oleh Samsul Hadi | Jan 23, 2025 | Berita
Bengkulu, 23 Januari 2025 – Dalam rangka memperkenalkan program penerimaan mahasiswa baru (PMB) tahun akademik 2025/2026, tim dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syariah Nahdlatul Ulama (STIESNU) Bengkulu menggelar sosialisasi perdana di Madrasah Aliyah Pondok Pesantren Pancasila, Kota Bengkulu.
Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (22/01) ini dipimpin langsung oleh Ketua Sosialisasi, Ade Riska Astari, M.Pd. Sosialisasi ini bertujuan memberikan informasi terkait program unggulan, jalur pendaftaran, serta keunggulan studi di STIESNU Bengkulu.
Dalam pemaparannya, Ade Riska Astari menjelaskan berbagai pilihan program studi di STIESNU, seperti Ekonomi Syariah dan Perbankan Syariah, yang dirancang untuk mencetak lulusan unggul dan berdaya saing. “Kami ingin membuka wawasan para siswa tentang pentingnya pendidikan tinggi, khususnya di bidang ekonomi syariah, yang sangat relevan dengan kebutuhan dunia kerja saat ini,” ujarnya.
Acara ini mendapatkan sambutan hangat dari para siswa dan guru. Kepala MA Ponpes Pancasila, dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan inisiatif dari STIESNU Bengkulu. “Sosialisasi ini memberikan motivasi besar bagi para siswa kami untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi,” tuturnya.
Selain pemaparan program, kegiatan ini juga dimeriahkan dengan sesi tanya jawab interaktif. Banyak siswa yang antusias menanyakan tentang beasiswa, fasilitas kampus, dan prospek kerja setelah lulus. Tim sosialisasi juga membagikan brosur dan suvenir menarik sebagai kenang-kenangan.
Sosialisasi ini menjadi langkah awal dalam mendekatkan STIESNU Bengkulu dengan masyarakat, khususnya pelajar di kota Bengkulu. Tim berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan di sekolah-sekolah lain untuk meningkatkan angka partisipasi siswa dalam pendidikan tinggi.
Tentang STIESNU Bengkulu
STIESNU Bengkulu adalah lembaga pendidikan tinggi berbasis ekonomi syariah yang berkomitmen mencetak lulusan berintegritas dan berkontribusi bagi pembangunan bangsa. Dengan semangat Nahdlatul Ulama, STIESNU mengedepankan pendidikan yang Islami, inovatif, dan berorientasi pada masa depan.
oleh Samsul Hadi | Jan 21, 2025 | Berita
Bengkulu, 21 Januari 2025 – Kepala UPT Bahasa STIESNU Bengkulu, Hairiyanto, M.Pd, melaksanakan studi tata kelola UPT BAHASA Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno (UINFAS) Bengkulu. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Koordinator Divisi Pengembangan Bahasa Inggris, Hendri Firmansyah, M.Pd.
Kunjungan rombongan UPT Bahasa STIESNU Bengkulu disambut langsung oleh Kepala UPT BAHASA UINFAS Bengkulu , Prof. Riswanto, Ph.D, di ruang kerjanya. Dalam sambutannya, Prof. Riswanto memberikan pemaparan mendalam tentang tata kelola UPT Bahasa di perguruan tinggi. Beliau menekankan pentingnya pengelolaan UPT Bahasa yang baik, mengingat unit ini menjadi salah satu instrumen penilaian dalam akreditasi perguruan tinggi.
“UPT Bahasa harus dikelola dengan optimal agar mampu mendukung capaian akademik institusi. Selain itu, saya mendorong UPT Bahasa STIESNU Bengkulu untuk bergabung dalam konsorsium UPT Bahasa Perguruan Tinggi se-Indonesia. Melalui konsorsium ini, kita dapat berbagi pengalaman dan pengetahuan tentang pengelolaan UPT Bahasa,” ujar Prof. Riswanto.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala UPT Bahasa STIESNU Bengkulu, Hairiyanto, M.Pd, mengungkapkan rasa terima kasih atas sambutan hangat dan ilmu yang diberikan. Ia juga menyampaikan harapannya untuk terus mendapatkan bimbingan, bukan hanya dalam kapasitasnya sebagai kepala UPT Bahasa, tetapi juga sebagai salah satu mantan mahasiswa Prof. Riswanto di program pascasarjana Universitas Bengkulu.
Pertemuan selama hampir satu jam ini membahas berbagai peluang kerja sama antara kedua institusi, termasuk saling tukar pemateri, pelaksanaan bimbingan belajar pra-tes TOEFL, serta penyelenggaraan seminar bersama.
Prof. Riswanto juga menyampaikan bahwa saat ini UPT BAHASA UINFAS Bengkulu sedang mengembangkan tes TOEFL dan TOAFL berbasis Artificial Intelligence (AI). “Kedepannya, kami berharap UINFAS dan STIESNU dapat mengimplementasikan tes berbasis AI ini demi peningkatan kualitas layanan akademik,” tandasnya.
