus.
STIESNU Bengkulu berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan potensi mahasiswa dan alumni melalui berbagai program yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan zaman. Penguasaan bahasa asing, khususnya Bahasa Inggris dan Arab, menjadi salah satu fokus utama dalam upaya tersebut.
oleh Samsul Hadi | Apr 30, 2025 | Berita
Bengkulu Utara, 30 April 2025 – Alhamdulillah, STIESNU Bengkulu kembali mencatatkan langkah penting dalam pengembangan institusi. Hari ini, STIESNU Bengkulu secara resmi menerima hibah tanah seluas 2 hektar dari keluarga almarhum Bapak Waryadi dan almarhum Datuk Rastiman. Penyerahan dilakukan langsung oleh Kepala Desa Gembung Raya, Kecamatan Napal Putih, Kabupaten Bengkulu Utara, Bapak Suparno, kepada Ketua STIESNU Bengkulu, Agung Cucu P., M.H.
Prosesi penyerahan hibah ini turut disaksikan oleh Ketua BPD Desa Gembung Raya, Wakil Ketua II Bidang Keuangan, Sarana dan Prasarana serta SDM STIESNU Bengkulu, dan keluarga ahli waris dari almarhum.
Tanah hibah ini rencananya akan dimanfaatkan sebagai lahan produktif pendidikan dan sarana pendukung kemandirian kampus, sejalan dengan Rencana Strategis Pengembangan STIESNU Bengkulu di wilayah Bengkulu Utara.
Dalam sambutannya, Ketua STIESNU Bengkulu, Agung Cucu P., M.H menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam:
“Kami sangat bersyukur atas hibah yang diberikan oleh keluarga almarhum. Ini bukan hanya sekadar pemberian tanah, tetapi bentuk nyata dukungan masyarakat terhadap pengembangan pendidikan tinggi yang mandiri dan berkelanjutan. InsyaAllah, lahan ini akan kami kelola sebaik-baiknya untuk pendidikan, pemberdayaan, dan kemandirian institusi. Semoga menjadi amal jariyah bagi almarhum dan keluarga besar beliau.”
Kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada keluarga besar almarhum, khususnya:
Semoga amal jariyah ini menjadi ladang pahala yang terus mengalir dan membawa keberkahan bagi seluruh pihak.
oleh Samsul Hadi | Apr 30, 2025 | Berita
Bengkulu – 30 April 2025 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syari’ah Nahdlatul Ulama (STIESNU) Bengkulu resmi membuka pendaftaran mahasiswa baru gelombang kedua untuk Tahun Akademik 2025/2026. Kesempatan ini diberikan kepada calon mahasiswa yang belum sempat mendaftar pada gelombang pertama, sebagai bagian dari komitmen STIESNU dalam memberikan akses pendidikan tinggi yang berkualitas dan berbasis nilai-nilai keislaman.
Ketua STIESNU Bengkulu, Agung Cucu, M.H., menyampaikan bahwa pembukaan gelombang kedua ini merupakan respons terhadap tingginya minat calon mahasiswa. “Kami membuka kesempatan seluas-luasnya bagi generasi muda untuk bergabung bersama STIESNU dan mengembangkan potensi akademik serta spiritualnya,” ujar beliau.
Sekilas Tentang STIESNU Bengkulu
STIESNU Bengkulu adalah lembaga pendidikan tinggi yang hadir sebagai wujud komitmen Nahdlatul Ulama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing, dan berlandaskan nilai-nilai keislaman. Berlokasi di jantung Kota Bengkulu, STIESNU bukan sekadar tempat menimba ilmu ekonomi, tetapi juga menjadi ruang pembentukan karakter dan spiritualitas generasi muda.
Dengan program studi Ekonomi Syariah dan Perbankan Syariah, STIESNU Bengkulu menyiapkan mahasiswa untuk menjadi profesional yang tidak hanya cakap dalam teori dan praktik, tetapi juga menjunjung tinggi etika dan tanggung jawab sosial. Kurikulum yang dirancang terintegrasi antara ilmu akademik, nilai keislaman, dan kearifan lokal, membuat lulusan STIESNU siap menjawab tantangan dunia kerja maupun dunia usaha.
