STIESNU Bengkulu mencatat sejarah baru dengan penyerahan zakat perdana dari dosen bersertifikasi dosen (serdos), pada Rabu (tanggal). Acara ini berlangsung di Kantor BAZNAS Provinsi Bengkulu dan diterima langsung oleh Koordinator Penghimpunan BAZNAS, KH. Romli, yang menyampaikan apresiasi atas langkah mulia dari civitas akademika STIESNU Bengkulu.
Dalam sambutannya, KH. Romli menyatakan, “Penyerahan zakat ini adalah bukti nyata bahwa pendidikan tinggi tidak hanya berkontribusi pada pencerdasan bangsa, tetapi juga memperkuat peran sosial dan pemberdayaan masyarakat. Kami berharap langkah ini menjadi inspirasi bagi institusi lainnya.”
Ketua UPZIS STIESNU Bengkulu, Riza Wahyu, M.A., juga memberikan sambutan yang menggugah. Ia menyampaikan bahwa pengumpulan dan penyerahan zakat ini merupakan implementasi nyata dari nilai-nilai keislaman yang menjadi bagian dari visi STIESNU Bengkulu. “Kami ingin memastikan bahwa zakat yang kami himpun dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung program-program pemberdayaan yang dikelola oleh BAZNAS. Semoga langkah kecil ini menjadi awal yang besar untuk kontribusi yang lebih luas di masa mendatang,” ujarnya.
Ketua STIESNU Bengkulu, Agung Cucu P., MH., turut menegaskan bahwa zakat ini merupakan bagian dari komitmen institusi dalam menjalankan amanah syariah sekaligus memperkuat sinergi dengan lembaga zakat di Bengkulu. “Zakat yang disalurkan ini diharapkan dapat membantu program-program pemberdayaan yang dikelola oleh BAZNAS untuk masyarakat yang membutuhkan,” ungkapnya.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh beberapa perwakilan dosen dan staf STIESNU Bengkulu, yang turut mendukung upaya kolaborasi antara lembaga pendidikan dan lembaga zakat. Penyerahan zakat ini menjadi langkah awal yang akan terus dioptimalkan di masa mendatang.
Dengan adanya inisiatif ini, STIESNU Bengkulu menunjukkan komitmennya sebagai institusi pendidikan Islam yang tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga aktif dalam kontribusi sosial untuk kesejahteraan masyarakat Bengkulu.