Kunjungan ditutup dengan sesi foto bersama di depan front liner UPT BAHASA UINFAS Bengkulu, sebagai penanda eratnya hubungan kerja sama dan kolaborasi antara kedua lembaga ini.
oleh Samsul Hadi | Jan 20, 2025 | Berita
Ketahun, 16 Januari 2025 – Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Nahdlatul Ulama (STIESNU) Bengkulu kembali menunjukkan komitmennya dalam memperjuangkan dan mengajarkan Akidah Ahlussunnah Wal Jama’ah Annahdliyah di Provinsi Bengkulu. Atas dedikasi tersebut, STIESNU Bengkulu menerima penghargaan dari Yayasan Pondok Pesantren Al-Makmun Barokatul Qodiri (PPBQ), Desa Giri Kencana, Kecamatan Ketahun, Kabupaten Bengkulu Utara.
Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Ketua Yayasan PPBQ, Ir. H. Ahmad Hamim Wicaksono, M.Sc., kepada Ketua STIESNU Bengkulu Bapak Agung Cucu Purnawirawan, MH. didampingi Pengasuh Pondok Pesantren, Kyai Muhammad Arif Pribadi, S.Th.I., Ketua Pergunu PC Kota Bengkulu, Ust. Hairiyanto, M.Pd.
Dalam sambutannya, Kyai Muhammad Arif Pribadi mengapresiasi kontribusi STIESNU Bengkulu yang terus berkomitmen dalam mendukung penyebaran nilai-nilai Ahlussunnah Wal Jama’ah Annahdliyah, khususnya di wilayah Bengkulu. “Kami berharap kerja sama ini dapat terus terjalin dan menjadi teladan bagi institusi lainnya,” ujar Kyai Muhammad Arif.
Ketua STIESNU Bengkulu, Agung Cucu P., MH, juga menyampaikan sambutannya. Beliau menyoroti bagaimana medan perjuangan Akidah Ahlussunnah Wal Jama’ah di wilayah Bengkulu memerlukan sinergi antara pendidikan formal dan peran pesantren. “Provinsi Bengkulu adalah daerah dengan tantangan tersendiri dalam mempertahankan dan menyebarkan nilai-nilai Aswaja. Oleh karena itu, keberadaan STIESNU Bengkulu sebagai institusi pendidikan tinggi, bersama dengan pesantren-pesantren yang ada khususnya Ponpes BQ ini, memainkan peran strategis dalam memperkuat identitas keislaman di masyarakat,” ungkapnya. Beliau juga mengapresiasi eksistensi pesantren-pesantren di Bengkulu yang menjadi benteng utama dalam menjaga nilai-nilai Islam Ahlussunnah Wal Jama’ah.
Acara penyerahan penghargaan diakhiri dengan sesi foto bersama Ketua Yayasan Pondok Pesantren Al-Makmun Barokatul Qodiri didampingi Pengasuh Pondok, dan juga jajaran bersama STIESNU Bengkulu. Momen ini menjadi penutup yang hangat, mencerminkan kerja sama yang harmonis antara dua lembaga yang memiliki visi sama dalam memperkuat ajaran Islam Ahlussunnah Wal Jama’ah di tanah Bengkulu.
Dengan penghargaan ini, STIESNU Bengkulu kembali menegaskan perannya sebagai lembaga pendidikan tinggi yang tidak hanya berorientasi pada akademik, tetapi juga pada penguatan nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat.

Foto Ketua STIESNU Bengkulu Bersama Bapak Ir. H. Ahmad Hamim Wicaksono, MSc (Ketua Yayasan Ponpes BQ Bengkulu Utara)

oleh Samsul Hadi | Jan 18, 2025 | Berita
STIESNU Bengkulu — Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syariah Nahdlatul Ulama (STIESNU) Bengkulu menggelar sosialisasi penerimaan mahasiswa baru (PMB) di Masjid Nurul Huda, Desa Bukit Harapan, Kecamatan Pinang Raya, Kabupaten Bengkulu Utara. Kegiatan ini berlangsung bertepatan dengan peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW dan Hari Lahir Nahdlatul Ulama (NU) ke-102.
Acara sosialisasi ini turut didampingi oleh Rois Syuriah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Bengkulu, KH. Hasbullah Achmad, yang memberikan dukungan penuh terhadap upaya STIESNU Bengkulu dalam menjaring generasi muda yang berkualitas. Kehadiran beliau memberikan semangat bagi peserta untuk lebih mengenal dunia pendidikan tinggi berbasis nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah.
Dalam kesempatan ini, STIESNU Bengkulu menyebarkan sebanyak 102 lembar brosur PMB kepada masyarakat sekitar. Jumlah tersebut melambangkan semangat peringatan Harlah NU ke-102, sebagai bentuk semangat (ghiroh), dan komitmen dalam memperkuat dakwah dan pendidikan Islam moderat di Bengkulu.