STIESNU Bengkulu juga aktif membangun kerja sama dengan berbagai instansi, lembaga keuangan syariah, dan pesantren, guna memperluas jaringan dan meningkatkan kualitas pendidikan. Fasilitas kampus yang terus berkembang, dosen-dosen yang kompeten dan berdedikasi, serta suasana akademik yang kondusif menjadikan STIESNU sebagai pilihan tepat untuk melanjutkan studi di bidang ekonomi dan keuangan syariah.
Bersama STIESNU Bengkulu, mari wujudkan cita-cita besar membangun peradaban ekonomi yang adil, berkelanjutan, dan berkah. Karena di STIESNU, kita tidak hanya belajar menjadi sarjana – kita ditempa untuk menjadi manusia yang bermanfaat bagi umat dan bangsa.
Program studi unggulan yang ditawarkan STIESNU Bengkulu antara lain:
Pendaftaran gelombang kedua dibuka mulai 1 Mei hingga 30 Juni 2025. Proses pendaftaran dapat dilakukan secara offline di kampus STIESNU Bengkulu atau secara online melalui website resmi. Untuk informasi lebih lanjut, calon mahasiswa dapat menghubungi Panitia PMB STIESNU Bengkulu melalui:
🌐 Website: daftar.stiesnubengkulu.ac.id
📞 WA Center: +62 812-7929-6606
📍 Alamat Kampus: Jln. Pancurmas, Sukarami, Kota Bengkulu.
Jangan lewatkan kesempatan ini, jadilah bagian dari kampus ekonomi syariah terdepan di Provinsi Bengkulu!
oleh Samsul Hadi | Apr 30, 2025 | Berita
Bengkulu, 28 April 2025 — Dalam upaya berkelanjutan untuk meningkatkan mutu pendidikan tinggi, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syariah Nahdlatul Ulama (STIESNU) Bengkulu kembali menggelar Simulasi Asesmen Lapangan (AL) yang kedua sebagai bagian dari persiapan menghadapi akreditasi institusi.
Kegiatan ini melibatkan secara aktif seluruh sivitas akademika STIESNU Bengkulu, mulai dari panitia akreditasi, dosen, staf administrasi, hingga pimpinan kampus. Simulasi ini berfungsi sebagai sarana evaluasi dan penguatan menyeluruh terhadap elemen-elemen yang menjadi tolok ukur penilaian oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).
Simulasi kedua ini dipandu langsung oleh Dr. Pasma Chandra, M.Pd., seorang ahli pendidikan yang juga asesor resmi BAN-PT. Dalam pembinaannya, beliau menegaskan pentingnya konsistensi dalam pengumpulan data, kolaborasi antarlembaga internal, serta pemahaman yang menyeluruh terhadap instrumen akreditasi terkini.
“Proses akreditasi tidak hanya soal pemenuhan dokumen, tetapi lebih jauh mencerminkan budaya mutu di lingkungan perguruan tinggi. Simulasi yang dilakukan berulang kali menandakan kesungguhan lembaga dalam menjaga dan meningkatkan kualitasnya,” ujar Dr. Pasma.
Ketua STIESNU Bengkulu, Agung Cucu P., M.H., mengapresiasi dedikasi dan semangat seluruh tim yang terlibat dalam simulasi ini. Menurutnya, pelaksanaan simulasi kedua ini merupakan bagian dari strategi institusi untuk membangun kredibilitas publik dan memperkuat citra STIESNU sebagai kampus unggul yang adaptif terhadap standar mutu nasional.
Sementara itu, Ketua Panitia Borang, Elman Johari, M.H.I., menyampaikan bahwa simulasi ini menjadi momentum penting untuk menyempurnakan berbagai dokumen dan data dukung yang dibutuhkan dalam proses akreditasi. Ia menegaskan bahwa kerja sama dan komitmen seluruh unsur di kampus menjadi kunci suksesnya proses ini.
“Kami terus berupaya menyempurnakan borang dan dokumen pendukung sesuai dengan arahan asesor. Simulasi ini sangat membantu kami dalam melihat secara detail hal-hal yang masih perlu ditingkatkan,” ujar Elman.
Dengan digelarnya simulasi ini, STIESNU Bengkulu semakin siap dalam menyambut asesmen lapangan yang sesungguhnya dan menargetkan hasil akreditasi yang optimal. Selain itu, kegiatan ini juga dimaknai sebagai momen penting untuk memperkuat tata kelola kampus dan meningkatkan pelayanan akademik yang berorientasi pada mutu dan keberlanjutan.