oleh Samsul Hadi | Feb 13, 2025 | Berita
Bengkulu, 12 Februari 2025 – Dalam rangka meningkatkan tata kelola satuan kerja (satker) yang lebih baik, Pimpinan Wilayah Lembaga Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (PW-LPTNU) Bengkulu bersama Dewan Pengurus Harian (DPH) STIESNU Bengkulu melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) terhadap kinerja satker di lingkungan STIESNU Bengkulu.
Kegiatan ini berorientasi pada pendampingan tata kelola satker yang lebih profesional dengan mengedepankan etika tata layanan dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi. Fokus utama monev adalah meningkatkan efektivitas administrasi, transparansi dalam pengelolaan sumber daya, serta optimalisasi pelayanan akademik dan non-akademik bagi mahasiswa.
Ketua STIESNU Bengkulu, Agung Cucu P., MH, dalam sambutannya menyampaikan, “Kami sangat mengapresiasi upaya yang dilakukan oleh PW-LPTNU Bengkulu dan DPH STIESNU Bengkulu dalam memberikan pendampingan kepada satuan kerja kami. Monitoring dan evaluasi ini bukan sekadar penilaian, tetapi juga menjadi refleksi bersama dalam mewujudkan tata kelola yang lebih baik dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan. Dengan tetap mengedepankan etika tata layanan, kami optimis STIESNU Bengkulu dapat terus berkembang menjadi institusi pendidikan yang unggul dan berdaya saing.”
Dalam rangka meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pelaporan, sistem pelaporan triwulan IV pereode 2024-2028 tahun 2025 diperbarui dengan pola baru yang lebih terstruktur dan berbasis monitoring real-time. Pembaruan ini bertujuan untuk memastikan setiap unit kerja dapat menyampaikan laporan dengan lebih akurat, tepat waktu, dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.
Dengan sistem ini, setiap data yang masuk akan langsung dianalisis dan dimonitor untuk mengidentifikasi potensi kendala serta meningkatkan efisiensi dalam proses evaluasi. Penerapan pola baru ini diharapkan dapat memperkuat tata kelola pelaporan dan mendukung pencapaian target strategis dalam periode 2024-2028. Seluruh pihak terkait diharapkan dapat beradaptasi dengan sistem baru ini serta berpartisipasi aktif dalam memastikan keberhasilan implementasinya.
Diharapkan melalui kegiatan ini, seluruh unit kerja di STIESNU Bengkulu dapat semakin berkomitmen dalam menjalankan tugas dan fungsi mereka secara profesional serta selaras dengan visi dan misi perguruan tinggi. Kegiatan monev ini juga menjadi momentum evaluasi strategis dalam memperbaiki dan memperkuat sistem tata kelola pendidikan di STIESNU Bengkulu untuk masa mendatang.
oleh Samsul Hadi | Feb 10, 2025 | Berita
Bengkulu – Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syariah Nahdlatul Ulama (STIESNU) Bengkulu mengucapkan selamat dan sukses atas terselenggaranya Pelatihan Kepemimpinan Lanjutan (PKL-III) PW GP Ansor Provinsi Bengkulu yang mengangkat tema “Memperkuat Karakter Kepemimpinan dalam Menghadapi Kemandirian Organisasi”.
Ketua STIESNU Bengkulu, Agung Cucu P., MH., menyampaikan apresiasinya atas kegiatan ini. Menurutnya, GP Ansor sebagai organisasi kepemudaan memiliki peran strategis dalam membangun karakter pemimpin yang berintegritas, inovatif, dan mampu menghadapi tantangan zaman.
“Semoga GP Ansor selalu eksis dalam mendampingi kepentingan yang berdampak pada kemaslahatan masyarakat,” ujar Agung Cucu P. dalam sambutannya.
Kegiatan PKL-III ini diharapkan menjadi ajang bagi para kader GP Ansor untuk memperkuat wawasan, keterampilan kepemimpinan, serta memperkokoh nilai-nilai kebangsaan dan keislaman. STIESNU Bengkulu sebagai institusi pendidikan berbasis Nahdlatul Ulama terus berkomitmen dalam mendukung kegiatan yang berorientasi pada pengembangan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.
Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh, pengurus GP Ansor, serta peserta dari berbagai daerah di Provinsi Bengkulu. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan para kader GP Ansor semakin siap menghadapi tantangan organisasi serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan bangsa.