Ketua STIESNU Bengkulu, Agung Cucu P., MH., menyampaikan harapannya agar sosialisasi ini dapat menarik minat calon mahasiswa baru untuk bergabung dan bersama-sama membangun masa depan yang lebih baik dengan menanamkan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah. “Kami berharap melalui kegiatan ini, STIESNU Bengkulu semakin dikenal luas dan mampu mencetak generasi penerus yang berintegritas serta berwawasan Islam rahmatan lil ‘alamin,” ujar beliau.
Semoga langkah ini menjadi pijakan penting bagi STIESNU Bengkulu dalam memperluas jangkauan dan terus eksis dalam mencetak kader-kader muda yang siap berkontribusi bagi agama, bangsa, dan negara.
oleh Samsul Hadi | Jan 17, 2025 | Berita
Bengkulu – Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syariah Nahdlatul Ulama (STIESNU) Bengkulu tengah mempersiapkan langkah besar sebagai pelopor gerakan Wakaf Uang di Indonesia. Ide ini mendapat dukungan penuh dari Prof. Dr. Asnaini, MA. (Sebagai Pemateri), Anggota DPH, Dr. Sri Ihsan, S.Pd.I., M.Pd.I., Senat, Ketua, Wakil Ketua I, II, III, staf, dan seluruh dosen STIESNU Bengkulu. Inisiatif ini bertujuan memperkuat perekonomian umat dan memberdayakan masyarakat melalui instrumen ekonomi syariah.
Kajian Teoritis Wakaf Uang
Secara teoritis, Wakaf Uang merupakan bentuk wakaf yang fleksibel dan adaptif di era modern. Berbeda dengan wakaf konvensional berupa aset tetap seperti tanah atau bangunan, Wakaf Uang memungkinkan masyarakat dari berbagai lapisan untuk berkontribusi dalam kegiatan sosial dan ekonomi. Dalam perspektif ekonomi Islam, Wakaf Uang menjadi salah satu instrumen keuangan yang dapat menggerakkan ekonomi umat, mengurangi kesenjangan sosial, dan mendukung pembangunan berkelanjutan.
Prof. Dr. Asnaini, MA menjelaskan bahwa Wakaf Uang memiliki landasan kuat dalam ajaran Islam dan berpotensi besar dalam pengembangan ekonomi umat. “Konsep ini sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini. Melalui pengelolaan yang profesional dan transparan, Wakaf Uang dapat menjadi sumber pendanaan berkelanjutan untuk berbagai program sosial dan ekonomi,” ujarnya.
Implementasi Praktis di STIESNU Bengkulu
STIESNU Bengkulu telah menyusun berbagai strategi implementasi Wakaf Uang, mulai dari penyusunan regulasi internal, pelatihan pengelolaan wakaf, hingga pengembangan platform digital untuk mempermudah donasi wakaf. Ketua STIESNU Bengkulu, Agung Cucu P., MH, menyampaikan bahwa kampus siap menjadi pusat edukasi dan pengelolaan Wakaf Uang di Bengkulu. “Kami berkomitmen menciptakan ekosistem wakaf yang amanah dan profesional, dengan melibatkan mahasiswa, dosen, dan masyarakat luas,” kata Agung.
Program-program yang dirancang mencakup pelatihan kewirausahaan berbasis syariah, pemberdayaan UMKM, beasiswa pendidikan, dan pengembangan infrastruktur sosial. Selain itu, STIESNU Bengkulu akan berkolaborasi dengan lembaga keuangan syariah dan Badan Wakaf Indonesia (BWI) untuk memastikan pengelolaan dana wakaf berjalan optimal.
Implikasi Wakaf Uang bagi Masyarakat Bengkulu
Implementasi Wakaf Uang di Bengkulu diharapkan membawa dampak signifikan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Melalui pengelolaan dana wakaf yang efektif, berbagai sektor penting seperti pendidikan, kesehatan, dan ekonomi kreatif dapat berkembang pesat. Program beasiswa akan membantu pelajar kurang mampu melanjutkan pendidikan, sementara pemberdayaan UMKM akan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Selain itu, Wakaf Uang dapat menjadi solusi atas permasalahan sosial di Bengkulu, seperti pengentasan kemiskinan dan pengurangan pengangguran. Dengan adanya dana wakaf yang dialokasikan untuk pelatihan keterampilan dan pengembangan usaha, masyarakat akan lebih mandiri dan produktif.
Wakil Ketua I, II, dan III STIESNU Bengkulu menyatakan kesiapan mereka dalam mendukung pengembangan program Wakaf Uang. “Kami percaya bahwa sinergi antara akademisi, praktisi, dan masyarakat akan menghasilkan dampak yang nyata dan berkelanjutan,” ujar salah satu Wakil Ketua.
Penutup
Dengan kolaborasi yang solid antara seluruh civitas akademika dan dukungan masyarakat, STIESNU Bengkulu optimis dapat menjadi pelopor gerakan Wakaf Uang di Indonesia. Inisiatif ini diharapkan tidak hanya menjadi terobosan dalam pengelolaan ekonomi syariah, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan masyarakat Bengkulu dan Indonesia secara keseluruhan.