Kulon Progo, DIY – Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Nahdlatul Ulama (STIESNU) Bengkulu melakukan penyerahan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan VII di Desa Plano Barat, Pagerharjo, Samigaluh, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Acara ini juga ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara pihak STIESNU Bengkulu dan Pemerintah Desa Plano Barat.
Penyerahan mahasiswa KKN ini menjadi wujud nyata kolaborasi antara lembaga pendidikan tinggi dan pemerintah desa dalam rangka pemberdayaan masyarakat. Mahasiswa KKN Kewirausahaan STIESNU Bengkulu akan berfokus pada pengembangan potensi kewirausahaan di desa tersebut.
Kepala Desa Plano Barat, Hidayat S.Sos, M.I.P, menyambut baik kedatangan mahasiswa STIESNU Bengkulu. “Kami sangat senang dan menyambut baik kehadiran adik-adik mahasiswa dari STIESNU Bengkulu. Semoga kolaborasi ini bisa memberikan dampak positif bagi kemajuan desa kami, terutama dalam sektor kewirausahaan,” ujarnya.
Dari pihak STIESNU Bengkulu, penyerahan ini diwakili oleh Kabag Keuangan Syafrianto, M.M., dan Sekretaris Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) Riza Wahyu Rofi, M.Ag. Dalam sambutannya, Ketua Panitia KKN sekaligus Sekretaris PPPM, Riza Wahyu Rofi, M.Ag., menyampaikan, “Penyerahan mahasiswa KKN ini bukan sekadar seremoni, melainkan sebuah amanah. Amanah dari kampus untuk mengaplikasikan ilmu yang telah didapatkan di bangku kuliah, serta amanah dari desa untuk membantu mengidentifikasi dan mengembangkan potensi yang ada. Dengan semangat kewirausahaan, kami berharap mahasiswa-mahasiswi kami dapat berkolaborasi dengan masyarakat untuk menciptakan inovasi dan peluang ekonomi yang berkelanjutan.”
Penandatanganan MoU ini diharapkan dapat menjadi landasan kerja sama yang kuat dan berkelanjutan antara kedua belah pihak. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam mengaplikasikan ilmu yang didapat di bangku kuliah, sekaligus membantu masyarakat desa dalam mengembangkan potensi ekonomi lokal.