Tentang STIESNU Bengkulu STIESNU Bengkulu merupakan perguruan tinggi berbasis Islam yang berkomitmen dalam mencetak lulusan berkualitas di bidang ekonomi syariah. Dengan visi mencetak generasi unggul yang berlandaskan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah, STIESNU Bengkulu terus berperan aktif dalam berbagai kegiatan akademik dan sosial kemasyarakatan.
oleh Samsul Hadi | Feb 9, 2025 | Berita
Bengkulu – Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syariah Nahdlatul Ulama (STIESNU) Bengkulu mengucapkan selamat dan sukses atas terselenggaranya pelantikan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Bengkulu masa khidmat 2024-2029 serta suksesnya Pendidikan Menengah Kader Nahdlatul Ulama (PMKNU) Angkatan 1 yang mengusung tema “Bekerja Bersama Umat untuk Bengkulu Bermartabat.”
Dalam semangat khidmat tersebut, STIESNU Bengkulu siap menjadi salah satu garda dalam implementasi program-program NU di Bengkulu, khususnya dalam bidang pendidikan dan penguatan kaderisasi. Pelantikan ini dihadiri langsung oleh Ketua Tanfidziyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH. Yahya Cholil Staquf. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pesan agar masyarakat Bengkulu senantiasa menjaga kondusivitas dan terus bekerja sama dalam membangun bangsa.
Ketua STIESNU Bengkulu, Agung Cucu P., MH., turut memberikan tanggapan positif atas terselenggaranya acara ini. “Kami di STIESNU Bengkulu mendukung penuh langkah-langkah strategis yang dilakukan oleh PWNU Bengkulu. Sebagai institusi pendidikan yang berada di bawah naungan NU, kami siap bersinergi dalam mencetak kader-kader unggul yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga memiliki jiwa kebangsaan dan nilai-nilai ke-NU-an yang kuat,” ujarnya.
Dengan pelantikan kepengurusan PWNU yang baru serta suksesnya PMKNU Angkatan 1, diharapkan program-program NU di Bengkulu semakin maju dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi umat dan bangsa. STIESNU Bengkulu berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa melalui pendidikan dan kaderisasi yang berkelanjutan.
oleh Samsul Hadi | Feb 6, 2025 | Berita
Bengkulu, 5 Februari 2026 – Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syariah Nahdlatul Ulama (STIESNU) Bengkulu melakukan audiensi ke Kantor Bank Indonesia Wilayah Bengkulu dalam rangka menjalin silaturahmi dan membangun sinergi untuk berbagai program kerja sama. Kunjungan ini berlangsung dengan penuh kehangatan dan disambut dengan baik oleh pihak Bank Indonesia perwakilan Bengkulu.
Rombongan STIESNU Bengkulu dipimpin oleh Wakil Ketua II, Suharyono, ME, serta didampingi oleh Kepala Unit Perpustakaan, Ade Riska Astari, M.Pd, dan Demisioner Ketua Senat STIESNU Bengkulu, Arif Rahman Hakim, Ph.D. Dalam kesempatan ini, turut hadir pula perwakilan dari UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, yaitu Sri Kalsum Mustafa, S.IP, M.Si, selaku Analis Kerjasama.
Audiensi ini bertujuan untuk mempererat hubungan antara STIESNU Bengkulu dan Bank Indonesia Wilayah Bengkulu serta membuka peluang kerja sama dalam berbagai bidang. Beberapa program yang dibahas dalam pertemuan ini meliputi penyediaan layanan BI Corner, sosialisasi keuangan dari Bank Indonesia, program Praktik Pengalaman Lapangan (PPL), dan berbagai bentuk sinergi lainnya yang dapat memberikan manfaat bagi mahasiswa dan civitas akademika STIESNU Bengkulu.
Pihak Bank Indonesia menyampaikan dukungan mereka terhadap kegiatan-kegiatan yang dapat disinergikan dengan STIESNU Bengkulu. Dalam waktu dekat, akan diselenggarakan kegiatan kolaborasi antara Bank Indonesia, STIESNU Bengkulu, dan UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu guna memperkuat literasi keuangan di kalangan akademisi dan mahasiswa.
Ketua STIESNU Bengkulu, Agung Cucu P., MH, menyampaikan harapannya agar ikhtiar dalam menjalin kerja sama dengan Bank Indonesia dapat segera terealisasi. “Kami terus berupaya menjemput peluang kerja sama ini. Semoga dapat segera terwujud dan memberikan manfaat bagi STIESNU Bengkulu serta para mitra kami,” ujarnya.
