Bengkulu, 24 Juni 2026 – Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syariah Nahdlatul Ulama (STIESNU) Bengkulu kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas jejaring kemitraan strategis guna mendukung peningkatan kualitas pendidikan, literasi, dan kesejahteraan masyarakat. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara STIESNU Bengkulu dengan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Bengkulu dan PT Penerbit Erlangga, yang dirangkaikan dengan Sosialisasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) oleh BPJS Kesehatan.
Kegiatan yang berlangsung di Aula STIESNU Bengkulu pada Rabu, 24 Juni 2026 tersebut dihadiri langsung oleh sejumlah tokoh dan mitra strategis, di antaranya Pimpinan KPID Provinsi Bengkulu, Bapak Tedy, Direktur PT Penerbit Erlangga, Bapak Rahmad Hidayat, Ketua DPD POSNU (Poros Sahabat Nusantara) Provinsi Bengkulu, Yunita Puspitasari, M.Pd., Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kota Bengkulu yang diwakili oleh Bapak Ahmad Soibul Wafa, serta segenap jajaran Civitas Akademika STIESNU Bengkulu yang terdiri dari Wakil Ketua I, Wakil Ketua II, Wakil Ketua III, dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa.
Dalam sambutannya, Ketua STIESNU Bengkulu menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh mitra yang telah menjalin kerja sama dengan STIESNU Bengkulu. Menurutnya, penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat peran perguruan tinggi sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, literasi, dan pemberdayaan masyarakat.
Beliau menegaskan bahwa kerja sama dengan KPID Provinsi Bengkulu akan membuka ruang yang lebih luas bagi mahasiswa untuk memahami dunia penyiaran, literasi media, serta etika komunikasi di era digital. Sementara itu, kemitraan dengan PT Penerbit Erlangga diharapkan mampu memperkuat budaya literasi akademik dan meningkatkan akses terhadap sumber belajar yang berkualitas bagi seluruh sivitas akademika.
Lebih lanjut, Ketua STIESNU Bengkulu menyampaikan bahwa perguruan tinggi tidak dapat berjalan sendiri dalam menghadapi berbagai tantangan pendidikan di era modern. Oleh karena itu, kolaborasi dengan berbagai lembaga pemerintah, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, dan stakeholder lainnya menjadi kebutuhan yang sangat penting untuk mewujudkan pendidikan yang adaptif, inovatif, dan relevan dengan kebutuhan zaman.
Terkait Sosialisasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), beliau juga mengapresiasi BPJS Kesehatan Cabang Kota Bengkulu yang telah memberikan edukasi kepada sivitas akademika STIESNU Bengkulu. Menurutnya, kesehatan merupakan fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul. Dengan meningkatnya pemahaman mengenai Program JKN, diharapkan seluruh civitas akademika semakin sadar akan pentingnya perlindungan kesehatan bagi diri sendiri maupun keluarga.
Penandatanganan MoU bersama KPID Provinsi Bengkulu menjadi langkah strategis dalam meningkatkan literasi media, penyiaran yang sehat, serta penguatan peran perguruan tinggi dalam menciptakan sumber daya manusia yang kritis dan berintegritas di era digital. Melalui kerja sama ini, kedua belah pihak berkomitmen untuk mengembangkan berbagai program edukasi, pelatihan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat di bidang penyiaran dan literasi media.
Sementara itu, kerja sama dengan PT Penerbit Erlangga diharapkan dapat memperkuat akses terhadap sumber belajar yang berkualitas, meningkatkan budaya literasi akademik, serta mendukung pengembangan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui berbagai program pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia.
Dalam kesempatan tersebut, Direktur PT Penerbit Erlangga, Bapak Rahmad Hidayat, menyampaikan apresiasinya atas terjalinnya kolaborasi dengan STIESNU Bengkulu. Menurutnya, kemitraan antara dunia pendidikan dan penerbitan merupakan langkah penting dalam menciptakan generasi yang unggul, adaptif, dan memiliki daya saing tinggi di tengah perkembangan zaman yang semakin dinamis.
Pada sesi berikutnya, BPJS Kesehatan Cabang Kota Bengkulu melalui Bapak Ahmad Soibul Wafa memberikan sosialisasi mengenai Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman sivitas akademika mengenai hak, manfaat, serta mekanisme layanan kesehatan yang tersedia melalui program JKN, sehingga masyarakat semakin sadar akan pentingnya perlindungan kesehatan yang berkelanjutan.
Ketua DPD POSNU Provinsi Bengkulu, Yunita Puspitasari, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa sinergi antara perguruan tinggi, lembaga negara, dunia usaha, dan organisasi kemasyarakatan merupakan modal penting dalam membangun kualitas sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing.
Di akhir kegiatan, Ketua STIESNU Bengkulu Dr. Subhan, S.Ag,.M.H.I mengajak seluruh pihak untuk menjadikan kerja sama yang telah disepakati tidak hanya berhenti pada penandatanganan dokumen, tetapi diwujudkan dalam berbagai program nyata yang memberikan manfaat bagi mahasiswa, institusi, dan masyarakat luas.
“Hari ini bukan sekadar penandatanganan kerja sama, tetapi merupakan komitmen bersama untuk membangun ekosistem pendidikan yang lebih kuat, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta menghadirkan kontribusi nyata bagi kemajuan Bengkulu dan Indonesia. Semoga sinergi yang terjalin ini dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang berkelanjutan,” ungkapnya.
Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi STIESNU Bengkulu dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor. Dengan terjalinnya kerja sama bersama KPID Provinsi Bengkulu, PT Penerbit Erlangga, serta dukungan dari BPJS Kesehatan dan berbagai stakeholder lainnya, STIESNU Bengkulu optimistis dapat terus berkontribusi dalam mencetak generasi yang cerdas, sehat, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Semangat kolaborasi yang terbangun dalam kegiatan ini menegaskan bahwa STIESNU Bengkulu terus berupaya menghadirkan pendidikan yang berkualitas, memperluas wawasan mahasiswa, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui sinergi yang kuat antara dunia pendidikan, lembaga negara, dunia usaha, dan organisasi masyarakat, STIESNU Bengkulu semakin mantap melangkah menuju institusi pendidikan tinggi yang unggul, inovatif, dan berkontribusi bagi pembangunan daerah maupun nasional.