Jajaran Dosen, Karyawan & Mahasiswa STIESNU Bengkulu Melaksanakan Upacara dalam Rangka HUT RI 75
Bengkulu – STIESNU Bengkulu melaksanakan Upacara Bendera dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke 75. Pelaksanaan Upacara dilaksanakan bertepatan pada tanggal 17 Agustus 2020 di Lapangan STIESNU Bengkulu.
Upacara dihadiri oleh Pegawai, Dosen & Mahasiswa STIESNU Bengkulu dengan menggunakan APD yang dianjurkan oleh Dinas Kesehatan.
Bertindak sebagai Inspektur Upacara Ketua STIESNU Bengkulu; Dr. Pasmah Chandra. M. Pd. I mengingatkan Pentingnya Semangat kemerdekaan dalam membangun peradaban & kehidupan di Masyarakat. Terlepas dari adanya pandemi Covid19 yang sedang melanda.
STIESNU Bengkulu melaksanakan Upacara 17 Agustus sebagai bentuk peringatan dan kecintaan untuk Indonesia, disamping dengan adanya STIESNU Bengkulu untuk mencerdaskan & memberikan pengajaran yang layak dengan harga yang terjangkau.
STIESNU Bengkulu melaksanakan Pemotongan Hewan Qurban dalam rangka IDUL ADHA 1441 H/ 2020 M yang jatuh pada hari Jum’at 31 Juli 2020. Namun untuk pemotongan Qurban sendiri baru dilaksanakan pada Sabtu 1 Agustus 2020 keesokan harinya.
Hewan Qurban merupakan bantuan dari Walikota Bengkulu yang diserahkan melalui utusan bank Bengkulu dan BPKAD PEMDA Kota Bengkulu ke PWNU Bengkulu melalui Wira Hadi Kusuma. M. S. I; Wakil Sekretaris PWNU yang operasional pemotongannya di pusatkan di STIESNU Bengkulu.
Elman Johari , M. H.I; Wakil Ketua II STIESNU Bengkulu menambahkan, bahwa Selain satu ekor Sapi bantuan dari PEMKOT, juga terdapat dua ekor Kambing yang diterima atas nama M. Arif Rahman Hakim dan Dondi. Hasil dari Qurban ini sendiri rencananya akan dibagikan kepada Pengurus PWNU, Pegawai STIESNU Bengkulu dan Masyarakat Sekitar.
STIESNU Bengkulu – menerima bantuan berupa satu Ekor Sapi. Sapi tersebut merupakan bantuan Walikota Bengkulu yang diserahkan oleh utusan bank Bengkulu dan BPKAD PEMDA kota Bengkulu ke PWNU Bengkulu dan operasionalnya di pusatkan di STIESNU Bengkulu.
Hari Raya Idul Adha 1441 H/ 2020 M jatuh pada hari Jum’at 31/7/2020. Pelaksanaan pemotongan Qurban sendiri telah dilaksanakan pada hari Sabtu 01/08/2020 di STIESNU Bengkulu.
STIESNU Bengkulu kembali mengadakan Online Talk Series via Zoom dengan Tema “ Rahasia Menulis Artikel di Jurnal Internasional Bereputasi” dilakukan secara Broadcast online interaktif. Acara ini dilaksanakan pada waktu 10.00 WIB tanggal 18 Juli 2020, dengan diawali opening Speech ceremony oleh Dr. Pasmah Chandra sebagai ketua STIESNU Bengkulu.
Online Talk Series dengan tema ini merupakan rangkaian Webinar ke-5 yang telah dilaksanakan pada masa Pandemi Covid-19 ini. Dengan mengusung tema ini diharapkan peserta dapat mengetahui tips dan trik untuk menulis bahkan mengajukan tulisan di Jurnal Internasional Bereputasi langsung dari ahlinya.
Kegiatan Online Talk ini menghadirkan 3 (tiga) pembicara ahli yang telah menulis dan aktif mengajar sebagai dosen di beberapa Universitas di Indonesia, antara lain Prof. Safnil, MA., Ph. D; Kepala Prodi Pasca Bahasa Inggris Universitas Bengkulu, Bevo Wahyono, Ph. D; Dosen Prodi Pendidikan Biologi Universitas Jember, Prof. Dr. Martin Kustati, M. Pd; Wakil Direktur Pascasarjana UIN Imam Bonjol Padang. Online Talk ini dimoderatori oleh Hairiyanto, M. Pd selaku Dosen Bahasa Inggris STIESNU Bengkulu.
Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 512 Peserta yang terdiri dari berbagai dosen dan pengajar dari berbagai instansi pendidikan di seluruh Indonesia. Materi yang disampaikan pada kesempatan ini tentunya sangat penting bagi para pengajar, terutama bagi dosen sejak diberlakukannya regulasi pemerintah yang mewajibkan mahasiswa s1 hingga s3 untuk menulis artikel di jurnal ilmiah sebagai salah satu prasyarat kelulusan.
Terkait tentang penulisan di Jurnal bereputasi juga merujuk tentang Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB), Nomor 17 Tahun 2013, dan peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 92 Tahun 2014, tentang kenaikan jenjang jabatan akademik dosen mewajibkan untuk Publikasi pada jurnal ilmiah nasional terakreditasi dan jurnal internasional bereputasi dibidangnya.
Ditambahkan oleh Ketua STIESNU Dr. Pasmah Chandra “STIESNU Bengkulu sebagai sebuah lembaga pendidikan selalu berupaya untuk memberikan manfaat bagi masyarakat dan umat.
Kedepan dengan adanya Online Talk series ini dapat membantu dan mensupport kegiatan-kegiatan akademik yang sifatnya menghasilkan karya tulis dan kedepannya STIESNU Bengkulu juga mampu untuk menciptakan budaya menulis yang pada akhirnya bisa terbentuk “kampung menulis” bagi para Mahasiswa dan Pemuda NU dan masyarakat secara Umumnya.
Pattani bukanlah representasi tunggal atas eksistensi Islam di Thailand. Realitanya masyarakat Muslim telah berdiaspora di berbagai wilayah. Salah satu tempat dimana masyarakat Muslim dapat membentuk identitas baru adalah di provinsi Nakhon Si Thammarat. Walau muslim di provinsi tersebut tergolong minoritas, tapi mereka mampu bertansformasi menjadi kelompok yang adaptif dan berdaya saing tinggi. Salah satu wujud eksistensi Muslim adalah dengan membentuk Nakhon Si Thammarat Muslim Business Club (NMBC). Sebuah komunitas yang bukan hanya mengejar keuntungan bisnis, tetapi juga bertransformasi sebagai lembaga dakwah. Bagaimana proses terbentunya komunitas ini? Mengapa komunitas ini penting? Bagaimana proses dakwah yang dijalani dalam konteks komunitas bisnis? Apa tantangan yang dihadapi sebagai muslim yang berlabel minoritas? Pertanyaan-pertanyaan menarik ini akan anda temukan jawabannya di :
The 4th Online Talk Series
“Managing Da’wah & Entrepreneurship Among Muslim Minorities In The South Thailand”
Your article helped me a lot, is there any more related content? Thanks! https://www.binance.com/en/register?ref=JHQQKNKN