Dengan adanya audiensi ini, diharapkan sinergi antara STIESNU Bengkulu dan Bank Indonesia dapat terus berkembang, sehingga memberikan dampak positif bagi dunia pendidikan dan pengembangan ekonomi di Bengkulu.
oleh Samsul Hadi | Feb 3, 2025 | Berita
Bengkulu, 3 Februari 2025 – Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syariah Nahdlatul Ulama (STIESNU) Bengkulu menggelar Focus Group Discussion (FGD) bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Pusat dengan tema “Tata Kelola Pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS)”. Acara ini menghadirkan pemateri utama, Nyai Hj. Saidah Sakwan, MA, alumni UIN Syarif Hidayatullah Jakarta sekaligus mantan anggota DPR RI.
Turut hadir dalam FGD ini KH. Hasbullah Ahmad (Rois Syuriah PWNU Bengkulu), perwakilan BAZNAS Provinsi Bengkulu, pembina STIESNU Bengkulu, serta tamu undangan dari banom-banom NU, dosen, pengurus BEM, dan mahasiswa.
Dalam sambutannya, Ketua STIESNU Bengkulu, Agung Cucu P., MH., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kampus dalam memperkuat peran akademisi dan mahasiswa dalam pengelolaan zakat yang profesional dan berdampak luas bagi masyarakat.
“Kampus memiliki peran penting dalam mengedukasi masyarakat mengenai tata kelola zakat yang baik dan sesuai dengan prinsip syariah. Oleh karena itu, STIESNU Bengkulu akan terus melakukan konsolidasi dengan BAZNAS, baik di tingkat pusat maupun wilayah, untuk mendukung pengelolaan ZIS yang lebih efektif,” ujarnya.
Dalam sesi diskusi, Nyai Hj. Saidah Sakwan, MA., menyampaikan bahwa Indonesia merupakan negara paling dermawan di dunia, berdasarkan indeks World Giving Index. Hal ini mencerminkan potensi besar dalam pengelolaan dana publik yang dapat disalurkan untuk kesejahteraan masyarakat.
“Saat ini, BAZNAS mengelola dana sebesar 41 triliun rupiah. Dana ini akan dialokasikan untuk berbagai sektor, termasuk bantuan pendidikan melalui jalur fi sabilillah. Dari sinilah konsep taklim, tadris, dan tazkiyah dapat menjunjung tinggi tafaqquh fi al-din dan benar-benar terealisasi dalam kehidupan umat,” jelasnya.
Selain itu, zakat juga memiliki peran strategis dalam menjaga keutuhan NKRI. Menurut Saadah Sakwan, storytelling yang baik dan tujuan (ghoyah) yang jelas akan menginspirasi lebih banyak orang untuk berbuat baik.
“Pengelolaan zakat harus berdasarkan prinsip 3A: Aman Syariah, Aman Regulasi, dan Aman NKRI. Dengan prinsip ini, zakat dapat dikelola secara transparan dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat,” tambahnya.
Dalam upaya memperkuat peran perguruan tinggi dalam pengelolaan zakat, STIESNU Bengkulu mendapatkan dukungan penuh dari Bu Nyai Hj. Saadah yang berjanji akan memberikan rekomendasi Memorandum of Understanding (MOU) kepada Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI). Rekomendasi ini menjadi langkah awal bagi pendirian Lab. Manajemen Zakat (LMZ) yang secara khusus akan bernaung di bawah STIESNU Bengkulu.
Dengan adanya LMZ, STIESNU Bengkulu diharapkan dapat menjadi pusat kajian dan pengelolaan zakat yang profesional, serta turut berkontribusi dalam peningkatan kesejahteraan umat melalui pemanfaatan dana zakat yang lebih optimal.
Ketua STIESNU Bengkulu, Agung Cucu P., MH, menyambut baik inisiatif ini dan menyatakan kesiapan kampus dalam menindaklanjuti proses pendirian LMZ. “Kami sangat mengapresiasi dukungan Bu Nyai Hj. Saadah dan berharap LMZ ini dapat segera terwujud dengan legalitas yang kuat melalui Kemenag RI,” ujarnya.
Adapun langkah berikutnya yang akan dilakukan adalah penyusunan draft MOU, koordinasi dengan Kemenag RI, serta persiapan internal di lingkungan STIESNU Bengkulu untuk memastikan operasional LMZ berjalan sesuai dengan regulasi yang berlaku.
Diharapkan, LMZ STIESNU Bengkulu dapat menjadi model pengelolaan zakat berbasis kampus yang dapat menginspirasi perguruan tinggi lainnya di Indonesia.
FGD ini menjadi wadah diskusi yang produktif antara akademisi, pengelola zakat, dan mahasiswa dalam memahami serta mengembangkan sistem pengelolaan zakat yang lebih baik. STIESNU Bengkulu berkomitmen untuk terus mendukung edukasi dan sinergi dalam pengelolaan dana ZIS guna meningkatkan kesejahteraan umat dan memperkuat ketahanan nasional.