Bengkulu, 11 Juli 2026 – Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syariah Nahdlatul Ulama (STIESNU) Bengkulu menggelar kegiatan Laporan Triwulan Satuan Kerja yang diikuti seluruh unit kerja di lingkungan STIESNU Bengkulu. Kegiatan berlangsung pada Sabtu, 11 Juli 2026, bertempat di Aula STIESNU Bengkulu, sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola organisasi, meningkatkan sinergi antarunit, serta memastikan capaian program kerja berjalan secara efektif dan terukur.
Kegiatan ini dihadiri oleh Sekretaris Dewan Pengurus Harian (DPH) STIESNU Bengkulu, Dr. Wira Hadikusuma, M.Si., Bendahara DPH STIESNU Bengkulu, Dr. Sri Ikhsan, M.Pd., Ketua STIESNU Bengkulu, Dr. Subhan, S.Ag., M.H.I., Wakil Ketua I Elman Johari, M.H., Wakil Ketua II Suharyono, M.E., Wakil Ketua III Yuda Septian Kurniawan, M.Pd., serta seluruh kepala satuan kerja di lingkungan STIESNU Bengkulu.
Dalam sambutannya, Ketua STIESNU Bengkulu, Dr. Subhan, S.Ag., M.H.I., menegaskan bahwa laporan triwulan bukan sekadar agenda administratif, melainkan instrumen evaluasi untuk mengukur capaian kinerja sekaligus memperkuat budaya kerja yang akuntabel dan kolaboratif.
“Kemajuan sebuah perguruan tinggi tidak hanya ditentukan oleh visi yang besar, tetapi juga oleh konsistensi setiap satuan kerja dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. Melalui laporan triwulan ini, kita membangun budaya evaluasi yang berkelanjutan agar setiap program memberikan manfaat nyata bagi institusi dan masyarakat,” ujar Dr. Subhan.
Sementara itu, Sekretaris DPH STIESNU Bengkulu, Dr. Wira Hadikusuma, M.Si., menyampaikan bahwa koordinasi yang kuat antarsatuan kerja menjadi fondasi penting dalam mewujudkan tata kelola perguruan tinggi yang profesional. Menurutnya, setiap unit memiliki peran strategis yang saling melengkapi sehingga diperlukan komunikasi yang intensif dan evaluasi yang berkesinambungan.
Senada dengan hal tersebut, Bendahara DPH STIESNU Bengkulu, Dr. Sri Ikhsan, M.Pd., mengingatkan pentingnya pengelolaan program dan anggaran yang efektif, transparan, serta berorientasi pada peningkatan mutu layanan pendidikan. Ia berharap setiap satuan kerja mampu menyusun perencanaan yang terukur sehingga pelaksanaan program dapat berjalan optimal dan memberikan dampak nyata bagi pengembangan institusi.
Pada sesi laporan, masing-masing satuan kerja memaparkan realisasi program yang telah dilaksanakan selama triwulan pertama, capaian kinerja, berbagai kendala yang dihadapi, serta strategi tindak lanjut untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan program pada periode berikutnya. Forum ini juga menjadi ruang diskusi konstruktif dalam merumuskan langkah-langkah penguatan kelembagaan, peningkatan kualitas pelayanan akademik maupun nonakademik, serta pengembangan inovasi di setiap unit kerja.
Melalui kegiatan ini, STIESNU Bengkulu menegaskan komitmennya untuk terus membangun budaya kerja yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan mutu. Sinergi antara Dewan Pengurus Harian, pimpinan perguruan tinggi, dan seluruh satuan kerja diharapkan menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan STIESNU Bengkulu sebagai perguruan tinggi yang unggul, adaptif terhadap perubahan, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan tinggi di Provinsi Bengkulu.