STIESNU Bengkulu sebagai sebuah perguruan tinggi yang melaksanakan Tugas Tri Dharma Perguruan Tinggi bersama dengan Masyarakat Desa Muaro Danau melakukan pelatihan pembuatan jeruk Kalamansi dan Bubuk Jahe Merah, Rabu 29/6/22.

Kegiatan ini dihadiri oleh Dosen STIESNU dan juga Masyarakat, Ibu-ibu PKK beserta perangkat Desa Muaro Danau. Kegiatan PKM ini Dosen STIESNU memberikan pelatihan berupa pembuatan produk yang memiliki nilai daya jual yang baik dan mudah untuk diproduksi.

Jeruk kalamansi dan Jahe merupakan komoditi yang cocok dan memiliki khasiat yang baik untuk tubuh, terutama di era pandemi ini yang membutuhkan daya tahan tubuh yang baik. Tidak hanya itu saja, Jeruk kalamansi memiliki potensi peluang usaha baru karena merupakan produk yang hanya terdapat di Bengkulu.

Hadir pada kegiatan ini Lenda Surepi, M.Hi, Hairiyanto, M.Pd, Eeng Juli Efrianto, ME, Agnes Yolanda, ME, Riza Wahyu Roffi, M.Ag dan Mardian Suryani, ME. Kegiatan ini sendiri dibuka oleh Kepala Desa Muaro Danau Bapak Aplis Mudin dan diwakili sambutan dari Yuda Septiawan selaku Ketua Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) STIESNU Bengkulu.

Materi dan praktek pada kegiatan pelatihan ini di motori oleh Resi Julita selaku Dosen Mata Kuliah Kewirausahaan.