Bengkulu — Proses alih status Perguruan Tinggi Islam Swasta (PTIS) STIESNU Bengkulu menuju Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) Bengkulu resmi memasuki tahap persiapan. Tahap awal ini ditandai dengan pembentukan panitia khusus yang bertugas mengawal seluruh proses transformasi kelembagaan, serta pengumpulan data awal sebagai bagian dari persyaratan administratif.

Ketua panitia persiapan, Bpk. Elman Johari, M.H.I., menyampaikan bahwa pembentukan panitia ini merupakan langkah strategis untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. “Kami mulai dengan menyusun struktur panitia dan membagi tugas secara jelas agar proses alih status ini dapat berjalan efektif dan terarah,” ujarnya.

Selain itu, tim juga mulai melakukan pengumpulan dan verifikasi data yang meliputi aspek kelembagaan, sumber daya manusia, sarana dan prasarana, serta dokumen pendukung lainnya. Data tersebut nantinya akan menjadi dasar dalam pengajuan resmi perubahan status ke pihak terkait.

Sementara itu, Bpk. Subhan, M.H.I., selaku pimpinan STIESNU Bengkulu, menegaskan bahwa alih status ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas pendidikan dan penguatan kelembagaan. “Kami berharap dengan perubahan ini, institusi dapat memberikan kontribusi yang lebih besar bagi masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan Islam,” jelasnya.

Tahap persiapan ini menjadi langkah awal yang krusial sebelum memasuki proses pengajuan dan verifikasi lebih lanjut oleh pihak kementerian. Diharapkan seluruh tahapan dapat berjalan lancar sehingga perubahan status menjadi IAINU Bengkulu dapat segera terwujud.